
"Lakukan yang terbaik agar dia bisa bangun kembali,"titah Abian tak ingin dibantah lagi.
"Apa selama ini aku selalu membuatmu kecewa?"tanya Dokter itu.
"Tidak,kamu adalah Dokter yang terbaik yang pernah aku kenal selama hidupku William.Lakukan apapun,bantu dia bangun kembali."
"Tenanglah,serahkan dia padaku.Kurang dari satu minggu aku akan membuatnya tidak hanya bangun tapi bisa melakukan kegiatan seperti sedia kala."
"Ok,aku percaya padamu.Lalu bagaimana dengan Nenek Sari?"
"Kondisi Beliau kurang baik,mungkin saat ini kita hanya bisa pasrah dengan takdir yang akan membawa beliau.Benturan dikepala saat pingsan membuat kondisinya drop,meski begitu kami akan melakukan apapun semampu kami agar kondisinya bisa pulih."
"Baiklah,terima kasih.Kamu boleh lanjutkan tugasmu kembali,"
"Baiklah,aku balik rumah sakit.Jika ada apa apa hubungi saja."
"Ok,thanks"
Dokter William pun berlalu pergi meninggalkan markas,tempat dimana Abian menyimpan jati diri yang sebenarnya.
Tempat dimana Abian melakukan tugas yang sebenarnya.Menjadi seorang ketua geng mafia yang begitu ditakuti oleh para musuh dan juga disegani para rekan bisnis.
Namun hal itu Abian lakukan tanpa sepengetahuan kedua orang tuanya.Apalagi mendiang Mamahnya,yang begitu menyayangi putra semata wayangnya itu.
Angelica begitu menyayangi Abian,tentu tidak akan pernah mau melihat anak semata wayangnya masuk dan terjerumus kedunia hitam seperti itu.
Kakek Abian memang seorang ketua mafia besar,Abian pun diambil paksa dan tinggal terpisah bersama dengan Angelica dan juga Bayu yang memilih pergi meninggalkan negara dimana sang istri berasal.
Angelica begitu menentang saat ayahnya meminta Bayu,suaminya untuk menggantikan nya.Hingga Angelica pun harus rela melepas nama belakang keluarganya dan ikut memakai nama dari suaminya Dirgantara.
Angelica juga pergi meninggalkan negara dan juga keluarganya.Sayang disaat Abian berusia 15 tahun,Abian diambil paksa oleh sang Kakek dan berpisah dengan kedua orang tuanya untuk mempelajari dunia yang sudah membesarkan nama sang kakek,yaitu Leo Richard Edmond.
Awalnya Angelica begitu berusaha merebut kembali Abian dari tangan ayahnya,namun urung dia lakukan saat Leo mengancam akan menghilangkan Abian jika Angelica terus saja membantah ke inginan nya.
Abian yang kala itu begitu diselimuti amarah yang tak terbendung lagi,memutuskan untuk kembali ke tanah air lalu membalaskan dendam pada wanita yang diduga sebagai peruksak kebahagiaan sang ibu.
Tanpa pikir panjang lagi,Abian pun langsung melakukan aksi balas dendamnya pada Sekar yang tidak tahu menahu prihal apa yang sudah Arumi lakukan pada keluarga Abian.
Hingga Abian pun harus merasa bersalah saat mengetahui fakta bahwa gadis itu juga hidup dalam pendetitaan yang diciptakan oleh ibunya sendiri.
***
"Ini laporan lengkap serta bukti yang menyangkut masalah antara alAyahmu dan juga wanita yang bernama Arumi."ucap Kenzo menyerahkan berkas yang berisikan keterangan dan juga bukti bukti perselingkuhan yang dilakukan Bayu bersama dengan Arumi.
"Nampaknya Ayahmu tidak sepenuhnya salah.Wanita itu yang terus mengejar ngejar ayahmu Bi,meski sudah berulangkali ayahmu menolaknya,tapi dia tetap mengejarnya.Hingga ******* nya,wanita itu datang mengaku hamil anak dari ayahmu yang membuat ibumu depresi,namun anehnya,saat ditemukan meninggal saat kecelakaan itu,wanita itu sama sekali tidak hamil.Lebih baik kamu selidiki lebih lanjut,aku yakin ada orang yang sengaja memanifulasi semua kejadian ini."jelas Kenzo lagi.
Abian mengangguk sembari membaca tiap lembar laporan yang berisikan pristiwa peristiwa yang terjadi selama dirinya tidak disana.Rasa bersalahnya pada Sekar pun kian besar saat membaca laporan mengenai gadis itu.
Abian terenyuh saat membaca laporan jika Sekar melakukan banyak hal untuk menyambung hidupnya dan membiayai pengobatan sang Nenek setelah ditinggal meninggal oleh sang ayah.
Bahkan Sekar hanya bisa tidur 4 jam saja perhari demi bisa bersekolah dan bekerja dalam waktu yang bersamaan.Abian tidak menyangka jika hidup gadis itu jauh lebih keras dari pada dirinya.
Pantas saja,Sekar nampak baik baik saja saat Abian menyuruhnya bekerja di club sebagai tukang bersih bersih sampah.
***
"Bangunlah,dengan begitu,aku bisa minta maaf dengan layak dan seharusnya.Aku tahu kamu mendengarku,bangunlah Sekar,aku mohon."lirih Abian mengulurkan tangan nya lalu mengganggam erat tangan mungil Sekar yang saat ini sudah mulain menghangat.
Tidak sedingin waktu masib dirumah sakit.Satu jam sudah Abian duduk disamping Sekar.Berbincang meski tidak ada respon apapun dari Sekar yang masih setia menutup matanya.
Perlahan tangan Abian mulai naik ke atas kepala Sekar,Abian membelai lembut pucuk kepala Sekar yang masih terbalut dengan perban untuk menutupi luka akibat terjatuh dari kamar Abian dilantai dua rumahnya.
"Jangan takut,aku tidak akan menyakitimu lagi.Jadi aku mohon,bangunlah."lirih Abian lagi terlihat begitu putus asa karena Sekae tak juga kunjung membuka matanya.