
Anita Ye sudah memasukkan Mario ke dalam daftar laki-laki brengsek, mengingat apa yang sudah Mario lakukan pada Bella. Mario meninggalkan Bella tanpa mendengarkan penjelasannya terlebih dahulu, dan dia lebih memilih untuk hidup bersama wanita murahan yaitu Yeni Xia, saudara seayah beda ibu.
Anita tidak habis pikir bagaimana bisa Bella mencintai pria brengsek seperti Mario? Aiiihhhh.. Anita benar-benar di buat kesal olehnya.
Di sisi lain Dean dan Dion sedang mengobrol bersama. Kondisi Dean sudah stabil walaupun Nelson sedikit was-was kala penyakit Dean kambuh, karena dia takut Bella curiga jika Dean terus memperlihatkan rasa sakitnya. Namun Nelson dengan tenang tersenyum dengan hangat pada Bella.
“ Aku akan berbicara dengan dokter tentang kepulangan Dean besok, jadi jangan khawatir. Lagi pula kondisinya sudah membaik,” ucap Nelson seraya menenangkan Bella yang berada di sampingnya, Bella memeluk Nelson dengan erat secara tiba-tiba. Bella membenamkan wajahnya pada tubuh Nelson yan kekar dan atletis itu, membuat jantung Nelson berdebar-debar tidak karuan, mambuat hasrat Nelson bangkit.
Bahkan Nelson menginginkan perlakuan yang lebih dari Bella, rasanya dia ingin segera menerkam Bella saat itu juga. Nelson hanya mencium lembut bibir bella dan tanpa di sangka Nelson, Bella membalas ciumannya.
Nelson dengan semangat memangut bibir dan lidah Bella entah kenapa Bella menerima perlakuan Nelson? Dia merasakan sesuatu yang tak pernah dia rasakan sejak lama.
Bella merasakan semangatnya yang menggebu-gebu saat ini, saat Nelson dan Bella makin mesra Anita datang tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. Membuat Nelson dan Bella terperanjat kaget dibuatnya, bahkan Nelson terjatuh dari tempatnya saking kagetnya.
Anita yang melihat kejadian itu meminta maaf karena sudah mengganggu aktivitas mereka. “ Maafkan, maafkan aku.”
Nelson segera bangkit, dia merapikan pakaiannya dan kembali berlagak angkuh dan dominan, Bella yang melihat Anita pun langsung salah tingkah, Anita yang masih mematung di persilahkan masuk, dalam benak Anita. “ Siapa pria ini? Apa yang dilakukannya saat ini?
Mengingat ini adalah kamar pasien, Nelson yang menyadari ke canggungan ini dengan sigap memulai pembicaraan ini.
“ Bella, aku akan keluar menemui dokter untuk membahas kepulangan Dean. Aku akan segera kembali, tunggulah aku sebentar,” dengan nada yang hangat dia berbicara pada Bella, seraya mengecup lembut kening Bella sebelum Nelson melangkah pergi dengan anggunnya.
Anita yang melihat adengan itu merasa dirinya ikut tersipu malu, pipinya ikut merona, namun Nelson seakan tidak menganggap kehadirannya, tanpa peduli ada orang yang membicarakannya dia memperlakukan wanitanya sangat hangat dan perhatian.
“ Bella siapa pria itu? Apa yang dia lakukan di sini? Bukankah ini hari kerja?” Anita memberondong Bella dengan pertanyaan.
“ Dia adalah Nelson Hongli, dia seorang Presdir di Hongli Group.” Jawab Bella.
“ Apa?” Anita kaget mendengarnya
“ Ya, pelankan suaramu ada anak-anak yang sedang tertidur,” Bella menegur Anita.
“ Dia Nelson Hongli, tuan muda yang terkenal jenius dan berbakat dalam bidan bisnis? Aku sangat beruntung bisa melihatnya secara langsung hari ini, bukankah menurut rumor Nelson adalah seorang yang tidak hanya tampan tapi dingin, angkuh, sombong, dan juga berwibawa. Dia hampir tidak pernah tampil di depan publik selama ini. Dia juga tidak mudah di dekati oleh wanita. Dia sangat menjaga jarak dengan orang lain. Dia benar-benar sosok idaman setiap wanita.” Anita sangat mengagumi sosok Nelson.
“ Ya… aku bahkan tidak menyangka jika diriku akan dekat dengan tuan muda Nelson Hongli. Aku sendiri mengira jika Nelson hanya akan mempermainkan aku, tapi seiring berjalannya waktu aku dan Nelson semakin dekat, kami bahkan sering makan malam bersama.” Sambil tersenyum
“ Aku yang hanya wanita biasa bahkan memiliki dua putra tanpa pernah menikah membuatku sadar akan diriku sendiri, namun siapa sangka Nelson selalu berada di sampingku. Dan yang lebih mengangetkan adalah Nelson paman yang selalu bersama dengan Dean dan Dion selama aku bekerja. Bahkan mereka sudah menginap di mansionnya.”
“ Aku pernah berpikir apakah aku harus memulai kembali segalanya bersama Nelson.” Bella menceritakan awal mula kisahnya bersama Nelson.
Anita yang mendengarnya ikut bahagia, dan di sisi lain juga ikut sedih untuk Bella, Anita berbahagia melihat sahabatnya kembali memulai suatu hubungan dengan pria yang sangata memesona. Dan juga dapat diandalkan nantinya, Anita juga ikut turut bersedih jika mengingat kejadian masa lalu Bella yang menyakitkan itu, Anita berharap bahwa Nelson mampu menjaga dan membahagiakan Bella dan anak-anak nantinya.
“ Aku mengerti perasaanmu, tapi bukankah lebih baik jika kau mencoba untuk memulai kembali bersama dengan Nelson? Bukankah Nelson menyayangi anak-anak dan juga sebaliknya. Setidaknya dia menerimamu dan kedua putramu Bella,” ucap Anita.
“ Hmmm… kau benar Anita, Nelson memperlakukanku dengan sangat baik dan lembut, dia bahkan terlihat seperti ayah bagi anak-anak. Lagi pula Dion sudah tinggal bersama kedua orangtua Nelson di mansionnya, kedua orangtuanya sangat menyayangi anak-anak,” seraya tersenyum Bella menyelesaikan perkataannya.
Di ruangan Dokter Kevin.
Nelson sedang merokok di depan kaca jendela yang besar itu dengan lengan baju sudah digulung sampai siku, Nelson terlihat memesona dengan pancaran sinar matahari yang menyinari wajahnya yang tampan.
“ Di sini bukan ruangan untuk merokok tuan muda, mohon dipatuhi peraturan yang ada.” Dokter Kevin memperingatkan Nelson. Nelson dengan enggan mematikan rokoknya dia pun mendengus kesal.
“ Dean ingin kembali pulang ke rumah, apakah kondisinya memungkinkan untuk keluar dari rumah sakit?” Tanya Nelson.
“ Untuk saat ini kondisinya stabil, namun aku menyarankan agar membawa seorang perawat untuk merawat Dean di rumah,” ujar dokter Kevin.
“ Jika aku membawa seorang perawat ke rumah, Bella pasti curiga mengenai sakitnya Dean, Dean tidak ingin Bella tahu untuk sekarang.”
“ Bukankah kau cukup berpengalaman dalam hal menyuntikkan obat dan memasang infus? Jika kau bersedia melakukannya aku akan mengizinkan Dean pulang besok pagi bagaimana?” Dokter Kevin memberinya masukan.
Nelson memang sudah terlatih untuk melakukan hal dasar medis, karena dulu saat di militer Nelson harus bisa menangani urusan medis.
Nelson sedikit berpikir namun dia akhirnya menyanggupinya, dokter Kevin tersenyum puas.
“ Aku mempercayaimu tuan muda.”
Setelah Nelson berdiskusi dengan dokter Kevin akhirnya Nelson kembali ke kamar Dean, di sana tidak ada siapa-siapa, Nelson menuju tempat tidur Dean dan di sana ternyata Bella tertidur bersama Dean dan Dion.
Jangan lupa like, vote, dan komen ya guys. Terima kasih. 🙏🥰🫶🌹🌹
Bersambung