
Alice masih terus meronta minta dilepaskan tangannya.Dion pun akhirnya melepaskan tangan Alice dari cengkraman nya.
"Tolong hentikan mobilnya..Aku mau turun..!!" sentak Alice menyuruh Dion untuk berhentikan mobilnya.
Namun,Dion memilih diam dan mengabaikan perintah Alice.
"Tuan..anda mau bawa aku kemana??tolong hentikan mobil anda." tanya Alice yang kesal.
Dion tetap memilih diam dan tidak menjawab pertanyaan Alice.
"Pak,tolong hentikan mobil ini..biarkan saya turun..!!" kata Alice yang kini berbicara pada sang sopir sambil tangannya pun mencoba meraba ke pintu mobil untuk membukanya.
Sang sopir pun ikut tidak menanggapi jika Dion sang majikan tidak memberinya perintah.Sang sopir tetap mengemudikan mobil sampai tujuan sesuai perintah Dion.
...****************...
Toko kue Ken ..
Ken yang baru saja tiba di toko,sesaat mencari keberadaan Alice.
"Cecilia..apakah Alice sudah datang??" tanya Ken pada Cecilia yang sedang duduk.
"Belum datang pak,seharusnya sih sudah datang jam segini..karna bibi nya tadi telepon ke saya, sehabis dari rumah sakit akan langsung kesini." jawab Cecilia menjelaskan.
"Oh begitu..ya sudah,jika dia sudah datang suruh langsung keruangan saya." ujar Ken.
"Baik pak."jawab Cecilia mengangguk.
Ken pun meninggalkan Cecilia menuju ruangannya.
...****************...
Angela berniat datang ke kantor Dion tanpa sepengetahuan Dion.Dia seakan juga tidak terima dengan ulah Dion yang membuat perusahaan sang ayah diambang kehancuran,terlebih dirinya juga yang sudah dicampakkan Dion begitu saja.
Saat memasuki ruangannya,ia justru tidak melihat keberadaan Dion yang seharusnya berada di ruangannya.
"Kemana dia..?" tanya Angela dengan tatapan yang kesal.
"Maaf nona,nona tidak boleh memasuki ruangan ini tanpa ijin ..silakan nona keluar dari ruangan inj." sahut sang sekretaris menyuruh Angela keluar.
Dengan perasaan yang masih kesal,Angela langsung melirik tajam kearah sang sekretaris.
"Bukan urusan mu wanita sialan..!!! tidak ada yang boleh melarang ku masuk kesini,terserah aku mau masuk kapan saja..!!paham,wanita bego..!!!" sentak Angela langsung melampiaskan amarahnya pada sang sekretaris.
Membuat sang sekretaris pun bernama Bella itu langsung terkejut syok saat dibentak oleh Angela.
Angela pun langsung pergi meninggalkan Bella begitu saja.Sementara Bella hanya menatap tajam kearah Angela yang sudah pergi.
"Dasar wanita iblis..beraninya dia membentak ku.. semoga saja hari mu sial.." umpat Bella dengan kesal.
...****************...
Tiba ditempat tujuan,Dion mengarahkan Alice keluar dari mobilnya dan membawanya ke sebuah apartemen kediamannya sendiri.
"Tuan,sebenarnya anda mau bawa aku kemana?tolong lepaskan tangan ku.." tanya Alice yang tangan nya masih dicengkram oleh Dion dan membawanya entah kemana.
"Sudah diam saja dan ikuti arahan tangan ku." jawab Dion yang akhirnya bicara.
"Tapi aku harus pergi bekerja..anda jangan membuat ku dalam masalah..aku bisa di pecat tuan." ucap Alice menjelaskan pada Dion dan tetal memaksa melepaskan tangannya dari genggaman tangan Dion.
"Kalau kau di pecat,kau bisa bekerja pada ku." jawab Dion lagi.
"Apa?? A..aku tidak mau,lepaskan tangan ku tuan..!!" seru Alice yang sesaat terkejut dan langsung menolak dengan ucapan Dion.
"Aku akan menggaji mu 3x lipat dari tempat mu bekerja." ujar Dion mengungkapkan.