
Alexander pun kini berada dibelakang kursi Alice,yang tepatnya Alice sedang diikat.
"Alice,apa kau ingin menyusul ibu mu??" tanya Alexander masih dengan nada santai nya.
Alice pun berubah panik dan gugup.
"Apa maksud mu pa?" tanya Alice.
"Aku akan membantu mu menyusul ibu yang malang di sana,kalian bisa bertemu lagi.Daripada nantinya kau akan menderita di dunia ini.Bagaimana??" kata Alexander yang seolah memberi saran pada Alice sambil tersenyum iblis.
Alice bukan merasa takut dengan ancaman Alexander,tapi justru menatap tajam.
"Ku pikir selama papa meninggalkan ku dan menghilang,papa akan merenungi semua kesalahan papa dan sadar.Tapi ternyata memang papa sangat ingin menyingkir ku dan mama??" tanya Alice mengungkit yang masa lalunya.
"Haha..Alice,Alice..Karena kau sudah dewasa,mungkin aku akan mengungkapkan sedikit tentang masal lalu keluarga kita.??kau harus tahu,papa mu bukan lah seorang papa seperti yang kau impikan saat kecil.Aku menikahi ibu mu juga bukan karena benar-benar mencintai nya." ungkap Alexander mulai menceritakan semuanya.
"Karena aku menikahinya hanya untuk memanfaatkan nya.demi merebut kekuasaan yang sudah menjadi target ku selama ini.tapi sayangnya,ibu mu mengacaukan semuanya sampai akhirnya aku harus melenyapkan kalian berdua.Dan kenapa kau masih saja hidup Alice??" ungkap Alexander lagi panjang lebar.
"Dengan susah payah aku menyingkirkan kedua orang tua Dion,tapi ibu mu ternyata mengetahuinya dan akhirnya aku harus menyingkirkan dia sebelum dia mengacaukan semua rencana ku..sampai akhirnya aku sudah memiliki segalanya,dan kenapa kau harus muncul dan mengacaukan hubungan anak ku.." timpal nya lagi.
"A..Apa??orang tua tuan Dion??maksud papa,papa yang sudah membunuh orang tuanya sebelum ingin membunuh mama??"tanya Alice yang mengulang lagi apa yang dikatakan Alexander.
"Yah..Bekerja selama beberapa tahun,membuat ku merasa terhina karena harus selalu tunduk dibawah kekuasaan mereka yang semakin tinggi.Makanya aku menghabisi mereka dengan menyabotase kecelakaan yang terjadi pada mereka.Tapi sayangnya Dion anaknya justru tidak ikut ke neraka bersama mereka.." jawab Alexander yang terus mengungkapkan semua rencana busuknya selama ini.
Alice tidak menyangka jika Alexander benar-benar kejam dan berperikemanusiaan.Demi kedudukan dan harta,dia rela menyingkirkan orang yang sudah berbaik hati menolongnya dan keluarga yang tulus mencintainya.
"Kenapa papa tega sekali??kenapa papa harus melakukan itu??papa menghancurkan kebahagiaan keluarga papa sendiri hanya karena ketamak kan?kau sungguh kejam pa..!!" ucap Alice yang mulai menatap benci pada sosok ayah yang ada didepan matanya ini.
"Kau pikir aku peduli??dan kau harus tahu,kalian bukan lah keluargaku sebenarnya.sebelum aku menikahi ibu mu yang malang itu aku sudah memiliki keluarga yang sangat aku cintai.Dan kalian hanya lah perantara untuk aku bisa mendapatkan apa yang ku ingin kan??paham..!!" jawab Alexander dengan tegas.
Alice pun lagi-lagi merasa syok mendengar pernyataan Alexander.Tidak mengira jika sosok Alexander yang seharusnya menjadi panutan sebagai seorang ayah,justru hanya memanfaatkan ibu dan dirinya sebagai alat untuk menutupi rencana kebohongannya selama ini.Dan berusaha menyingkirkan dia dan ibunya agar bisa meloloskan semua rencana busuk nya yang sudah tersimpan rapi olehnya.