Pembantu Cantiknya Sang Casanova

Pembantu Cantiknya Sang Casanova
Mual..!


Selamat Membaca


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Vano Mendengus Kesal Setiap Kali dirinya ingin Menggoda Lala selalu keduluan Mentari .


"Ck ..."Vano Berdecak


"Sayang Udah ."Ucap dev Pada Mentari Karna selalu gangguin Vano , Mentari Menatap Dev sekilas


"Ya.. Baiklah ,Ayo Habisin Roti nya."Ucap Mentari pada Dev


"Apa?Habisin ?Jangan Bercanda mentari."Cicit Dev


"Nggak Bercanda,Ayo Habisin ."Pinta mentari Lagi .


"Istri itu ibarat sebuah kota yang cuacanya berubah-ubah Sedangkan suami adalah penduduknya yang harus tahan segala cuaca."Cicit Vano Mengomporin Suami istri itu


Dev melirik Vano "Cih kau belum merasakan Berumah tangga."Umpat Dev Menatap Vano sekilas .


"Gue juga Mau Menikah,ia kan La?"Ucap Vano dengan sombong nya lalu bertanya kepada lala.


"Bodo amat."Jawab lala dengan cuek


"Cup cup cup ... Nggak Boleh Ngambek ntar makin jelek ."Cicit Vano bukan Nya muji malah ngehina


"Dasar Loe cumi ."Ketus lala kesal


"Hehe..."Vano terkekeh


"Lagi mikirin Apa sih La Kok serius amat. ?"Tanya Vano sedang mentari dan dev sibuk dengan saling tolak makan .


"Lagi mikirin Jodoh Gue."Cicit Lala


"Nggak Usah ribet-ribet nyari jodoh,Jodoh kamu kan aku "Ucap Vano dengan senyum merekah


"Aku Mencintai loe La."Ucap Vano Lagi


"Mencintai ?"Lala


"Mencintai Loe itu wajar,yang tidak wajar itu mencintai bapak loe."Ucap Vano pada Lala namun secepat kilat hidung nya ditarik oleh lala


"Awsss...sakit La."Ucap Vano sambil mengusap-usap Batang hidung nya .


"Ntar hidung gue ikutan pesek ke loe ."Ejek Vano pada lala


Lala Memegangi Hidungnya sendiri"Pesek adalah mancung yang tertunda , Catet itu."Ucap Lala dengan pongah nya .


"Tertunda?Buahhhhhhhhh."Vano Terkekeh membuat mentari dan Dev melihat kearah dua orang itu.


"Bisa diam Ga sih?Berisik Tau."Cicit mentari melototi Matanya Kearah vano dan lala


"Maaf ."Ucap Vano dan lala bersamaan


"Eh..alasan kalian ga pernah kesurupan apa?Pengen tau ?"Tanya Mentari iseng sambil tangannya digenggam oleh Dev


"Kuat iman."Ucap Lala


"Kuat Iman."Ucap Vano Ikutan


"Owhh..."Ucap Mentari sambil mengangguk kepalanya


"Kalau Kamu Dev?"Tanya Mentari kepada suaminya


"Setan nya mandang Fisik."Ucap dev ngasal


"Ada Ya?"Tanya mentari


"Ada lah ."Ucap Dev Sebisanya.


"Kalau Loe Tar alasan nya apa?"Tanya Lala


"Alasan Gue gak Pernah kesurupan karna sama-sama setan ."Ucap Mentari plong begitu saja


"Hahk .."


"Hehe..."


**********


Disisi Lain


Alina Sedang Sibuk Belanja dengan Pacar baru nya di mall yang sama dengan Mentari Namun Mereka Tidak saling mengetahui .


"Sayang Aku mau Dress itu."Ucap Alina Manja Pada Laki-laki Itu


"Ambilah Semua yang Kamu ingin kan ,Nanti aku bayar semua ."Ucap laki-laki itu lagi


Cup


Alina mengecup pipi laki-laki itu sekilas "Terimakasih."Ucap nya Lalu memasuki butik termahal di mall itu.


**********


"Aku Kalau tidur mata ku merem."Ucap mentari disaat mereka sedang menyantap makan siang


"Lah iya lah Keong "Ketus lala sambil minum


Mentari memandangi suaminya


"Dev suapin."Rengek mentari minta disuapi spageti yanga da dimeja mereka.


"Sedewasa apapun istri kalau udah ketemu suaminya pasti manjanya kumat."Cicit lala melihat sekilas temannya itu .


"La loe tu kan Cewek mulai detik ini bicara lah dengan lembut juga sopan santun ."Ucap vano menatap Lala .


Lala menarik nafasnya dalam-dalam Lalu menggenggam tangan Vano dengan kuat membuat laki-laki itu kaget .


"Mau Cewe Baik?ajarin,Mau cewe Cantik?Modalin,Mau cewe patuh?Cukupi,Mau cewe Ta'at?Contohin,Karna baik buruk perempuan tergantung laki-lakinya,Catet itu "Ucap Lala lebih tepat nya menceramahi Vano .


"Ah ya Baiklah Buk bos ."Ucap Vano Menyudahi obrolan Mereka .


Sedang Mentari Sibuk bermanja dengan Dev "Aaa..Buka mulut nya?"Pinta Dev kepada mentari karna wanita nya itu minta disuapkan


"Dev pulang Yuk,Bikin Dede Bayi."Ucap Mentari mengotori pikiran vano dan Lala Namun Membaut Dev berasa mual


"Hueeekkk...ehmm....hueekk."Dev Langsung Berlarian Ke Wc di Resto itu


"Dev Kenapa?Biasanya dia duluan Ngajak Buat Baby."Ucap Mentari bermonolog sendirian .


Sedang Dev di wastafel kamar mandi itu mual sejadi-jadinya ,Namun tak ada satu makanan pun yang keluar dari dalam mulut nya.


"Hueekkk...hueekkk.."Dev kembali menekan-nekan tengkuk nya dan membasuh wajah nya dengan air mengalir .


"Apa karna makan Roti Gosong tadi ya."Ucap Dev sambil Keluar dari dalam toilet .


Namun saat Dev Keluar ia tak sengaja tertabrak seseorang


Brukk...


"Awsss...."Ringis orang itu


"Devan."Panggil Mama sonya


"Huekkk...."Devan Hendak berbicara namun Perutnya kembali mual dan masuk kedalam kamar mandi kembali .


"Ayo Ma pulang."


Bersambung....


Tinggalkan like komen juga Vote ya ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ˜‰terimakasih


bonus visual Dev



Salam sayang


Putry