Gadis Buta Milik Tuan Arogan

Gadis Buta Milik Tuan Arogan
Bab 39


Dion akhirnya menuruti ajakan Arga untuk menghadiri acara reunian yang diadakan oleh teman-temannya semasa SMA dulu.


Tiba di Bar,Dion langsung disambut okeh teman-temannya dengan gembira.


"Hai bro..akhirnya kau datang juga,kami kira kau tidak akan datang.." ujar Jimmy salah satu teman Dion.


Dion hanya tersenyum sembari menghampiri menarik kursi untuk duduk.Dan tepatnya ia duduk disebelah Arga yang sudah lebih dulu datang.


"Aku tahu kenapa kau tiba-tiba memutuskan untuk datang." ujar Arga yang mencoba main tebak-tebakan dengan Dion.


Dion hanya diam sambil menuangkan minuman yang ada di atas meja.Minuman yang mengandung alkohol yang sudah dipesankan oleh teman-teman Dion.


"Kau datang pasti karna penasaran dengan Megan bukan??" tanya Arga menebak lagi.


"Apa kau pikir aku peduli??"tanya balik Dion dengan santai nya sambil meneguk minumannya.


"Wajah mu tidak bisa dibohongi bro. Tapi siap-siap saja kau akan patah hati lagi." ujar Arga langsung merendahkan nada bicaranya agar tidak terdengar oleh teman-temannya yang lain.


Sesaat Dion menoleh ke Arga.


Arga yang belum sempat melanjutkan kalimatnya,tiba-tiba dikejutkan dengan kedatangan seseorang yang sudah mereka tunggu.


"Hai,semuanya..maaf aku terlambat.." sahut Megan yang ternyata datang lebih akhir sambil menyapa mereka semua,termasuk Dion sendiri.Megan pun menyapa mereka dengan senyuman yang ramah dan manis.Membuat beberapa teman lelaki Dion merasa terpesona dengan senyuman Megan.


Namun berbeda dengan Dion yang justru bersikap biasa saja dan kembali menikmati minumannya.


Megan hanya tersenyum dan mengikuti ajakan Jimmy untuk duduk.dan Megan memilih duduk tepat dihadapan Dion.Sambil sesaat memperhatikan Dion.


"Bagaimana dengan kehidupan mu sekarang Megan??ku dengar kau sekarang lagi melanjutkan studi mu diluar negeri..Apa benar??"tanya Arga yang langsung lebih dulu bertanya.


"Ah..kehidupan ku baik-baik saja..Ya,aku memang sedang melanjutkan studi ku di sana,dan tahun ini mungkin studi ku sudah selesai.." jawab Megan menjelaskan.


"Lalu,apakah sekarang kau sudah punya pacar??haha.." tanya Jimmy penasaran.


Begitu juga dengan Arga dan teman-temannya yang lain.Sementara Dion memilih diam dan bersikap cuek.Tapi,sesaat sesekali ia memperhatikan Megan.Yang sudah sekian tahunnya tidak bertemu.


Dan ia pun tidak bisa mengelak,jika Megan terlihat semakin cantik.Dan bahkan lebih anggun dari sebelumnya.


Dion dulunya memang sempat menyukai Megan,wanita yang dulunya dikenal sangat pintar dan ramah.Juga begitu banyak disukai oleh siapa pun,membuat Dion sedikit menaruh hati padanya.


Tapi sayangnya,ia harus menerima cinta bertepuk sebelah tangan.Sebab saat itu,Megan memilih untuk fokus belajar hingga lulus.Dan tidak berminat untuk berpacaran dengan siapa pun.


Dion yang dengan sabar menunggu Megan hingga lulus,berharap bisa mengutarakan isi hatinya pada Megan setelah lulus nanti.


Namun sayang,Dion harus menerima kekecewaan dan patah hati.Karna setelah lulus sekolah,Megan justru pindah keluar kota mengikuti orang tuannya yang berpindah tugas karna pekerjaan.


Pada akhirnya,Dion merasa tidak ingin berpacaran dengan siapa pun.Karna dia tidak mau merasakan cinta yang bertepuk sebelah tangan.Yang hanya dirinya saja merasa mencintai,tapi tidak dicintai.Dan justru ditinggal begitu saja tanpa kejelasan.