Gadis Buta Milik Tuan Arogan

Gadis Buta Milik Tuan Arogan
Bab 19


Malam hari..


Dion mendatangi ke kediaman kakek dan neneknya.Ia sebenarnya sangat malas menemui kakek dan neneknya.Sebab ia bisa menebak,jika kedatangannya bukan hanya untuk memperingati hari kematian kedua orang tuanya saja.Melainkan pastinya membicarakan tentang perjodohan yang mereka lakukan.


Tiba dikediaman,kakek dan nenek yaitu bernama William dan Elisabeth menyambut kedatangan Dion.Dion hanya menunjukkan senyuman yang datar pada mereka.


William dan Elisa mengajak Dion untuk makan malam bersama.Saat makan malam tidak ada obrolan sama sekali diantar mereka.Karna sudah menjadi aturan dalam keluarga mereka yang tidak boleh bicara sambil mengobrol.


Selesai makan malam,William mengajak Dion untuk bersantai dulu.Sebelum Dion pergi meninggalkan kediamannya.William tahu jika Dion tidak akan betah untuk berlama dikediamannya.


"Bagaimana dengan perusahaan mu??" tanya William membuka topik pembicaraan.


"Seperti biasa kek,semua berjalan tanpa hambatan." jawab Dion sedikit sombong.


"Bagus lah kalau kau mengelolah perusahaan mendiang ayahmu dengan baik..Artinya kakek tidak perlu meragukan kemampuan mu dalam mengurus perusahaan itu." ujar William memuji Dion.


Dion hanya tersenyum miring,merasa ia tidak bangga dengan pujian kakeknya.


"Lalu,bagaimana hubunganmu dengan Angela??apakah hubungan kalian sudah dekat??" tanya William mengalihkan topik pembicaraannya.


"Aku rasa tidak berpengaruh dengan hubungan kami,walaupun kakek menjodohkan ku dengan wanita ja*ang itu." ujar Dion dengan santai nya.


"Ya..tapi hanya urusan bisnis bukan perasaan..Kakek harus tahu aku menerima perjodohan itu bukan karna aku menyukai anaknya..tapi hanya ingin memanfaatkan kerja sama mereka..jadi kuminta,untuk hal kakek jangan mencampuri urusanku..disini posisi kakek hanya menjadi perantara untuk bisnis kami,selebihnya adalah urusanku." jelas Dion dengan tegas.


"Jadi kau ingin mempermainkan keluarga mereka??kau ingin mencampakkan Angela setelah kau mendapatkan tujuanmu??" tanya William menebak.


Dion memilih diam dan mengalihkan pandangannya dari sang kakek.William hanya memilih menatap serius tanpa menunggu jawaban yang keluar dari mulut Dion.Karna dia sudah tahu dari awal,jika Dion memang hanya ingin memanfaatkan perusahaan ayah Angela.Dengan sengaja menerima perjodohan yang diinginkan ayah Angela.


...****************...


Angela seperti biasa berkumpul dengan teman-temannya disebuah cafe mewah.Angela memang sangat dikenal wanita yang sosialita.Hidup dengan bergelimang harta,membuatnya harus mengutamakan gaya hidup yang serba glamor.Termasuk sering menghabiskan uang untuk mentraktir teman-temannya berkumpul di cafe.


"Say.. kenapa kau masih belum mengajak calon tunangan mu itu??kita sangat penasaran dengan sosoknya..kami ingin melihatnya." sahut Maudy teman Angela.


"Maudy benar,aku juga sangat penasaran..apakah pria mu itu begitu sibuk dengan bisnisnya??"Sahut Kate ikut bertanya.


"Aku juga ingin memperkenalkan dia pada kalian,tapi dia benar-benar sangat sibuk..bahkan waktu untukku saja dia masih tidak bisa." jawab Angela terpaksa berbohong.


Karna kenyataannya Dion pasti tidak akan mau menemani dirinya untuk bertemu dengan teman-temannya.Terlebih mengingat kejadian kemarin,hanya meminta menemani shopping,dia harus menerima perlakuan kasar dari Dion,dan bahkan menghina dirinya.Hal itu tidak akan membuat Angela bisa lupa dengan kejadian yang sudah memalukan dirinya.