Gadis Buta Milik Tuan Arogan

Gadis Buta Milik Tuan Arogan
Bab 79


Dion hanya memilih diam dan menatap Alice.


"Tolong tuan,jangan seperti ini..berapa kali aku harus bilang pada anda..aku hanya ingin hidup normal seperti diawal..tanpa masalah yang harus terlibat dengan anda..bisa tidak anda mengerti perasaan ku.." ucap Alice meluapkan perasaannya yang selama ini tersakiti karena ulah Dion padanya.


Dion masih diam dan membiarkan Alice terus meluapkan seluruh isi hatinya lagi.


"Kenapa??kenapa harus aku??aku gadis buta dan miskin,bukan aku yang seharusnya anda sukai.. sudah ku bilang,ini tidak masuk akal..jangan mempermainkan hidup ku terus..cari lah kebahagiaan anda dengan orang lain..bukan pada ku,yang pada akhirnya tetap aku yang akan tersakiti..!!!" ucap Alice dengan nada penuh emosi yang seakan tidak bisa mengendalikan amarahnya lagi.Karena melihat sikap Dion yang seakan tidak mengerti posisinya.


Mendengar semua apa yang sudah diungkapkan Alice,Dion langsung menarik tangan Alice dan mendekapnya dengan erat.


Tidak peduli dengan tindakan Alice yang akan menolaknya lagi.


"Lepaskan aku tuan..kenapa anda harus melakukan ini pada ku.."kata Alice berusaha melepaskan dirinya dari dekapan Dion.


Tapi Dion tetap semakin mendekap tubuh Alice kedalam pelukannya.


"Melihat mu menyadarkan semua kesalahan ku..Dan tidak peduli bagaimana sikap dan rasa benci mu pada ku..aku akan tetap menyukai mu.. aku juga akan bersumpah akan menjaga mu,memberimu kebahagiaan bukan penderitaan yang pernah ku lakukan pada mu.." ungkap Dion mengutarakan isi hatinya lagi pada Alice.


Seketika membuat Alice terdiam dan mematung,saat Dion kembali mengungkap kan perasaannya.


"Kalau kau merasa aku tidak bisa membahagiakan mu,aku akan menjauh dari kehidupanmu..tapi untuk saat ini,tolong kasih kesempatan 1 kali untuk ku membuktikannya,karena semua yang ku katakan murni dari hati ku sendiri..bukan hanya terucap dari mulut ku saja."sambung Dion mencoba meyakinkan Alice.


"Tidak masalah kalau kau belum bisa menjawab pernyataan perasaanku,tapi ku minta maafkan semua kesalahan ku..dan pertimbangkan lagi semua yang sudah ku ungkapkan semuanya padamu." kata Dion dengan nada serius.


Alice pun menarik nafas panjang nya sambil berpikir dengan perasaannya yang bingung.


Bagaimana ini??haruskah aku memberinya kesempatan??tapi rasanya aku masih sangat takut,jika dia kembali menyakiti perasaan ku lagi..aku harus bagaimana??' batin Alice yang masih terus bingung.


"Kau mau kan mempertimbangkan nya lagi??" tanya Dion.


"A..Aku tidak tahu dan tidak bisa janji." jawab Alice dengan nada datar.


"Ku dengar tidak lama lagi kau akan melakukan operasi donor kornea mata..Apakah bisa jika setelah operasi itu berhasil dan kau bisa melihat lagi,kau menjawab semua yang ku katakan tadi??" ujar Dion tiba-tiba menyinggung tentang operasi donor kornea mata Alice.


Alice pun terkejut saat Dion menyinggungnya.Karena baginya,bagaimana bisa Dion mengetahuinya.


"Dari mana tuan tahu itu??" tanya Alice penasaran.


"Jawabannya akan ku beri tahu,setelah kau bisa melihat lagi.."jawab Dion.


"Lalu kenapa tuan menyuruh dua orang pengawal itu untuk mengawasi ku??aku bukan ******* yang harus di awasi." tanya Alice sengaja mengalihkan pembicaraan seriusnya dengan Dion.