Legenda Long Chu

Legenda Long Chu
Menyembuhkan


Seorang lelaki yang cukup tua dengan rambut yang telah memutih seluruhnya. Dihias dengan kumis yang menutupi bibirnya ditambah janggut panjang yang juga ikutan memutih.


Dia terbaring tak bergerak seolah mati namun masih bernafas. Bibirnya bergetar ingin bicara namun tidak ada kata yang dapat dikeluarkan..


Matanya nanar menatap atap dan ada bulir air mata yang mengalir hingga menetes ke daun telinganya.


Dia dapat mendengar tapi tak dapat bicara untuk saat ini.


Long Chu melihat sekujur tubuh yang membiru itu dengan perasaan iba. Dia mendekat dan ingin menyentuh pergelangan, memeriksa nadi adalah syarat utama. Namun dihentikan oleh sebuah suara sebelum tangannya benar-benar menyentuh pergelangan orang tua itu.


"Biarkan dia memeriksa ayah paman Hui! Kita tidak bisa hanya berdiam diri saja. Jika terjadi suatu hal yang menyebabkan ayah–" Subing tidak sanggup melanjutkan kalimatnya. Dia harus menghentikan disana, sebab kata selanjutnya tidak ada yang menginginkan.


"Dia orang luar nona! Sedangkan tabib yang kita miliki saja belum bisa menyembuhkan racun yang menyebar, bagaimana mungkin seorang pemuda bisa lebih hebat dari tabib kita? Jika pun dia mengerti, itu mungkin hanya seujung kuku saja dan belum bisa menghasilkan apa-apa. Nona! Jangan dikira wajah tampan bisa mengobati. Kau jangan tertipu olehnya. Bahkan aku mengira dia adalah orang suruhan dari kerajaan!"


"Cukup tetua Hui. Apakah dengan diam saja ayahku akan sembuh? Ingat berapa waktu yang telah dihabiskan oleh tabib untuk mengobati racun ini. Belasan tahun! Coba tetua Hui bayangkan betapa lamanya penantian itu. Sekarang ada orang yang sedikit mengerti tentang racun dan ingin memeriksa, meski begitu tidak ada salahnya untuk dia mencoba. Jika Pun tidak bisa juga, itu tidak ada pengaruh kepadanya. Tapi kalau bisa itu sangat luar biasa bagi kita. Percaya kepadaku, karena aku mempercayainya" Subing meradang, emosinya langsung memuncak.


"Maafkan aku Nona! Aku hanya khawatir saja!" Tetua Hui membungkuk lalu mundur perlahan ke belakang. Memberi jarak dan berdiri tegak tanpa suara lagi.


"Terima kasih pengertiannya!" Kata Shen Subing, kini dia menatap Long Chu. "Lanjutkan apa yang aku ingin lakukan. Aku akan menghajar siapapun yang menentang!" Ucapnya lantang.


Beberapa orang yang ada disana langsung terdiam. Termasuk tabib yang baru masuk.


Tanpa ragu, Long Chu memegang tangan orang tua itu. Lalu menyalurkan energi Qi yang lembut untuk memeriksa. "Ini sudah terlalu parah!" Long Chu bersuara setelah terdiam lima tarikan nafas.


Semua orang saling pandang dan dalam benak mereka sepakat menyatakan bahwa pemuda itu bodoh. Bagaimana tidak? Dengan polosnya dia mengatakan kalimat itu. melihat warna kebiruan saja pada tubuh itu, sudah bisa mengetahui bahwa itu terlalu parah. Bahkan bisa berujung pada kematian. Namun tidak ada yang berkomentar, karena ada Shen Subing yang menjaganya.


"Aku bisa menyembuhkannya. Tapi metodeku tidak bisa dilihat oleh orang lain, termasuk dirimu! Namun aku tidak memaksa jika kau tidak bersedia. jika tidak segera dilakukan pengobatan. Maaf jika aku harus jujur! Ayahmu ini akan mati dalam setengah jam kemudian" selesai berkata Long Chu mundur perlahan memberikan mereka ruang untuk berdiskusi.


"Lakukan saja! Jika kau yakin bisa!" Ucap Shen Subing. Jika ada harapan kenapa tidak dipakai harapan itu. Daripada tidak bertindak sama sekali dan melihat kesayangan mati.


Tetua Hui menatap pemuda itu. "Aku serahkan semua keputusan kepada Non Subing, tapi ingat. Jika kau tidak bisa menyembuhkannya kau akan mati!" Ucap tetua Hui lantang sebelum pergi keluar dari ruangan itu.


"Aku percaya kepadamu!" Ucap Shen Subing. Setelah itu dia keluar dan menunggu di depan pintu. Tidak ada yang berani mengintip. Karena Shen Subing berjaga disana


"Bagaimana menurutmu racun yang diderita oleh orang tua ini?" Naga merah merubah diri tapi dalam bentuk kecil dan bicara.


"Jangan memakai cara yang lambat!" Ucap Naga Merah. "Serahkan padaku! Aku tau cara tercepatnya" Naga merah melayang di udara dan bertengger di dada orang tua itu. Ada sedikit ketakutan diwajah orang tua itu melihat naga berwarna merah mengeluarkan taring kecil.


Dia tidak pernah menduga ada sosok seperti itu didunia ini. Sosok yang hanya ada pada sebuah legenda. Tidak ada pula yang tau tentang keberadaan itu. Dan hari ini dia melihat langsung di penghujung umurnya. Bahwa naga itu benar-benar ada. Bukan hanya ada pada patung dan cerita fiktif belaka.


Naga itu kemudian membuka mulutnya lebar dan meletakan taring di dada orang tua itu dan menyedot dimana titik racun itu sebelumnya menyebar. Sebagai ahli dalam Formasi dia dapat melihat keberadaan titik racun yang menjadi akar permasalahan.


Tiga tarikan nafas, semua warna biru di tubuh tua itu memudar berganti dengan warna kulit yang cerah. Bahkan warna rambut sedikit menghitam. Itu menunjukan bahwa racun benar-benar menghilang.


Naga merah berkata kepada Long Chu. "Ambil botol kecil secepatnya!" Pintanya.


Long Chu bergegas mengedarkan pandangannya dan melihat ada botol bekas ramuan. Segera dia memberikan kepada Naga merah, tanpa bertanya.


Naga merah memasukan satu taring kedalam botol dan racun menetes perlahan dari taring tersebut hingga mengisi seperempat botol itu.


"Simpanlah! Suatu saat bisa digunakan untuk meracuni orang lain. Meskipun cara kerjanya lambat. Tapi kau bisa menanganinya dan menyempurnakannya untuk menjadi pendekar beracun yang kuat" ucap naga merah.


Orang tua itu bangun dan duduk. Dia dapat merasakan vitalitasnya cukup baik. Bahkan nafasnya tidak sesakit dan sesak seperti sebelumnya. Dia menatap dua sosok yang kini saling berbincang satu sama lain. Berkat dua sosok ini dia merasa ditarik dari ujung kematian dan dikembalikan lagi ke kehidupannya untuk memenuhi sumpahnya.


"Terima kasih banyak atas bantuan kalian!" Ucap Orang itu. "Aku adalah Shen Zhi Ran, aku berhutang nyawa kepada kalian berdua!"


Long Chu menoleh dan menatap orang yang menyebutkan namanya itu. Sama halnya dengan naga Merah. "Nak! Aku akan menyegel ingatanmu, sebab keberadaanku tidak boleh bocor dan diketahui" kata Naga Merah.


"Tidak masalah! Tapi bagaimana aku bisa membalas budi baikmu, jika ingatanku hilang!?" Tanya Shen Zhi Ran.


"Benar juga hahaha! Tapi tetap akan aku lakukan. Dan aku hanya akan menghilangkan keberadaan diriku dalam pikiranmu. Itu saja! Kau tetap bisa membalas budi kepada sahabatku ini Nak!" Ucap Naga merah. Dia membentuk sesuatu di udara menggunakan cakarnya, kemudian satu ujung cakarnya menyentuh kening Shen Zhi Ran. Tanpa perintah segel, dia tetap bisa menyegel.


Setelah itu, Naga merah berubah bentuk menjadi pedang dan diam di punggung Long Chu seolah tidak pernah dia muncul sebelumnya dalam bentuk sejatinya.


Shen Zhi Ran menyentuh kepalanya. Dia dapat merasakan kepalanya yang sakit, namun dia tidak berteriak. Mungkin itu pengaruh segel ingatan yang dilakukan oleh naga merah.


Shen Zhi Ran menatap pemuda itu dan berkata untuk kedua kalinya. "Terima kasih banyak atas bantuanmu Nak, aku berhutang nyawa kepadamu! Apapun yang kau inginkan aku akan berusaha membantumu, sebagai bentuk balas budiku!" Ucap Shen Zhi Ran