
Baam! Dua kekuatan beradu di udara. Menggetarkan, menghembuskan angin ke segala arah. Menyapu debu di tanah dan menerbangkannya hingga menutupi pandangan semua orang. Tidak ada yang memiliki mata istimewa di sana selain naga merah yang bisa melihat segalanya dalam alam siluman ini.
Semenjak kekuatannya meningkat, dia bisa meminjamkan Long Chu kekuatan ataupun bersatu dengan Long Chu yang bisa menaikan drastis tingkatan, tapi itu cukup berisiko untuk tubuhnya jika tidak bisa menanggung beban yang diterima setelah selesai menggunakannya. Karena akan ada batas waktu yang bisa dipinjamkan.
Swoosh! Raja Ye keluar dari kabut asap yang bercampur debu itu dengan melompat ke belakang. Dia tersenyum meski ada darah yang mengalir di sela bibirnya kemudian tertawa.
"Hahahaha sekarang kemenanganku sudah ditetapkan, menyerahlah kalian semua dan tunduk di bawah kakiku dalam perintahku!" Ucap Raja Ye Niu. Dia sangat yakin bahwa ratu Bai Lin sudah tidak bisa bertarung lagi dan kemungkinan terburuknya adalah mati.
Semua orang dari pihak raja Ye bersorak sorai tertawa menyambut kemenangan yang diterima oleh kerajaan mereka. Hari penjajahan telah diselesaikan oleh sang raja dengan kekuatan yang tak terkalahkan..
Namun bagi pihak ratu Bai, tidak ada kenyamanan dalam hati mereka, tentu jika mereka kalah hanya ada dua pilihan. Bertahan hidup dengan menyerah. Mati untuk mempertahankan harga diri. Hanya itu salah satu yang bisa mereka pilih.
Keraguan justru menyelimuti hati mereka saat ini. Mereka masih menunggu apa yang sebenarnya terjadi dibalik kabut asap itu sekarang. Jika benar Ratu mereka dikalahkan. Baru mereka akan memutuskan apa yang harus dilakukan.
Bai Gong mengibaskan tangannya. Serangkum energi angin kecil muncul dan menghilangkan debu serta asap yang sangat lambat menghilang.
Ketika semua asap dan debu itu terusir dari hadapan mereka dan keatas langit. Semua mata menatap ke suatu tempat yang sama. Entah dari pihak ratu Bai Lin ataupun Raja Ye.
Namun mata mereka tidak menemukan satu kehidupan pun disana.
"Kemana ratu?" Bai Gong mengutarakan rasa penasarannya. Dia tidak yakin jika Ratu Bai Lin yang begitu kuat diantara mereka akan mati tanpa jasad sekalipun.
Pertanyaan itu pun juga sama dipertanyakan oleh hampir seratus orang yang ada dipihak yang sama dengan Bai Gong.
Raja Ye kembali tertawa, bahkan kali ini tawanya sangat nyaring dan terbahak.
"Apakah kalian melihatnya, ratu kalian telah mati tanpa jasad sekalipun!" Ucapnya. Meski ada sedikit keraguan dalam hatinya tentang menghilangnya ratu Bai Lin.
Raja Ye Niu duduk setelah diambilkan oleh bawahannya sebuah kursi dan arak yang begitu nikmat di tengah gurun sambil melihat pemandangan dari wajah bingung dan panik kerajaan Ye. Dia bersantai, bahkan sangat santai. Sebab menurutnya tidak akan ada lagi penghalang yang berpotensi mengalahkannya. Karena hanya Ratu Bai Lin lah kandidat pertama, namun dia juga sudah dikalahkan.
Sedangkan yang lainnya. Hanya berada paling tinggi di bintang tiga. Jadi itu bisa dianggapnya semut belaka.
Bai Gong menoleh ke belakang, dimana sebelumnya disana ada seseorang dari bangsa manusia yang diajak oleh ratu, yang dikatakan ratu akan menjadi pembeda dan penghancur raja Ye.
Namun dia tidak menemukan keberadaan pemuda itu disana. "Bai Du! Pemuda yang duduk disini tadi kemana? Apakah dia kabur?"
"Tak mungkin dia kabur, tunggu aku akan mendeteksi keberadaannya!" Sahut penasehat Bai Du. Dia menyentuhkan ujung jarinya ke kening dan pencarian dilakukan. Dua tarikan nafas terlewatkan namun tak kunjung ditemukan.
"Aku sudah mencari hingga puluhan kilometer, akan tetapi tidak dapat merasakan kehadiran pemuda itu!" Bai Du menutup pencariannya.
"Bagaimana bisa?" Tanya Bai Gong.
"Entahlah!" Bai Du mengangkat kedua bahunya seraya berkata lagi "Yang terpenting sekarang bukan masalah pemuda itu. Tapi cara kita menghadapi raja Ye.
Benar itu adalah Ratu Bai Lin yang berada dalam dekapannya.
Long Chu menurunkan Ratu Bai Lin.
Sebelumnya..
Jiwa Long Chu kembali ke tubuhnya, ketika itu dia langsung menerima transmisi suara dari naga merah untuk menyelamatkan Ratu Bai Lin.
Long Chu dengan gerakan Monyet mencuri mangsa, bergerak tanpa disadari semua orang yang berdiri di dekatnya. Sebab mereka terpaku pada kekuatan yang dilepaskan oleh Ratu Bai Lin dan juga Raja Ye Niu.
Ketika itu, sebelum serangan dahsyat itu menghantam tubuh ratu Bai Lin. Long Chu muncul dan menghilang dari tempat itu. Dia membawa masuk ratu Bai Lin kedalam cincin dunia. Didalam sana, dia memberikan pil penyembuhan yang pernah dibuatnya.
Setelah ratu cukup merasa kekuatannya kembali. Setidaknya lima puluh persen, Long Chu pun membawanya keluar dari cincin dunia.
…….
Terkejut!
Semua orang jelas terkejut melihat kemunculan ratu.
Bai Lin sendiri wajahnya memerah bak tomat matang. Pipinya sangat panas. Sebelumnya dia menikmati ketika dipeluk oleh pemuda itu. Namun tak disangka pelukan itu malah membawa dia keluar dari tempat asing yang tak terdeteksi siapapun. Dia pun pernah mencoba mendeteksi keberadaannya ketika didalam cincin dunia. Namun hanya ada ruang hampa yang tak berbatas keberadaannya yang dapat dirasakannya.
"Ratu!"
Bai Lin segera berpaling dan membenahi wajahnya yang malu, lalu turun dari gendongan Long Chu.
Dengan sedikit rona yang dapat dilihat oleh semua orang dia lantas berkata "Aku baik-baik saja!"
Mereka pun mengesampingkan pertanyaan yang membuat merah wajah ratu, yang terpenting bagi mereka ratu masih selamat dan masih ada harapan untuk menang terlebih kata baik-baik saja itu melegakan hati mereka yang sempat semrawut.
"Syukurlah!" Ucap semua orang dari pihak ratu Bai Lin.
Sementara itu. Raja Ye langsung menghentakan gelas arak di meja, membuat keduanya hancur antara meja dan gelas itu. Sebab dia dapat melihat Ratu Bai Lin tidak terluka sedikitpun dari luar. Namun ketika dia mendeteksi lingkaran tenaga dalam wanita itu. Dia menemukan sebuah kesenangan. Ratu Bai Lin tidak sekuat sebelumnya. Cahaya lingkaran tenaga dalam yang dimilikinya tidak nampak terang, yang artinya Ratu Bai Lin kehilangan setengan kekuatan tempurnya. Itu jelas menguntungkan.
Dengan amarah yang tinggi, dengan kekuatan yang dimiliki. Raja Ye Niu sangat yakin kali ini. Bahwa Ratu Bai Lin akan dapat ditangkap dan dijadikan sebagai pemuas nafsunya. Hasratnya, budaknya untuk seumur hidupnya.
Sebelumnya dia juga sedikit menyesal jika ratu Bai Lin mati. Karena dia sangat menyukai Ratu Bai Lin dari wajah, tubuh bahkan setiap gerakan, mengundang pesona.
Raja Ye melompat cukup tinggi dengan berputar badan diudara beberapa kali hingga mendarat dengan sempurna di hadapan ratu Bai Lin dan seorang pemuda yang tidak lain adalah Long Chu.