Cinta Dan Dendam Abian

Cinta Dan Dendam Abian
Bab.54


Tok


Tok


Tok


Ceklek


"Maaf,anda mencari siapa ya?"tanya Mbok Surti saat melihat wanita cantik dengan penampilan cukup seksi berdiri didepan pintu rumah majikan nya.


"Sekar nya ada?"jawabnya tersenyum ramah.


"Tamu Nyonya rupanya?silahkan masuk,sebentar saya panggilkan dulu."


"Iya baik,terima kasih."


Mbok Surti pun kembali masuk kedalam rumah bagian dalam untuk memanggil majikan nya yang pagi ini masih berada didalam kamarnya bersama sang suami.


Tok


Tok


Tok


"Permisi Nyonya,maaf mengganggu.Itu dibawah ada tamu mencari nyonya."seru Mbok Surti dari balik pintu.


Ceklek


"Siapa Mbok?kok pagi pagi sudah ada yang datang?"bukan nya Sekar yang menjawab dan membukakan pintu,melainkan Abian lah yang datang dan muncul dari balik pintu.


"Saya kurang tahu Tuan.Ini pertama kalinya saya melihatnya."


"Ya sudah,suruh dia menunggu sebentar,Sekar masih mandi.Tolong buatkan juga minuman untuknya."


"Siap Tuan,permisi kalau begitu saya kembali kebawah."


"Iya,oh iya tolong sekalian siapin sarapan ya."


"Siap Tuan."


Abian kembali masuk dan menutup pintu kamarnya setelah Mbok Surti beranjak dari sana untuk kembali kelantai bawah.


Sementara Mbok Surti kembali menemui tamu itu dan menyampaikan pesan padanya agar menunggu sebentar karena sang majikan belum selesai mandi.


"Non,mohon tunggu sebentar ya,Nyonya Sekar masih mandi dan mungkin sebentar lagi akan turun."Mbok Surti menyampaikan pesan nya.


"Iya Mbok tidak apa apa,saya akan menunggu nya."jawab nya masih dengan senyuman ramahnya.


"Baik kalau begitu,mau dibuatkan minuman apa ya?biar saya buatkan Non."


"Yang ada saja Mbok,terima kasih sebelumnya."


"Iya Mbok,silahkan."


Mbok Surti pun kembali masuk kedalam untuk pergi ke arah dapur untuk membuatkan tamunya minum.


Sepeninggalan Mbok Surti,senyum ramah yang ada diwajah ramu itu langsung hilang berganti dengan tatapan sinis dan penuh kebencian.


Netra nya menatap tajam pasa sebuah bingkai foto berukuran besar yang terpajang diruangan itu.


Sebuah foto bahagia sepasang suami istri saat moment penyatuan hubungan mereka.Sekar nampak cantik dan anggun dalam balutan baju pengantin syar'i nya.


Lalu Abian pun terlihat begitu gagah dengan senyum bahagia terukir indah diwajah tampan nya hingga membuat pria yang selalu menampakan wajah dingin dan datar itu bagaikan orang yang berbeda.


"Kenapa kamu tidak pernah menampilakn senyuman itu padaku Bi?padahal,akulah yang lebih dulu mengenalmu dan lebih dulu jatuh cinta padamu.Tunggulah,sebentar lagi,aku akan membuatmu jatuh cinta padaku dan membuatmu membuang gadis miskin tidak berguna itu." gumam nya dalam hati menatap kesal pasa foto itu.


"Dokter Cecil?maaf ya menunggu lama."


Seketika lamunan wanita cantik dan seksi itu membuyar saat Sekar datang dan menyapanya.Seketika senyum ramah itu pun kembali terpasang diwajah cantiknya.


Senyuman itu semakin sumringah saat beberapa saat kemudian Abian pun ikut hadir disana dengan tampilan yang sudah rapih,sepertinya akan berangkat ke kantor.


Sementara Abian sendiri langsung membuang muka saat melihat penampilan wanita yang kini ada didepan nya.


Bahkan Abian hanya menunduk selama menemani sang istri menerima tamunya itu.


"Nggak lama kok,maaf ya ganggu pagi pagi."


"Nggak kok Dok,silahkan duduk.Tapi ada apa ya?"


"Begini,aku ingin sekali mendatangi makan Nenek Sari Sekar,tapi aku nggak tahu dimana makam beliau."


"Oh itu,biar nanti saya antarkan Dokter kesana."


"Baiklah kalau begitu.Nanti sore sepulang aku kerja kita kesana ya?"


"Baik Dok,"


Seketika Sekar pun dibuat bingung karena Dokter itu belum beranjak padahal sudah tidak ada pembahasan lagi diantara mereka.


"Kami mau sarapan,apa Dokter mau ikut bergabung?"tanya Sekar sekedar basa basi.


Namun hal mengejutkan dilakukan Dokter Cecil.Dengan percaya dirinya Dokter itu mengiya kan ajakan dari Sekar.


Sementara Abian sendiri menatap tak setuju pada sang istri yang tiba tiba mengajak orang lain untuk makan bersama dengan mereka.


Sungguh pagi yang membuat Abian badmood saja.Namun melihat sang istri yang nampak kebingungan pun akhirnya Abian mengalah dan membiarkan orang asing makan dimeja makan nya untuk pertama kalinya.


...****************...


Jangan lupa tinggalkan jejak ya,like,komen dan subscribe...Biar Othor lebih semangat lagi,terima kasih 🥰🥰🥰 love sekebon untuk kalian ♥️♥️♥️*