
Sepanjang sarapan berlangsung,hanya suara Sekar dan Dokter Cecilia lah yang terdengar.Keduanya tampak terlibat obrolan ringan namun cukkup menyenangkan.
Namun hal menyenangkan itu tampaknya tidak berlaku untuk seorang Abian yang sedari awal sarapan sudah memasang wajah yang masam.
"Mas berangkat dulu ya,hati hati dirumah.Mas akan usahakan pulang cepat.Assalamu'alaikum."ucap Abian saat berpamitan dengan Sekar.
"Iya Mas hati hati dijalan.Wa'alaikumsalam."jawab Sekar meraih tangan Abian lalu menciumnya dengan takzim lalu dibalas kecupan sayang oleh Abian dikening dan juga bibir ranum sang istri meski hanya sekilas.
Dan pemandangan manis nan romantis itu membuat hati seseorang yang masih berdiri tidak jauh dari keduanya semakin memanas saja.
"Mas pergi ya,hati hati dirumah.Love you."
"Iya sayang,me too."jawab Sekar lagi terkekeh melihat sikap posesif sang suami.
Abian pun berjalan mendekati mobil dan mengabaikan wanita yang sedari berdiri tidak jauh dari mereka dan entah sedang menunggu siapa hingga masih saja belum beranjak pergi.
"Tuan Abian mau berangkat kekantor ya?"tanya tiba tiba mendekat dan hal itu tidak hanya membuat Abian yang kaget.
Namun Sekar juga.Sekar tidak tahhu jika Dokter Cecilia akan mendekati suaminya bahkan sedekat saat ini.
Bahkan bukin kembar yang membusung miliknya hampir menempel dilengan Abian jika saja Abian tidak menghindar.
"Iya,kenapa ya?"jawab Abian menatap tak suka pada wanita didepan nya.
Sementara Sekar hanya bisa menyaksikan interaksi keduanya dari jarak aman.Sungguh Sekar tidak suka suaminya berdekatan dengan wanita lain.
Namun Sekar juga tidak bisa apa apa dan tidak bisa juga menuduh toh interaksi itu masih di batas wajar.
Abian juga tampak begitu menghindari dan menjaga jarak dengana wanita itu.Namun tetap saja itu sedikit membuat nya cemah,bahkan Sekar belum bisa beranjak dari sana karena resah.
"Bisa nebeng?kebetulan kita searah kan jadi bisa kan memberi tumpangan padaku,mobilku masih dibengkel dan aku sudah kesiangan."lanjutnya lagi dengan memasang wajah semanis mungkin.
Berharap pria yang sudah lama menetap diluar itu akan tertarik dengan nya yang terbilang cukup cantik dan berpenampilan seksi.
Sungguh penampilan yang nggak banget bagi kalangan pembisnis seperti Abian yang cenderung memiliki pasangan yang cantik dan seksi menggoda.
"Tapi saya buru buru,ada pertemuan penting."tolak Abian yang langsung melangkah maju menuju ke mobilnya.
Namun hal yang tidak disangka sangka terjadi dimana saat Abian masuk Cecilia juga langsung masuk dan duduk disamping Abian lalu berseru pada Sekar.
"Sekar aku nebeng mobil suamimu ya,mobilku masih dibengkel."
Sekar sendiri mendadak dibuat bingung dan tidak tahu harus jawab apa.Melarang nya tidak enak seolah olah dia mencurigai semua wanita yang dekat dengan suaminya.Mengiyakan,tapi hatinya sungguh tidak rela.
"Iya Dokter silahkan."jawab Sekar dan itu membuat senyum Cecilia semakin berkembang.
"Apa yang kamu lakukan,turun."bentak Abian yang sudah semakin dibuat muak dengan tingkah wanita disamping nya.
"Istri kamu sudah mengijinkan kok,jadi ayo jalan."jawab Cecilia dengan percaya dirinya duduk tegak lalu memasang sabuk pengaman seperti sorang istri yang akan pergi bersama suaminya.
Sejenak Abian pun menatap tak setuju dengan apa yang Sekar lakukan.Abian tidak habis pikir kenapa istrinya mengijjinkan nya pergi berdua dengan wanita yang bukan mahram nya.
"Tunggu,"seru Sekar lagi menghentikan tangan Abian yang hentak menstarter mobillnya.Abian pun memperhatikan Sekar yang berjalan ke arag garasi.
"Tunggu sebentar Mas,jangan dulu jalan ya."titah sang baginda Ratu yang jelas jelas harus Abian patuhi demi kesejahteraan hidupnya nanti malam agar tidak tidur disofa atau malah diluar kamar.
"Mau ngapai sih dia?bikin orang makin terlambat saja."gerutu Cecil yang merasa waktu kebersamaan nya dengan Abian terhalang.
Abian sendiri tidak menanggapi,Abian lebih fokus dengan apa yang akan sang istri lakukan.Hingga beberapa menit berlalu Sekar kembali bersama dengan Pak Narto.
"Turun Mas,Mas duduk dibelakang.Biar Pak Narto yang bawa mobilnya."
...****************...
...Jangan lupa tinggalkan jejak ya,like,komen dan subscribe...Biar Othor lebih semangat lagi,terima kasih 🥰🥰🥰 love sekebon untuk kalian ♥️♥️♥️*...