Gadis Buta Milik Tuan Arogan

Gadis Buta Milik Tuan Arogan
Bab 52


Setelah dari tempat pemakaman,Dion pergi perusahaannya.


Baru saja tiba,dia dikejutkan dengan kedatangan Arga yang tanpa memberi tahu dirinya sebelumnya.


Arga yang terlihat duduk santai nya,yang ternyata sedang menunggu kedatangannya.


"Ada apa kau kesini??"tanya Dion berjalan menghampiri Arga.


"Sesuai janji ku,aku sudah menemukan siapa pelaku yang sudah hampir membuatmu terbunuh..ini.." jawab Arga sembari menyerahkan sebuah berkas pada Dion.


Dion pun mengernyitkan alisnya keatas menatap Arga sembari melirik kearah berkas tersebut.


"Dan ternyata dugaan ku benar,sepertinya ada yang tidak menyukai mu dan berkaitan dengan Angela.,dan satu lagi dugaan mu ternyata salah besar pada gadis itu." sambung Arga menyindir.


Arga pun beranjak bangkit yang akan bersiap-siap pergi.


"Mungkin setelah kau membaca isi itu semua,kau tidak akan percaya..Dan lepas dari itu semua,kuharap kau minta maaf pada gadis itu.." ucap Arga menasehati Dion.


Sesaat Dion pun terdiam.


"Bersikap lah layaknya lelaki yang gentle dan jangan selalu mengandalkan apa yang kau miliki sampai kau harus menindas dia..aku merasa sangat kasihan pada gadis itu."


Arga pun langsung meninggalkan Dion sendirian diruang kerjanya.Dion pun hanya bisa terdiam sambil menarik nafas panjangnya.


Dion pun membaca isi seluruh isi kertas yang diberikan Arga tadi.Setelah membacanya dengan serius dan fokus.Dion langsung mengepal kertas tersebut dengan sangat emosinya.


"Brengsek..sialan..Beraninya dia berurusan denganku..!!aku akan menghabisimu bajingan." umpat Dion meluapkan emosinya


...****************...


Dan benar saja,tiba di rumah Ken melihat sang ibu sedang bersantai sambil menonton tv.Ken pun sesaat menarik nafas panjangnya sambil menggelengkan kepalanya.


"Ibu." panggil Ken.


Seketika membuat Amanda terkejut dan menoleh kearah Ken.


"Ken..-" seru Amanda yang masih terkejut.


"Kenapa kau sudah pulang nak??" sambung Amanda yang langsung bersikap salah tingkah.


"Jadi ini alasanmu menyuruhku untuk bertemu dengan teman lama ibu,tapi ternyata ibu melakukan kencan buta untukku??tanpa sepengetahuan ku??" tanya Ken langsung to the point dengan nada datar.


"Ah..Itu..maaf Ken,ibu terpaksa..kalau ibu mengatakan yang sebenarnya kau pasti akan menolak kencan itu.." jawab Amanda menjelaskan apa adanya.


"Lalu apa ibu pikir aku akan menerima kencan buta itu??lebih baik hentikan ini semua bu..apa pun yang ibu lakukan,aku tidak akan setuju..ibu tidak berhak menentukan siapa yang harus bersamaku." ucap Ken dengan tegas.


"Kenapa kau sulit sekali mengikuti kemauan ibu??ibu melakukan ini semua juga untuk kebahagiaan mu..menentukan pilihan yang terbaik untuk masa depan mu Ken." ucap Amanda menasehati Ken.


"Aku tahu siapa yang harus menjadi pilihan ku..aku tidak mau ibu terlalu mencampuri urusan pribadi ku.." jawab Ken menentang nasehat ibunya.


"Apa karena kau begitu berharap pada gadis buta itu??ingat Ken,ibu sampai kapan pun tidak akan menyetujui kalau kau ingin bersama gadis itu..jangan merusak nama baik keluarga kita hanya karena karena kau terlalu egois Ken." kata Amanda dengan tegas.


"Kalau pun aku tidak bersamanya,bukan berarti aku akan menuruti kemauan mu bu..Siapa pun pilihan ku cuma aku yang berhak menentukannya.." jawab Ken langsung meninggalkan ibunya.


"Ken..Ken..ibu belum selesai bicara..!!" panggil Amanda dengan nada kesal.


Tapi Ken justru mengabaikan Amanda dan tetap pergi.Amanda pun hanya mendengus kesal.