Pembantu Cantiknya Sang Casanova

Pembantu Cantiknya Sang Casanova
Menemui orang tua dev !


Selamat membaca


πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™


Pagi pun tiba hari dimana Dev berjanji untuk membawa mentari menemui orang tuanya bahkan untuk mengelak pun Dev tidak bisa karna istrinya menagih janji dari waktu sahur hingga pagi ini .


"Dev kok lama banget sih dikamar mandi ?ayo keluar nanti kita kesiangan ."Ucap mentari diluar kamar sambil menyiapkan pakaian Dev suaminya


"Iya sebentar."Sahut Dev dari dalam kamar mandi dan tak lama dev pun keluar dari dalam kamar mandi


"Lama banget sih."Sungut mentari mengerucut kan bibir nya .


"Maaf tadi aku buang air besar ."Ucap dev berbohong padahal dirinya lama memikirkan bagaimana ia menghadapi orang tuanya nanti


''Ya sudah sini pake bajunya biar aku bantu keringin rambut nya ."Ucap mentari dan dev pun menurut


Setelah mereka siap-siap Dev pun masuk kedalam mobil nya sedang mentari sedang mengunci pintu rumah mereka setelah nya ikut masuk kedalam mobil .


Dev menarik nafas panjang lalu memasang selt Bell nya sedang mentari tersenyum bahagia karna keinginan nya dipenuhi oleh Dev


"Pakai sabuk pengaman nya sayang."Pinta Dev dan Mentari pun menuruti .


Mobil pun berjalan dengan kecepatan sedang seakan Dev mengulur-ulur waktu untuk sampai.


Namun dipertengahan jalan mentari minta diberhentikan "Berhenti sebentar dev aku mau ke toko itu boleh?"Pinta mentari pada suaminya menunjukan toko bakery


"Pengen makan kue?"Tanya Dev


"Tunggu disini biar aku yang turun."Ucap dev mau melepaskan sabuk pengaman nya


"Eh..tidak-tidak biar aku saja yang turun dev,aku ingin memilih sendiri ."Ucap mentari lagi memohon


"Tapi banyak debu kau sedang hamil sayang disini saja ya."Ucap Dev lagi namun lagi-lagi mentari keras kepala akan keinginan nya


"Ya sudah baiklah,Hati-hati."Seru Dev lagi dan Mentari pun mengangguk


Mentari pun turun dan memasuki toko kue tersebut , wajah mentari seketika ceria dan sumringah melihat chisecake dan kue bermacam-macam aneka berjejer di italase toko tersebut .


"Aku mau ini dan ini juga ini,ini juga boleh ,Bungkus ya ."Ucap mentari pada pekerja ditoko tersebut


Setelah menunggu akhirnya mentari membayar semua pesanan nya dan keluar toko namun kaki nya terhenti kala melihat anak kecil duduk sambil memegang karung kecil .


Mentari pun mendekat "Hay.."Sapa mentari


"Iya. "Jawab anak itu


"Sedang apa ?"Tanya mentari


"Aku menunggu ibu ku mengambil botol plastik disana,kata ibu biar puasa ku ga pecah jadi disuruh berteduh aja dulu ''Ucap anak perempuan usia 6 tahun itu ,membuat hati mentari bergetar .


"Kau puasa?"Tanya mentari dan dibalas anggukan oleh anak kecil itu


"Ini ambillah untuk buka puasa."Mentari memberi satu kotak kue untuk anak itu


"Ibu melarang ku menjadi peminta dan pengemis kak,ibu ku masih mampu mencari walaupun hasil ngerongsok."Tutur anak itu membanggakan ibunya .


Lagi-lagi mata mentari memerah menahan yang akan tumpah dari matanya "Aku Bukan bersedekah dengan mu sayang ,Mau menjadi teman ku?Nama ku mentari."Ucap mentari mengulurkan tangan nya dan anak itu dengan senang hati menerima uluran tangan itu


"Aqila."Sebut anak itu memperkenalkan namanya


"Nama yang indah ,ini aku berikan pada mu tanda pertemanan.Mau menerimanya?"Tanya mentari dan anak itu mengukir senyum dan menganggukkan kepalanya .


''Aku pergi dulu qila...dah."Mentari melambaikan tangannya dan masuk kedalam mobil


Dev heran melihat istrinya tersenyum bahagia"udah beli kue nya?senyum-senyum ada apa sih?"Tanya dev


"Udah ..aku punya temen baru dev seorang anak kecil yang cantik ."Seru mentari sambil menunjukan tangan nya


"Ehhemmm..Kau suka?"Ucap Dev


"Suka banget dev ."Ucap mentari antusias nya


"Baiklah .. semoga anak kita nanti mencerminkan seperti anak tadi okey ."Seru Dev sambil menundukan kepala nya


Cup


"Okey "Jawab mentari


Mobil pun berjalan tanpa terasa mereka pun sampai didepan gerbang halaman rumah kediaman papa surya dan mama sonya


Security yang hafal akan kendaraan dev membuka gerbang tanpa disuruh dan mobil Dev pun masuk dan dev juga mentari turun


"*Bismillah."Batin dev sebelum melangkah masuk kedalam rumah


Tok....tok...tok*....


Pintu pun Dev ketok sedang mentari masih celangak celinguk melihat rumah orang tua dev yang benar-benar megah dikawasan orang-orang elits.


Tak lama pintu dibuka oleh bi jumi pembantu keluarga surya yang sudah puluhan tahun bekerja disana sudah pasti hapal dan tau betul permasalahan dikeluarga surya .


"Mas Devan ."Bi jumi kaget


Sedang mentari memperhatikan bi jumi yang sedikit aneh menurut mentari .


"Orang rumah ada bi?"Tanya Devan sopan karna bi jumi lebih tua dari nya


"Ad...."Suara bi jumi terputus


"Jumi siapa yang datang?"Ternyata suara papa surya dari arah ruang tamu


''Ini tuan."Ucap bi jumi terbata-bata namun dev langsung menggenggam tangan mentari masuk untuk menemui orang tuanya .


Dev berdiri tepat didepan papa surya yang sedang baca koran tanpa sadar akan kehadiran Dev dan Mentari


Devan bisa melihat jelas wajah papa yang selama ini ia rindukan


"Devan anak ku."Panggil mama sonya yang baru keluar dari arah dapur membawa secangkir kopi papa surya


Mama sonya langsung menjatuhkan kopi itu ke lantai dan berlarian memeluk dev


"Dev....Hihkkssss. ...akhirnya kau pulang juga sayang hihkkssss. ...mama kangen nak mama rindu ... dev."Ucap mama sonya menangis didalam pelukan dev


Mentari ikut menangis melihat pertemuan ibu dan anaknya itu , anda ia juga bisa merasakan nya . Ah sudah lah pikir mentari


Papa surya yang mendengar keributan didepannya langsung berdiri karna melihat wajah orang yang beberapa bulan ini sangat ia benci .


Dev ingin memeluk balik mamanya namun suara papa surya menghentikan gerakannya ."Jangan pernah menyentuh istri ku paham kau."Teriak papa surya lalu menarik istrinya menjauh dari Dev


Dev langsung berlutut dikaki papa nya "Maafkan dev pa,maafkan Dev."Lirih nya menunduk


"Dev salah pah dev salah maafin Dev ."Lirih dev lagi memegang kaki papanya namun secepat kilat papa surya menepis tangan dev dari kaki nya .


"Maaf kau bilang ?Setelah mempermalukan aku?setelah menghancurkan putri orang lain dan sekarang kau meminta maaf?."Tanya papa surya pada Dev ,,Sedang kan Dev hanya diam


"Bukan hanya mempermalukan aku diacara pernikahan tapi kau mempermalukan aku depan publik Devan, kau mempermalukan aku didepan partner bisnis ku ,kolega ku bahkan pesaing ku ."Ketus papa surya meluapkan amarahnya


"Kau mencoreng nama baik ku,keluarga ku bahkan jati diriku sebagai seorang ayah paham kau ."Teriak papa surya, papa surya murka akan anak nya itu .


Mentari Langsung berlutut dikaki papa surya membuat papa dev kaget "Maafkan Dev tuan maafkan Dev."Mentari menangis semua orang disana menangis termasuk bi jumi


Papa surya langsung mengangkat tubuh mentari "setelah kau dilecehkan dia dan dipermalukannya kau masih memaafkan nya nak ?Jangan bodoh sayang ,bahkan aku malu menganggap dia anak ku . "Ucap papa Devan


"Aku merasakan sakit yang kau rasakan ,bangun dari kekecewaan bangun dari penderitaan juga penyiksaan karna aku juga punya seorang ibu dan kakak perempuan mentari ."Ucap papa surya Lagi menggenggam tangan mentari


"Bahkan jika kau meminta aku untuk melenyapkan anak tak tau diri ini saat ini juga maka akan aku lakukan."Ucap papa surya lagi


Namun mentari langsung melepas tangannya dari genggaman papa surya lalu menggenggam tangan dev dengan erat


"Jika tuan melenyapkan Devan maka bayi didalam perut ku akan menjadi anak yatim tanpa ayah tuan."Lirih mentari dengan air mata berlinang


''Apa?"


Bersambung.....


bab terpanjang yang othor tulis😢Like dan komen juga dukungannya mana nih😭


putri