Cinta Dan Dendam Abian

Cinta Dan Dendam Abian
Bab.48


"Saudara Abian Dirgantara Edmond bin Bayu Dirgantara, Saya nikahkan dan saya kawinkan Anda dengan saudara perempuan saya Sekar Wahyuning binti Hasan Almarhum dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan juga uang seratus lima puluh juta rupiah dibayar tunai.”


"Saya terima nikahnya dan kawinnya Sekar Wahyuning binti Hasan almarhum dengan mas kawin yang tersebut, tunai.”


"Bagaimana saksi?sah?"


"Sah,"


"Sah,"


"Alahmdulillah,Barakallahu laka wa baraka 'alaika wa jama'a bainakuma fi khairin."


Seketika perasaan lega menyapa Abian yang sedari subuh sudah merasakan ketegangan.Bahkan setelah melakukan sholat subuh,Abian tak henti hentinya melantunkan doa untuk menenangkan hatinya.


Dan kini rasanya plong sudah setelah ijab kabul itu terselesaikan dengan lancar,bahkan Abian mengucapkan kabulnya dengan satu tarikan nafas dan tidak ada pengulangan.


Jantung Abian kembali berdetak lebih cepat saat Mbok Surti memapah si mempelai wanita yang saat itu begitu tampil cantik,anggun dan menawan didalam balutan gaun pengantin syar'i datang mendekati meja tempat dimana tadi Abian mengucapkan kabulnya.


"Nah sekarang silahkan pengantin wanitanya raih tangan suaminya,lalu salim dengan takzim sebagai tanda bakti seorang istri kepada suaminya."titah Pak penghulu setelah Sekar berada tepat disamping Abian.


Dengan wajah malu malu Sekar pun berbalik hingga menghadap ke arah Abian,lalu meraih tangan kekar pria itu dan menyalaminya dengan takzim.


Dibalas dengan satu kecupan dikening Sekar setelah sebelumnya Abian melantunkan doa di ubun ubun sang istri.


Seketika rasa haru pun tercipta,dimana mata Sekar mulai berembut saat bersitatap dengan pria yang kini sudah menjadi suaminya.


"Hey,kenapa menangis?"tanya Abian membelai sayang wajah cantik sang istri yang kini basah oleh air mata.


"Nggak Mas,Sekar hanya merasa bahagia.Seandainya Nenek dan Ayah ada disini,pasti mereka juga akan merasakan hal yang sama."jawab Sekar dengan lirih.


"Doakan mereka agar mereka tenang dan ditempatkan disurga nya Allah."


"Iya Mas,kamu benar."


Usai merampungkan pemberkasan pernikahan,kedua mempelai pun kini menyambut para tamu undangan.


Tidak banyak yang di undang oleh keduanya,berhubung sama sama tidak memiliki keluarga dan hanya memiliki beberapa teman saja membuat acara digelar sederhana.


Meski begitu tidak mengurangi kemewahan yang disuguhkan oleh Abian untuk istri tercintanya.Terbukti dengan beberapa barang yang Abian bawa untuk diberikan pada Sekar yang merupakan barang barang dari brand ternama.


Bahkan gaun syar'i yang dikenakan Sekar saat ini merupakan rancangan desainer ternama.Sungguh,Abian benar benar menyiapkan yang terbaik untuk pernikahan nya dengan Sekar.


Untuk menjamu para tamu pun Abian tak segan segan memanggil chef ternama untuk menyajika hidangan untuk para tamunya.


Tak sedikit yang memuji dan merasa iri akan apa yang Abian berikan untuk istri tercintanya.Pria itu benar benar memberikan yang terbaik dihari bersejarah dalam hidupnya.


"Terima kasih,karena sudah hadir dalam hidup Mas dan mengubah Mas menjadi lebih baik."ucap Abian membawa Sekar dalam pelukkan nya.


Saat ini kedua mempelai yang tengah berbahagia itu sudah memasuki salah satu kamar president suit untuk mereka tempati dimalam pengantin dan juga malam pertama mereka.


"Maaf atas apa yang sudah Mas lakukan padamu dulu,sungguh,Mas menyesali nya dan tidak akan pernah Mas lupakan hingga akhir hayat Mas nanti."lanjut Abian mengurai pelukkan nya lalu membenamkan kecupan dikening sang istri.


"Tidak ada satu manusia pun didunia ini yang tak luput dari dosa.Akan sangat berdosa jika manusia yang berdosa ini tidak memaafkanmu Mas,mari kita sama sama perbaiki diri dan belajar sama sama berjalan dijalan yang diridhoi oleh Allah."jawab Sekar menatap haru pada manik mata hazel milik Abian.


"Iya sayang,aku harap aku bisa menjadi imam yang kamu harapkan dan kita bisa sama sama meraih ridho Allah dalam menjalankan rumah tangga ini."


"Iya Mas,semoga aku juga bisa menjadi istri dan ibu yang baik untuk anak anak kita nanti."


...***...


"*Duh,lagi manis manis nya nih!!!


Kira kira kalau Othor hadirkan pelakor setuju nggak nih??biar ceritanya agak greget greget gimana gitu...😁😁😁


Jangan lupa tinggalkan jejak ya,like,komen dan subscribe...Biar Othor lebih semangat lagi,terima kasih 🥰🥰🥰 love sekebon untuk kalian ♥️♥️♥️*