
๐Happy reading๐
๐นbantu vote nya ya ๐น
Wanita mana sih yang ga syok atau pun kaget jika mempelai pria nya bersama wanita lain di hari pernikahannya .
Kaget?jelas dong ,hari dimana ia harus menikah malah menjadi pernikahan calon mempelai pria nya tapi dengan Wanita lain .
Apa Mentari Akan Marah?nangis?stres? Jawaban salah dong . Bagaimana bisa Seorang mentari menangis sedangkan dirinya dari awal tidak ingin menikah dengan Pria bejat seperti Dev.
Tadi nya Mentari yang ingin membatalkan Tapi Mentari salah Dev satu langkah dari dirinya.
"Kau ."Ucap alina menatap mentari dengan wajah tidak suka nya .
"Wow."Ucap Mentari Berjalan dengan elegan nya di keramaian itu . dimana banyak nya tamu undangan dan awak media .
"Keren."Seru mentari,Mentari Menuju kearah dev Juga Alina .
"Kau Tau kan Yank apa mau ku!"Cicit Alina pada dev, Dev dengan bodoh nya pun mengiakan .
Alina Dan Dev Merahasiakan Pernikahan nya di seluruh awak media mereka akan mengundang awak media saat nanti resepsi dan tujuan utamanya mempermalukan Mentari .
Siapa lagi otak nya kalau bukan Alina .
Mama dan Papa dev Kaget mereka tidak tau apa-apa dan kenapa bisa ada Mentari di acara itu namun yang lebih membuat mereka kaget pakaian pengantin yang Mentari pakai .
Tak Lupa disana pun juga sudah ada papa herman dan mama marisa .
mama Marisa Menatap Mentari dengan tatapan membenci seorang ibu kepada putri nya .
"Bisa Kau Jelaskan Devandra syah?"Ucap mentari didepan semua orang ditambah lagi sekarang acara live pernikahan Devan membuat kamera menyorot mentari .
"Penjelasan , Ah ya maaf tari Kau terlalu terobsesi pada ku sehingga minta dinikahkan !"Ucap devan dengan pongahnya didepan semua orang membuat orang-orang menyoraki mentari
"Huuuu...!"
"Cih..tak heran jika kau pantas menjadi publik figur ,kau selalu pencitraan !"Cicit Mentari dengan wajah sombong nya .
Semua orang disana lagi-lagi berbisik-bisik mengenai mentari .
Mentari benar-benar sendirian tak ada siapa pun yang menolong nya namun Gadis itu lagi-lagi dipaksa kuat untuk menghadapi cobaan hidup .
"Kau Tau tuan Devan , Semalam aku serasa dimiliki namun tidak diakui!"Ucap Mentari dengan suara tegas .
"Kau yang memaksa ku bukan?"Tanya mentari lagi pada Devan yang hanya diam menatap manik mata Mentari yang sudah memerah entah menahan air mata atau kemarahan nya .
Dev masih diam
"Lain kali kalo ga niat,ga usah pura-pura serius ya!!"Ucap Mentari pada Devan
Mentari pun melihat seorang pelayan memegang gunting habis dari dapur umum gedung itu dengan cepat Mentari melangkah lalu memotong ujung gaun nya yang panjang dihadapan semua orang .
Dev Hanya Memperhatikan apa yang sedang dilakukan wanita dihadapan nya itu .
Alina Tersenyum puas,Acara Yang harus nya untuk resepsi Dev dan Alina sedikit diperlambat karna keributan datang nya Mentari .
Membuat fokus kamera yang mencari trending topik tertuju pada Mentari .
"Bertunangan dengan dia lalu menjanjikan nikah dengan ku lalu kembali menikahi dia lagi, Laki-laki macam apa kau ini tuan ?"Ucap Mentari menunjuk Dev .
"Jaga sikap mu mentari!!"Ucap mama marisa lebih tepatnya ibu mentari dengan berteriak didepan semua orang .
Mentari tersenyum jahat .
"Anda Wanita lebih tua dari saya tapi Menghakimi Orang lain atas kesalahan yang tak pernah orang itu perbuat , saya atau anda yg harus jaga sikap nyonya?"Ucap mentari seraya bertanya dengan Mama marisa .
"Kau !!"Mama marisa ingin menampar mentari namun tangan itu belum Kena pipi mentari ia sudah menampar mama marisa dengan kata-kata nya .
"Sedikit saja tangan mu menyentuh pipi ku mari berurusan dengan Hukum !"Ucap mentari dengan lantang .
"Tanpa Bertanya Kebenaran Kau Hanya Mengambil kesimpulan tanpa Kebuktian !"
"Tanpa Mengetahui Yang sebenarnya kau menyiksa orang tak bersalah !"
ucap Mentari karna Sudah terlanjur malu di gedung itu .
"Tanpa bertanya sakit atau tidak kau menghukum putri mu sampai berdarah , apakah ada seorang ibu kandung tega melukai darah dagingnya sendiri nyonya ?"
"Kau Seorang ibu dari dua anak perempuan tak bisa kah kau menjadi teman yang baik untuk anak-anak mu dan bertanya yang sebenarnya ."
"Kau menghakimi orang lain atas kesalahan yang tak iya buat ."
"Kau menjadi monster menyiksa orang tak bersalah Nyonya."
"Jika waktu itu aku punya kekuatan Aku tidak akan diam kalian siksa , Tapi mentari dulu adalah mentari yang hanya bisa diam tapi tidak untuk mentari tanpa indentitas yang sekarang ."ucap nya Dan tanpa sadar air mata itu lolos begitu saja , marisa hanya diam
"Kau Tau Nyonya Marisa Disaat kau membanding-bandingkan kehebatan salah satu putri mu dan Meremehkan Putri mu yang satunya ,Ingat lah Putri mu yang lainnya terluka akan hal itu ."Ucap Mentari pada akhirnya . papa Herman Hanya diam
"Terimakasih tuan Herman Setelah kau Mengeluarkan aku dari anggota keluarga mu aku bisa merasakan bagaimana hidup sendiri tanpa orang tua Namun Nyaman yang aku dapatkan !"Ucap Mentari menantap papa herman sekilas
"Jangan hanya pintar menasihati orang saja,tapi bijak juga menasihati diri sendiri ."Ucap mentari Menatap Alina dengan Tajam .
"Aku tidak tau ada salah apa aku dengan mu , Tapi dengar kan aku . kalau saya ada salah ngomong langsung ke saya jangan sama orang lain,karna cuma saya yang bisa memperbaiki kesalahan saya bukan orang lain."Ucap mentari lagi kepada Alina .
Mentari tak nyangka jika kakak nya bisa sampai sebenci ini pada dirinya bahkan nekat mempengaruhi orang lain untuk membenci dirinya .
"Berhenti menasihati ku,aku tak butuh !"Ucap Alina dengan amarah
"Yank..!"Ucap Alina kepada Dev .
"Mentari Aku tak bisa menikahi mu!"Ucap Dev Di depan Semua Orang Dengan Suara Lantang .
"Aku Yang Akan Menikahi Nya ."Ucap seorang pria datang dari arah belakang Mentari .
bersambung.....
siapa ya ๐
sambil nunggu up mentari dan dev yuk kepoin karya pertama othor yang gak kalah seru "CEO sang bos mafia" Bisa lihat langsung di profil othor ya ๐
para pembaca setia Ku ๐ya jika aku up nya agak lambat ,tapi aku selalu berusaha up tiap hari hanya tidak bisa nentukan Jam nya saja ๐๐Favorit dan Like nya dong biar karya Baru ini makin semangat ng up nya ๐๐๐
"putry"