Gadis Buta Milik Tuan Arogan

Gadis Buta Milik Tuan Arogan
Bab 94


Seminggu kemudian..


Dion tengah sibuk mempersiapkan hari pernikahan mereka yang akan di selenggarakan beberapa hari lagi.


Alice akhirnya menerima lamaran Dion,karena menganggap Dion benar-benar serius padanya.Dan yakin jika Dion akan menjaga dan melindunginya dengan tulus


"Sayang,apa kau sudah menentukan akan bulan madu kemana??" tanya Dion datang berkunjung ke rumah Alice.


"Bulan madu??itu apa?"tanya Alice yang tidak mengerti.


"Liburan khusus untuk pasangan yang sudah menikah.Dengan ber madu kasih,menyatukan cinta antara kau dan aku di atas ranjang." jawab Dion menjelaskannya pada Alice sambil menatap dengan menggoda.


"Memangnya itu harus??" tanya Alice yang sesaat merasa gugup.


"Tentu saja,itu sudah seharusnya dilakukan oleh setiap semua pasangan yang sudah menikah.Jadi kau harus mempersiapkan dirimu untuk menyerahkan seluruh tubuh mu untukku." jawab Dion langsung tersenyum.


Wajah Alice langsung memerah,seakan ia langsung mengerti apa yang dimaksud Dion.


...****************...


Alice berniat ingin mengunjungi toko kue Ken.Tapi kali ini ia memilih pergi sendiri,karena ia tahu jika Dion sampai saat ini masih sedikit tidak begitu menyukai sosok Ken.


"Permisi." ujar Cecilia.


Cecilia yang tadinya sedang melamun,seketika terkejut dan sadar saat melihat Alice datang.


"Alice..!! apa aku sedang bermimpi..ah,sahabat ku.." seru Cecilia langsung menghampiri Alice sambil memeluk erat Alice.


Karena sejak berhenti dari pekerjaannya,Cecilia sudah jarang bertemu dengan Alice.Dan Cecilia pun juga merasa senang,saat tahu Alice juga sudah bisa melihat.


"Hai Cecilia.Apa kabar." sapa Alice pada Cecilia.


"Kabar ku sangat baik.Kenapa kau tidak mau memberitahu ku kalau mau datang??". tanya Cecilia.


"Kejutan,aku sengaja.."jawab Alice tersenyum.


"Woah..aku merasa sangat senang bisa bertemu dengan mu lagi.Lalu ada apa kau datang kesini??apa mau bertemu dengan pak Ken??" tanya Cecilia penasaran.


"Iya,memang ingin bertemu dengan kak Ken.ada sesuatu yang ingin ku berikan padanya." jawab Alice.


Alice hanya tersenyum.


Dan tak berapa lama Ken pun baru saja datang,membuat mereka berdua langsung menoleh kearah Ken.


*


*


Ruang kerja Ken..


"Bagaimana dengan kabar mu Alice?sejak kau berhenti,kita tidak pernah bertemu lagi." tanya Ken.


"Kabar ku baik-baik saja kak,kakak bagaimana??" tanya balik Alice dengan nada ramahnya.


"Aku juga baik-baik saja." jawab Ken.


"Maaf kita memang sudah jarang bertemu karena aku memang sedikit sibuk kak." ujar Alice menjelaskan.


"Tidak apa-apa,aku mengerti..Lalu ada apa tiba-tiba kau datang ingin menemui ku??" tanya Ken lagi.


Sesaat Alice mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya dan memberikannya pada Ken.Ken yang menerimanya,langsung mengernyitkan alisnya keatas.


"Undangan??" tanya Ken memastikan.


"Iya,ini undangan pernikahan ku kak."jawab Alice memperjelas nya.


"Kau akan menikah??" tanya Ken yang kaget saat mengetahui undangan tersebut adalah undangan pernikahan Alice.


"Benar kak..ku harap kakak bisa datang ke acara pernikahan ku." jawab Alice menjelaskan lagi.


"Jadi kau akan menikah ??apakah dengan pria itu??" tanya Ken menyinggung Dion.


Alice pun langsung tersenyum mengangguk.


"Iya kak..dengan pria yang sudah menyelamatkan ku dan dia juga orang yang sudah membantuku mencarikan pendonor mata ku sebelum mata ku di operasi."jelas Alice panjang lebar.