Pembantu Cantiknya Sang Casanova

Pembantu Cantiknya Sang Casanova
mengantar pakaian?


happy reading


🌹🌹🌹🌹🌹


"Dia baik-baik saja tanpa kamu,Seharusnya kamu seperti itu."


"Kamu."Ucap Dev sedikit kaget Kenapa Sandra Ada Disana Juga .


"Hay,,,Maaf tadi Saya Ga sengaja Lewat dan Melihat kamu dengan da . dan aku pikir dia adalah orang yang kamu cintai tapi dia nggk."Ucap Sandra mengangkat kedua bahu nya .


"Maaf jangan campuri Urusan saya , permisi ."Ucap Dev sopan lalu pergi meninggalkan Sandra yang berdiri disana .


Dev masuk dalam mobil nya Lalu membawa mobil nya Menuju super market . Setelah tiba Dev Membeli Keperluannya untuk di kontrakan .


Roti,Minuman Kaleng juga rokok . setelah selesai Dev melaju kan mobilnya menuju rumah tempat ia beristirahat selama ini .


"Aku tidak bisa membiarkan kau dengan Laki-laki lain mentari,aku sakit melihatnya."Gumam Dev memegangi perut nya yang perih.


Dev memasuki kamar nya lalu Membuka bungkus Roti bahkan dari siang ia tak menyentuh nasi , Sebagai orang Indonesia Nasi adalah prioritas utama Namun Dev tidak melakukan nya hari ini .


Kepalanya Sedikit pusing ia pun langsung membuka pakaiannya dan berbaring di ranjang bertelanjang dada , Bulir keringat Sebesar Biji Jagung memenuhi tubuh Dev ,.


Dev Memejamkan matanya berharap Besok Pagi Badan Nya sudah mulai vit kembali .


*******


Disisi Lain Mentari sudah tiba di kamar ruko miliknya , Memikirkan prrkataan Dev tapi .ego dan hati nya tak sejalan . Hati nya menerima dan melihat ketulusan Dev nsmun ego Nlnya meruntuhkan segalanya .


"Mentari Hidup itu ibarat buku jika tidak berani membuka lembaran selanjutnya,Maka tidak akan pernah tahu cerita apa berikut nya ."Ucap Lala masuk kedalam kamar Mentari yang belum dikunci gadis itu .


"Apaan sih ?"Cicit Mentari


"Jangan membohongi hatimu jika tidak Mau terluka kembali ."Ucap Lala serius


"Baik lah papa Mario Teguh nasihat mu akan Aku Dengar ."Ucap Mentari menanggapi Lala lagi-lagi dengan candaan


*********


Pagi Pun tiba semua pejuang rejeki tak kenal kalangannya jika tiba nya pagi mereka akan siap untuk menjalani kehidupan pagi mengais rejeki tak kenal muda atau tua karna itu tuntutan untuk memenuhi kebutuhan setiap orang .


"La.. gue pergi dulu."Ucap Mentari pada Lala yang sibuk nyapu


"Oke hati-hati ya ."Ucap Lala lagi


dan Mentari pun berangkat, Dengan semangat dan senyum pagi Mentari mengantar pakaian-pakaian langganan nya .


Tinggal pakaian terakhir tidak ada nama penerima namun alamat lengkap tanpa tau siapa orang nya Mentari pun menuju tempat terakhir .


Setelah tiba di rumah orang tersebut Mentari sudah mengetok-ngetok pintu tersebut namun si empuh nya tak juga keluar dari dalam rumah .


"Permisi...dari laundry ."Ucap Mentari mengeraskan suara nya namun tetap saja tidam ada suara yang nyahut .


Mentari pun tak sengaja membuka pintu dan ternyata pintu itu tidak dikunci .


Mentari Masuk "Permisi ada orang kah ,saya dari Laundry."Pekik Mentari sambil berjalan dalam rumah itu


Ceklek..pintu kamar mandi terbuka


"Saya dari laundry Nyonya."Ucap Mentari berbalik Namun Langkah nya terhenti


"Mentari...!"


"Kamu."Mentari kaget namun tangan nya langsung ditahan


"tunggu!"


bersambung...


jangan lupa like , komen juga vote ya agar karya ini semakin maju dan aku semakin rajin Update 🙏🙏😉


salam sayang


"Putry


bonus visual sandra