Pembantu Cantiknya Sang Casanova

Pembantu Cantiknya Sang Casanova
Pondok kita sendiri..!


Happy Reading


💖💖💖💖💖💖


Setelah berpelukan melepas rasa rindu dan saling memaafkan dan introspeksi diri masing-masing ibu, ayah , anak juga menantunya itu bahagia bukan main .


"Sayang sudah berapa usia kandungan mu?" tanya mama Sonya kepada Mentari


"Aku belum periksa lagi ma mungkin perkiraan 4/5 minggu."Ucap Mentari pada mama Sonya


''Apa Dev menyusahi mu,Mentari?" tanya mama Sonya lagi


"Awal menikah si tidak Ma."Ucap mentari melirik dev sekilas


"Tapi setelah tau Mentari hamil dev cerewet,Dirumah saja,nggak boleh ini gak boleh itu, pokoknya banyak lagi ma,walaupun Mentari tau Dev melakukan semua itu demi calon anak kami,tapi Dev berlebihan ma."Rengek mentari tanpa sadar seolah sedang mengaduh pada ibunya sendiri


Mentari memegang tangan mama Sonya "Ma, ajari Mentari bersabar sepertimu. Bersabar menghadapi ngeyelnya putramu."Ucap Mentari pada mertua nya itu membuat Sonya mengukir senyum


"Sayang...."Panggil Dev


"Apa? Emang benar kan?"Ketus Mentari


"Nggak."Jawab Dev


"Iya."Seru mentari


"Nggak."


"Iya."


"Nggak."


"Iya DEVANDRA SYAH."Ketus mentari


"Nggak..MENTARI PRATIWI."Dev ikut gaya bicara mentari seperkian detik kemudian mereka berempat pun tertawa .


"Dev,,jangan lagi seperti itu pada menantu mama,Paham?"Ucap mama Sonya


Dev melirik istrinya sekilas tampak jelas mentari tersenyum kemenangan dan menjulurkan lidah nya ke arah Dev "Awas kau ya nanti malam,habis kau dirasanya."Gumam Dev pelan


"Kita buka puasa apa hari ini?" tanya papa Surya kepada mama Sonya


"Mentari bisa masak?" tanya mama Sonya kepada menantu nya itu


"Ma, Mentari memang tak mahir masak sepertimu.Tapi Mentari berjanji tidak akan membuat anakmu kelaparan."Gumam Mentari dengan bangga nya .


"Wah...bagus itu ."Sahut papa Surya bangga


Mentari pun menatap tajam Dev "Hehe....enak kok sayang ."Sahut Dev berbohong dari pada tidur diluar batin nya .


"Mentari mau bantu mama masak sayang ?" tanya mama Sonya


"Boleh."Seru mentari dengan bahagia nya lalu mereka berdua pergi kedapur meninggalkan dua lelaki diruang tamu itu .


"Bi jumi,hari biar saya dan menantu saya saja yang masak.Bi jum kerjain yang lain aja ya."Perintah mama sonya dan bi jumi pun menurut


"Kita mau masak apa ma?" tanya Mentari


"Masak ya mudah-mudah aja ya dan yang cepet selesai nya karna bentar lagi waktunya buka puasa."Ucap mama Sonya


"Iya ma."Jawab mentari


"Sayang kamu kupas dan iris bawangnya ya biar mamak bersihkan ikan nya dulu ."Ucap mama Sonya pada mentari


"Hati-hati ya ."Ucap Mama sonya lagi memperingati Mentari


"Sayang,Apa kau bahagia bersama putra ku?"Akhirnya mama Sonya memberanikan dirinya untuk bertanya pada Mentari


Mentari meletakan pisau bekas ia mengiris bawang dan menatap bola mata ibu mertua nya dalam-dalam "Mentari bahagia ma sangat bahagia."Seru mentari sungguh-sungguh


"Mama tau tidak,Dulu mentari pikir ibu mertua itu lebih kejam daripada ibu kota,ternyata mentari salah."Ucap nya seolah sedang curhat membuat Sonya menahan senyum anya


"Mentari memang bukan menantu yang sempurna. Namun mama adalah mertua yang luar biasa karena bisa menerima kelebihan serta kekurangan Mentari ."Seru mentari lagi


Akhirnya sesi masak juga berbuka puasa pun sudah selesai, Mentari dan Dev sepakat hari ini menginap dirumah Papa Surya dan mama Sonya


Kini Dev dan Mentari pun masuk kedalam kamar Dev dulu sewaktu Dev masih serumah dengan orang tua nya . "Dev kamar nya bagus banget."Ucap Mentari tak berkedip melihat kamar suaminya yang tertata rapi walaupun tidak dihuni .


"Kau suka?" tanya Dev dan Mentari menganggukkan kepalanya .


"Apa kita harus tinggal disini saja?" Tanya Dev Lagi


"Seindah-indahnya pondok mertua tentu akan lebih enak tinggal sederhana di rumah kontrakan. Memulai sesuatu dari awal dan dengan makan seadanya."Ucap Mentari pada suaminya


"Kita sudah mempunyai pondok sendiri Dev."Seru Mentari lagi membuat Dev tertegun .


Bersambung....


Maaf ya othor baru up 🙏🙏


Salam sayang


putrri