Legenda Long Chu

Legenda Long Chu
Membantu Yun Fei Yang


Pasar masihlah terlalu ramai dikunjungi oleh penduduk yang ingin berbelanja. Kebanyakan dari mereka hanyalah rakyat biasa. Namun ada juga sebagian pendekar. Akan tetapi tidak ada yang melerai atau menghentikan pemukulan yang dilakukan oleh dua orang kepada penjual dagangan.


Kedatangan empat pemuda pun menjadi tanda tanya besar di benak masyarakat yang sekarang mengelilingi mereka membuat lingkaran.


Long Chu menatap tiga orang itu dengan tatapan yang cukup tajam. Dia dapat melihat tingkatan ketiganya berada pada pendekar prajurit bintang dua paling tinggi. Jelas Yun Fei Yang akan kalah jika melawannya. Tapi Long Chu tentu tidak. Dia memiliki kepercayaan yang jelas dapat mengalahkan ketiganya. Karena dia berada pada bintang lima, selisih tiga bintang merupakan jarak yang sangat jauh. Seperti bumi ke langit yang tak dapat dihitung jaraknya.


"Bocah songong! Kau berani mengganggu urusan kami bertiga. Apa kau ingin mati cepat, Hah!?" Teriak Huan yang memegang Gada besar yang sebelumnya dipukul mundur oleh pemuda itu. Dia dapat merasakan bahwa pukulan yang diterima gada miliknya sangat besar. Hingga membuat tubuhnya ikut terpelanting.


Namun dia juga memiliki kepercayaan tinggi. Karena masih ada dua temannya yang berada satu bintang di bawahnya.


"Kita lanjutkan nanti memukulnya setelah kita membereskan kroco yang ada dihadapan kita ini!"


"Baik bos!" Sahut dua orang itu yang memiliki badan besar terlebih memiliki perawakan tinggi.


Mereka berdua maju. Menatap Long Chu lalu mengangkat jempolnya dan menurunkannya ke bawah. Tentu semua orang tau maksud dari dua orang itu. Keduanya jelas meremehkan empat orang pemuda yang ada di hadapan mereka lalu berkata "Jika kau merangkak di bawah kakiku. Maka aku akan melupakan hal yang sebelumnya. Tapi jika kau menolak maka tidak ada obat penawarnya" ucap salah satu.


Yun Fei Yang maju namun tangan Long Chu menahannya. "Tetaplah di belakang, kau bukan lawannya. Biarkan aku yang melumpuhkan mereka lebih dulu baru kau membalasnya. Bagaimana?" Tanya Long Chu seraya maju.


"Semangat saudaraku, patahkan tangan dan kaki mereka. Lalu biarkan aku mencincang tubuh mereka!" Yun Fei Yang meneriakkan kalimat itu, dia sangat percaya dengan kemampuan Long Chu. Meskipun dia tidak tahu sekarang Long Chu berada di tingkatan apa. Namun ini sama halnya dengan ketika dia bertemu pertama kali dengan pemuda itu. Dia dapat merasakan kepercayaan diri yang tak tergoyahkan.


Namun kalimat yang diucapkan oleh Yun Fei Yang sangat tidak bisa dipercaya oleh semua orang. Seolah itu mengharapkan keajaiban yang tak mungkin datang.


Bahkan lawan tertawa terpingkal ketika mendengarnya. "Kau membuat perutku sakit hahaha"


Namun detik selanjutnya. Mulutnya terbungkam oleh kepalan tangan yang langsung menghantam gigi hitamnya.


Praaak!! Pukulan Long Chu langsung mematahkan gigi orang yang tertawa itu, membuatnya harus menelan gigi hitamnya sendiri. Sungguh pergerakan yang sangat cepat.


Orang itu terpelanting ke belakang hingga terseok di tanah dan menabrak penonton. Dia langsung tumbang tanpa nafas.


"Apakah dengan menertawakan sahabatku, kalian berhak hidup?" Amarah Long Chu memuncak. Dia adalah orang yang cinta persahabatan di kehidupan masa lalunya meskipun tetap dikhianati sahabat baiknya. "Kalian berdua. Akan menerima masing-masing tinjuku ini!" Selesai berkata. Long Chu kembali bergerak. Dia mengambil pedang Yun Fei Yang tanpa disadari oleh Yun Fei Yang sendiri.


Lalu Long Chu meneruskannya serangannya ke arah lawan yang masih berdiri tanpa bergerak. 


"Dibelakangmu!" Salah satu berteriak meminta temannya untuk menghindar. Namun terlambat.


Pedang di tangan Long Chu meraih kaki lawan. Dan menebasnya dengan sekali tebasan kaki orang itu terputus.


Argh! Teriakan pilu terdengar sangat nyaring. Bahkan orang-orang yang melihat kejadian itu. Sebagian menutup mata mereka.


Takut? Mungkin terbesit rasa itu. Ketidakpercayaan? Jelas terlihat dari wajah mereka yang terperangah.


Yun Fei Yang tersenyum melihat kehebatan Long Chu dalam mengatasi masalah tanpa banyak bicara dan langsung Set saja.


"Maafkan aku!" Ucapnya memohon hidup.


"Jika maaf bisa menyembuhkan luka-luka yang diterima ayah sahabatku, maka kau orang yang bodoh dan terlalu naif. Patahkan tanganmu sekarang atau aku yang akan mematahkannya!" Perintah Long Chu dengan tatapan tajamnya. Meskipun dia lebih muda dalam segi umur. Namun dia lebih tua dalam segi pengalaman.


"Tidak! Aku tidak mau" orang itu menyeruduk penonton untuk kabur. Namun ada penonton yang menjejakkan kaki hingga orang itu terjatuh.


Mungkin dia menyimpan dendam lama. Hung ingin marah. Namun dia masih sadar ada orang kuat yang tak bisa dia lawan berdiri jadi dia berdiri kembali.


"Adik Yun. Amankan ayahmu, aku akan mengejarnya!" Segera setelah selesai berkata. Long Chu langsung menghilang dari pandangan semua orang. Hanya hembusan angin yang tersisa.


Sebagian orang bubar karena semua masalah di pasar itu telah teratasi. Zhan Shi melihat satu sosok bergerak merangkak perlahan mengikuti penduduk. Segera dia tersenyum, dia menepuk pundak Hu Li dan mengajak untuk menangkap orang itu menggunakan kode mata.


Hu Li mengangguk, segera dia menyapukan pandangannya ke segala arah, ketika dia melihat ada balok kayu. Dia pun mengambilnya dan langsung melompat.


Sosok itu langsung menoleh, namun apalah daya. Tubuhnya sudah sakit semua tak bisa lagi untuk melawan. Sebuah tendangan datang mengenai punggungnya. Dia terseok ke tanah. Tendangan Zhan Shi lebih dulu datang. Disusul oleh Hu Li yang mengayunkan kayu di tangannya


"Lumpuhlah kau wahai penjahat!" Teriak Hu Li dengan lantang


Orang itu langsung tersadar bahwa ada serangan susulan, segera dia menahan kepalanya dengan kedua tangannya yang disilangkan.


Tapi balok kayu sudah setengah jalan. Dengan tekanan berat badan Hu Li. Balok kayu itu turun dengan cepat.


Kraaak! Renyah sekali terdengar bunyi patahan tangan yang dipukul dengan balok kayu itu.


Hu Li melempar kayu di tangannya ke sembarang arah yang diyakini tidak ada orang disana.


"Selesai" ucap keduanya tersenyum dan menepuk-nepuk kedua tangan mereka hanya untuk menghilangkan debu yang menempel. Lalu keduanya mendatangi Yun Fei Yang yang telah dibantu oleh anak buah ayahnya yang bernama Huan. Yang sebelumnya telah melaporkan sesuatu yang terjadi.


"Bagaimana keadaan ayahmu, senior Yun?" Zhan Shi bertanya 


"Masih bisa diselamatkan tapi harus dibawa ke tabib lebih dulu untuk melakukan pengobatan termahal" kata Yun Fei Yang.


"Aku akan membantu untuk memapah ayahmu!" Kata keduanya.


"Terima kasih.!" Ucap Yun Fei Yang. Lalu dia mengalihkan pandangannya "Huan! Panggilkan tabib. Aku akan pulang kerumah membawa ayah"


"Baik tuan muda!" Sahut Huan.


Sedangkan Long Chu mengamati lari orang itu dari atas atap. Dia ingin tau kemana arah pulang orang itu. Apakah ada orang yang menyuruhnya atau hanya perselisihan antar keduanya saja...