Cinta Dan Dendam Abian

Cinta Dan Dendam Abian
Bab.61


Sekar membalik tubuhnya saat seseorang menyerukan namanya.Seketika dua netra itu bertemu dengan mata yang sama sama berembun.


Rindu,satu kata dengan sejuta rasa begitu dirasakan oleh Abian dan juga Sekar.Satu pekan berlalu tanpa kehadiran satu sama lainnya.


Abian langsung berlari dan berhambur masuk kedalam pelukan sang istri saat melihat nya sudah ada didepan matanya.


Rasa takut dan juga cemas hilang sudah saat wanita yang begitu dia rindukan itu kini sudah ada didalam pelukkan nya.


"Kamu kemana saja sayang,aku mencarimu,aku begitu takut kehilangan kamu,aku mohon jangan pergi kemana pun lagi sendiri tanpa ada yang menemani."lirih Abian yang tak kuasa menahan air mata nya karena begitu bahagia bisa kembali bertemu sang istri.


"Maaf kan aku Mas,kemarin aku tidak bisa langsung pulang karena memang kondisi ku yang belum memungkinkan."jawab Sekar membalas pelukan dari suaminya tidak kalah eratnya.


"Maafkan aku,maafkan aku yang gagal dalam melindungimu sayang,sungguh maafkan aku."


"Tidak Mas,itu bukan kesalahan Mas,semua sudah takdir dari Allah.Setidaknya dengan musibah ini,kita jadi tahu betapa berartinya Mas dalama hidupku,aku takut tidak bisa bertemu lagi dengan Mas."Sekar kembali terisak kala mengingat masa masa menahan rindu pada suami tercintanya itu.


"Jangan bicara yang aneh aneh,Mas jauh lebih tidak mau jangankan terjadi,mendengaranya saja Mas tidak bisa sayang."


Keduanya lrut dalam pelukan kerinduan tanpa memperdulikan dua manusia yang sedari tadi menyaksikan aksi haru pertemuan keduanya.


"Oh iya sayang,kmau pulang dengan siapa?"tanya Abian mengurai pelukan nya ditubuh Sekar.


"Astaghfirullahladzim,sampai lupa."Sekar pun langsung menoleh ke arah pria tinggi yang sedari tadi elihat bagaimana bahagianya wanita yang dia tolong saat bertemu kembali dengan suaminya.


Namun ada satu hal yang membuatnya terkejut,saat Abian ikut menoleh dan mereka saling bertatap keduanya sama sama tampak terkejut.


"Abian?"


"Damian?"


"Mas mengenal Tuan Damian?"tanya Sekar saat mendengar suaminya itu menyebutkan nama orang yang sudah menolongnya.


"Iya sayang,Mas mengenalnya.Terima kasih Dam,kamu sudah menolong istriku."ucap Abian mengulurkan tangan nya dan mengucapkan kata terima kasih namun mimik wajahnya seketika berubah datar dan dingin saat mengingat sipelaku yang sudah membuat istrinya terluka dan terpisah dengan nya.


"Sama sama Bi,aku hanya berusaha menolong orang yang terluka.Aku tidak menyangka jika dia adalah istrimu."jawab Damian sungguh tanpa diduga,ternyata wanita yang dia tolong adalah istri dari teman nya sendiri.


"Dan yang membuatnya terluka dan hilang,itu adalah Cecilia Dam,adikmu Cecilia."lanjut Abian.


Deg...


Damian menatap tak percaya pada Abian,setahu Damian Cecilia sudah mulai melupakan Abian dan hidup dengan baik dengan menjadi Dokter disebuah panti jompo.


"Maksud kamu apa Bi?Cecilia sudah hidup dengan baik dan melupakanmu,mana mungkin dia melakukan itu?"jawab Damian tidak percaya jika sang adik bisa melakukan hal itu.


"Tapi kenyataan nya memang begitu Dam,kembalilah ke Italy.Bicaralah dengan Kenzo agar membebaskan kan adikmu,aku hanya bisa membantu sampai ini saja.Tapi terima kasih atas bantuanmu."


Tanpa kata lagi Abian pun langsung membawa Sekar masuk kedalam rumahnya tanpa pedui lagi pada Damian yang masih berdiri mematung ditempatnya.


Selama ini,Damian pikir sang adik sudah bisa melupakan sahabatnya itu.Bahkan dari laporan yang setiap hari Damian terima dari orang yang senagaja dia tugaskan untuk mengawasi setiap gerak gerik gadis itu sudah tidak pernah lagi menyinggung masalah Abian.


Namun entah apa yang terjadi dalam beberapa bulan ini,kenapa saat ini Damian malah mendapatkan kabar jika sang adik kini kembali terlibat masalah dengan Abian dan Kenzo.


...****************...


...Jangan lupa tinggalkan jejak ya,like,komen dan subscribe...Biar Othor lebih semangat lagi,terima kasih 🥰🥰🥰 love sekebon untuk kalian ♥️♥️♥️*...