
Beberapa hari kemudian..
Saat Angela masih dalam proses perawatan dan belum sadarkan diri,akhirnya ia mulai membuka mata.Dan ia baru menyadari jika seluruh wajahnya saat ini sedang ditutupi oleh perban.
Angela pun panik dan mencoba untuk menyentuh wajahnya.
"Nona sudah sadar." sahut seorang perawat pada Angela.
Angela pun langsung menoleh kearah sang perawat.
"Suster,bagaimana dengan wajah ku??kenapa wajahku semua nya ditutupi perban??" tanya Angela yang panik saat meraba seluruh wajahnya.
"Wajah nona sedang dalam perawatan karena luka bakar akibat terkena air keras."jelas sang perawat pada Angela.
"Lalu kapan perban ini akan dibuka suster??muka ku tidak akan cacat kan sus??" tanya Angela masih dengan perasaan yang panik.
"Kalau itu cuma dokter yang bisa jelaskan nona.Saya cuma merawat nona selama masa pemulihan." jawab sang suster.
"Dan kau akan melepas perban itu di dalam penjara." sahut Dion yang tiba-tiba datang bersama Alice.
Seketika Angela menoleh dengan tatapan yang sangat kaget.
"Dion.." seru Angela.
Sang suster pun langsung meninggalkan mereka bertiga.
"Kenapa??kau terkejut ?" tanya Dion dengan sikap tenang.Sedangkan Alice memilih berdiri dibelakang Dion.
"Dion,kau lihat kondisi ku sekarang??ini semua karena gadis sialan itu..Huaa.." kata Angela yang mencoba merengek pada Dion.Berharap Dion akan mempercayai ucapannya.
"Cih..Wanita menjijikkan.. kau yang berusaha melukai wanita ku,tapi kau mencoba memfitnahnya." sindir Dion dengan kata tajamnya.
"Aku tidak memfitnahnya Dion??kau bisa lihat kan bagaimana kondisi ku sekarang??Ini semua karena gadis itu??dia yang justru sudah mencelakai ku..Huua.." jawab Angela yang masih tidak mengakui perbuatannya.
Tak berapa lama beberapa orang petugas kepolisian datang menghampiri mereka.
Dion yang menyadari kedatangan mereka,langsung menoleh.
"Baik pak,borgol dia." sahut salah satu mereka dan menyuruh rekannya untuk memborgol tangan Angela
Angela pun seketika panik dan ketakutan melihat salah satu sang petugas kepolisian akan memborgol tangannya.
"Dion,kenapa jadi aku yang harus ditangkap??harusnya gadis sialan ini..Kau salah paham Dion..!!" ujar Angela yang mencoba memberontak.
"Kau jelaskan saja pada mereka.Karena tidak ada gunanya kau menjelaskannya pada ku wanita iblis." jawab Dion dengan nada dingin.
"Tidak,tolong jangan lakukan ini padaku Dion..Pak,jangan bawa kau..Ini salah paham..harusnya kalian tangkap gadis penipu ini..Aku tidak bersalah..!!" jawab Angela yang semakin memberontak.
Tapi sayangnya ia tidak dapat berbuat banyak,ketika kedua tangannya sudah diborgol.
"Nanti nona bisa jelaskan di kantor polisi,bawa sekarang." jawab polisi tadi yang memerintahkan rekan polisinya tadi.
"Aku tidak mau..apa kalian tidak lihat kondisi ku??Dion,tolong jangan lakukan ini padaku..kenapa kau tidak percaya padaku??tidak,aku tidak mau..lepaskan aku..!!" teriak Angela yang terus berusaha memberontak.Tidak peduli dengan kondisi wajahnya yang masih diperban dan menahan rasa sakit karena air keras yang mengenai wajahnya tadi.
Setelah Angela sudah dibawa pergi,Alice pun hanya memandang prihatin pada Angela.
"Kuharap ini menjadi pelajaran yang berharga untuk wanita itu." ujar Alice.
"Ya,ini lah bayaran yang harus ia terima.Seperti apa yang sudah dilakukan ayahnya.Dengan begini dia tidak akan mengusik kita lagi." ujar Dion.
Dan akhirnya Dion pun menikahi Alice tanpa ada lagi seorang pun yang mengusik kehidupan baru mereka.
Sementara Ken harus bisa menerima ikhlas jika gadis yang selama ini ia sukai sudah bersama pilihannya.
Sedangkan Angela dan Alexander sang ayah menebus kesalahan nya dibalik jeruji besi tahanan untuk waktu yang cukup lama.
Ending..
...****************...
Terima kasih untuk readers yang sudah mengikuti cerita othor..😊😊
Semoga para readers terhibur dan maaf jika banyak kata-kata typo di dalam setiap alur ceritanya..🙏🏻🙏🏻