Pembantu Cantiknya Sang Casanova

Pembantu Cantiknya Sang Casanova
Baby.!


Happy reading


๐Ÿ’–๐Ÿ’–๐Ÿ’–๐Ÿ’–๐Ÿ’–๐Ÿ’–๐Ÿ’–


Setelah Vano mematikan ponselnya karna lagi-lagi setiap wanita di hadapannya hanya bisa marah saja .


"Gini ni kerjaan perempuan,kalau nggak ngemil apa itu ngomel."Cicit Vano ngedumel masuk kedalam mobil nya menahan kembali lapar dan haus nya mengurungkan niatnya masuk kedalam warteg itu .


"Jam dua siang tahan vano tahan. "Ucap Vano Melihat arloji dipergelangan tangannya dan kembali menyemangati dirinya


Vano pun menghidupkan mobilnya dan melaju membawa mobil itu ke restoran miliknya .


*******


Disisi lain


Di puasa pertama dev memilih tidak bekerja dan hanya dirumah karna ini kali pertama dev menjalankan ibadah puasa dengan didampingi namanya istri , ada kebahagiaan tersendiri bagi Devan .


"Sayang lagi ngapain?"Tanya dev mendekati istrinya yang diatas tempat tidur mereka


"Aku sedang baca seputar kehamilan dev."Jawab mentari sambil menunjukan ponselnya kepada dev


"Bagus dong."Ucap dev ikut berbaring disamping istrinya yang sedang duduk dipinggir ranjang


"Kau mau baby Cowok atau Cewek Dev ?"tanya mentari tanpa menatap wajah suaminya ia masih fokus otak atik ponselnya


Dev melingkarkan tangannya dipanggang mentari "aku mau nya cowok sayang,karna anak pertama itu harus laki-laki"Ucap Dev lagi


"Kalau nanti yang brojol baby nya Cewek gimana?"tanya mentariย  Menatap wajah suaminya


Dev tersenyum "Gak papa,nanti kita buat lagi siapa tau dapat baby laki-laki."Ucap dev


"Kalau masih aja baby perempuan?"


"Kita buat lagi sayang."


"Kalau perempuan lagi? "Tanya mentari


''Ya buat terus sampai dapet baby cowok, oke."Dev menyudahi obrolan itu


"Ah baiklah aku suka itu Dev."Seru mentari lagi Dengan tersenyum menggemaskan dimata Dev,kalau bukan puasa sudah Dev terkam itu bibir mungil istrinya (hehe)


"Dev kau janjikan besok kita akan kerumah nyonya ."Ucap mentari terpotong kala Dev meletakan telunjuknya dibibir istrinya


"MAMA dia mama mu juga sayang bukan majikan,ngerti?"Ucap Dev memperingati kembali istrinya itu


"Ah ya baik lah Dev, tapi kita akan kerumah mama sonya kan?"Mentari memastikan lagi


Sebenarnya Dev tak yakin karna terakhir bertemu papa nya pun tak ingin melihat wajah nya apalagi disentuh oleh nya , tapi demi mentari Dev akan mencoba nya


"Iya kita akan kesana besok,kita akan buka bersama disana."Ucap Dev lagi


''Terimakasih Dev,aku sayang kamu."Ucap Mentari lagi membuat Dev tersenyum


"Oh iya jangan dituruti sifat kek vano itu,malem ikut sahur siangnya mau makan nantiย  buka puasa ikut buka ."Ucap mentari dengan mata sedikit melotot


"Itu kan vano,aku tahan kok ."Ucap dev


"Baguslah,mau buka puasa pake apa kita sore ini ?"Mentari menanyakannya


"Didapur lengkap semua?"tanya dev


''Iya,lengkap."Jawab mentari


"Ehm...biar aku aja hari ini yang masak sayang,okey."Seru Dev


''Iya ."Jawab dev lagi


''Baik lah. "


******


Disisi lain vano baru tiba didepan Resto nya tapi vano masih didalam mobil, dirinya tak yakin kalau masuk restoran tidak tergoda karna dirinya pemilik usaha makanan bukan pengusaha properti.


Vano melirik kembali jam ditangan nya "Udah jam tiga,ya udahlah pulang aja."Ucap Vano didalam mobil


Vano pun memutar kembali mobilnya arah balikย  keapartemen nya . Tak lama mobil yang dikendarai vano tiba didepan apartemen dan vano pun turun .


Sampai didepan pintu apartemen vano memasukan kode sandi apartemen nya lalu masuk tidak mendapati adanya lala diruang tamu, Vano pun mencari istrinya dikamar


Kamar yang biasanya berantakan kini sudah rapi bukan hanya pakaian dilemari tempat tidur ,kamar mandi semua sudah rapi dan bersih namun yang dicari tidak ada disana .


"Didapur, mungkin lala Didapur kali ya."Gumam vano berjalan menuju dapur dan ternyata benar istrinya sedang membersihkan sayuran juga ayam yang akan ia masak


"Sayang."Panggil vano lemah lembut namun lagi-lagi lala berpikiran lain


"Kalau kesini hanya mau minta pecah puasa nggak akan bisa,pergi sana nonton tv kek apa kek terserah."Ketus lala pada suami nya


"Eegghh..."Geram Vano


''Apa?"ketus lala


"Ah ya baik lah."Vano langsung berlari dari hadapan istrinya dan menuju sofa diruang tengah merebahkan dirinya disana


"harus nya gue nikah sesudah lebaran aja jangan sebelum puasa jadinya gini ni ,lala si nggak tahan banget sama suami ganteng seperti gue."Umpat vano kesal setelahnya memuji dirinya sendiri .


Vano hendak memejamkan matanya namun ponselnya berdering tanda pesan masuk ,vano mengambil ponselnya dan melihat siapa yang mengirim pesan


"Ping."Pesan dari mentari


"Iya."Balas Vano


''Ping."Mentari pun nge ping kembali


"Kenapa?"menahan emosi Vano membalasnya


"Ping."pesan mentari lagi


"Ada apa sih ya allah."Balas Vano dengan kesalnya


"Maaf aku udah punya suami."Pesan mentari lagi


"Lah apa urusannya ama gue."Jawab vano dengan kesalnya


"sinting."


Bersambung.....


Othor:like komen dan Favorit ya reders


readers:untuk apa sih thor?


othor:ohtor juga butuh semangat apakah karya othor menghibur atau dibaca kah,kok sepi๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ


terimakasih ya udah kasih hadiah nya vote kalian emang terbaik๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜˜


putri