Dari Peristiwa Menjadi Cinta

Dari Peristiwa Menjadi Cinta
Ahirnya Aku Menemukan Nya


" Ini bukan masalah mungkin dan tidak mungkin nya Kolonel Arya tapi ini menyangkut sesuatu hal yang besar tentu saja dia akan mengambil nya tanpa memikirkan apapun sama saja seperti mereka, tsk aku tidak pernah tau bahwa mereka seperti itu picik sekali " ucap Valdo yang menjelaskan kepada Arya sembari menyindir seseorang


" Apa maksud anda? Dan siapa mereka yang anda sebutkan?! " tanya Toni yang heran mendengar penjelasan Jenderal Valdo


" Sebaiknya kau tidak perlu tau, baiklah aku mempunyai misi untuk kalian berdua. Cari tau identitas Laura dan Fani secara menyeluruh juga jangan sampai kalian melewatkan sesuatu, misi ini kalian bisa mengerjakannya esok pagi " ujar Valdo kepada Toni dan Arya


" Baiklah kami paham, kami akan mengerjakannya sesuai dengan yang anda inginkan Jenderal Valdo " jawab Toni dengan tegas dan pasti


" Aku memberikan kalian waktu selama lima hari dan jika kalian tidak mendapatkan informasi tentang mereka secara menyeluruh maka kalian akan tau akibatnya " ucap Valdo dengan nada yang dingin


" Baiklah kami akan menyelesaikan misi yang anda berikan dalam kurun waktu lima hari sesuai dengan yang anda katakan " jawab Arya dengan tegas dan sepontan


" Kalau begitu kalian boleh pergi sekarang " ujar Valdo kepada Toni dan Arya yang mempersilahkan mereka untuk pergi


Toni dan Arya pun langsung pergi meninggalkan mes nya Jenderal Valdo dan kembali ke mes mereka masing masing untuk beristirahat


Keesokan paginya Olivia yang sudah bersiap siap untuk pergi keluar negeri pun mampir ke perusahaan tempat ia berkerja untuk mengambil cuti selama beberapa hari


Setelah diizinkan oleh Direktur Chandra ia pun langsung pergi ke bandara dan meluncur keluar negeri


Laura dan Fani yang mendengar bahwa Olivia sudah berangkat keluar negeri untuk menyelidiki kasus tentang menghilangnya Laksamana Andi yang berkaitan dengan seorang wartawan


" Ngomong ngomong tentang berkas yang kau curi itu aku merasa sedikit tidak enak jika mengingat nya " ujar Fani yang sedikit memiliki firasat buruk tentang hal yang telah mereka curi


" Sudahlah kau jangan terlalu memikirkan nya, yakin sajalah cepat atau lambat kita pasti ketahuan maka dari itu persiapkan lah mental mu untuk berhadapan dengan hal yang satu ini " jawab Laura dengan tegas kepada Fani


" Aku sudah mempersiapkan mental ku dari awal jadi kau tidak perlu khawatir, ohh iya bukankah Olivia mengatakan bahwa dia tidak bisa menghubungi kita untuk beberapa waktu selama ia berada di luar negeri " ucap Fani yang memindahkan topik pembicaraan mereka


" Bukan berarti dia tidak bisa mengabari kita tetapi dia hanya tidak ingin di ganggu ketika sedang menyelesaikan suatu kasus, mungkin saja dia akan mengabari kita ketika dia kembali " jawab Laura dengan santai


Satu hari pun berlalu, Olivia yang sudah sampai di tempat yang dia tuju pun langsung bergegas mencari tempat tinggal sementara untuk ia tinggali beberapa hari dan mencari tempat anak dan istri dari wartawan yang bernama Josua itu tinggal


" Baiklah, mari kita mencari tempat tinggal dulu untuk beberapa hari di kota ini " ucap Olivia sembari mencari cari tempat untuk ia tinggali beberapa hari


Olivia pun mencari rumah sewa untuk ia tinggali beberapa hari, setelah ia menemukan rumah yang bisa ia sewa beberapa hari ia pun langsung membereskan kopernya


" Yosh, sekarang sudah selesai. Baiklah apakah aku harus mencari tau tentang wartawan ini atau aku beristirahat dulu hari ini karna aku tidak bisa beristirahat dengan tenang sewaktu berada di dalam pesawat " ujar Olivia yang terlihat kelelahan


" Ehh tapi aku tidak punya waktu untuk bersantai, semakin cepat aku mencari tau tentang hal ini maka semakin cepat pula tujuanku dan kebenaran ini akan terungkap " ucap Olivia yang kembali semangat dan pantang menyerah


" Baiklah aku akan pergi mencari tau tentang wartawan ini dulu " ucapnya lagi sembari menyemangati dirinya sendiri


Olivia pun telah mencari kemana mana nama jalan yang ingin dia cari tetapi tidak menemukannya di sudut sudut kota, sampai akhirnya dia menemukan nama jalan itu di perkotaan yang sedikit lusuh


" Huhh akhirnya aku menemukan jalan ini, jika seandainya aku tidak mencarinya lewat internet mungkin saja aku tidak menemukan jalan ini " ucapnya sembari sedikit lega karna telah menemukan jalan yang ingin dia cari


" Baiklah dari mana kita akan mulai mencarinya, sedangkan di kertas itu hanya tertulis nama jalan ini saja tetapi bukan lokasi lengkap tentang rumahnya " ujarnya lagi


Olivia pun bertanya dari satu orang ke orang yang lain tentang orang yang bernama Merry dan anaknya yang bernama Ilham tetapi mereka semua tidak mengetahuinya sampai Olivia bertemu dengan seorang nenek tua dan Olivia pun menanyai nya tentang Merry dan anaknya yang bernama Ilham


" Permisi nyonya tua apakah aku boleh bertanya sesuatu " tanya Olivia kepada nyonya tua tersebut


" Apa yang ingin kamu tanyakan Hai gadis muda " jawab nyonya tua itu dengan suara yang lirih


" apakah nyonya mengenal seorang keluarga yang suaminya bernama Josua istrinya bernama Merry dan anaknya bernama Ilham? " tanya Olivia lagi kepada nyonya tua itu


nyonya tua itu tertegun ketika mendengar nama yang disebutkan oleh Olivia


" Apakah kau kerabat dari mereka? " tanya nyonya tua itu kepada Olivia


" Eee... Ya bisa dibilang seperti itu " jawab Olivia dengan sedikit ragu ragu


" Emm.. Jadi apakah nyonya tau dimana mereka tinggal ? " tanya Olivia lagi kepada nyonya tua itu


" Mereka tinggal di sebelah rumah yang di depan rumah itu terdapat sebuah pohon besar " ucap nyonya tua itu kepada Olivia


" Apakah itu masih jauh lagi dari sini? " tanya Olivia lagi


" Tidak, kau cukup berjalan lurus saja dari sini dan kau akan menemukan nya, juga pastikan kalau pohon itu adalah pohon pertama yang kau temui " jawab nyonya tua itu sembari menjelaskan tentang pohon yang akan di temui Olivia


" Ohh terima kasih ya nyonya, kalau begitu saya permisi " ucap Olivia berterima kasih kepada nyonya itu dan lalu ia pergi meninggalkan nyonya tua itu


Olivia berjalan menuju arah yang nyonya tua itu jelaskan kepadanya tadi, dan tidak berapa lama ia menemukan rumah Merry


" Yosh apakah ini rumahnya, hmm sebaiknya ku periksa dulu " ucap Olivia sembari memastikan apakah itu adalah rumah yang tepat yang dia cari


Olivia pun mengetuk pintu tersebut, dan tidak berapa lama ada seorang anak laki-laki yang membuka pintu itu


" Hmm? Apakah dia yang bernama Ilham anak dari Merry dan Josua " batin Olivia yang melihat seorang anak laki-laki membukakan pintu untuknya