
Hujan dimalam itu seakan Mewakili Tangis Seorang Inayah , Wanita Yg tak Bisa Menangisi nasib nya di depan Orang lain .
miskin?Sudah pasti hina?sudah jelas Tapi apa dia Harus menjadi Bodoh Didepan Orang-orang yg Telah Menyakiti nya ? jawaban nya tentu tidak .
Inayah Tidak Se lemah itu,Dia Memang Orang Tak Punya Cantik?menurutnya tidak orang.Tak punya?sudah Jelas ,Mungkin Jika dirinya Hanya sendiri Mungkin Wanita itu lebih memilih Mengakhiri hidup nya Atau Menyakiti Tubuhnya Untuk Melampiaskan Penderitaan nya ,bisa Jadi dirinya sudah menjadi gila .
tapi lagi-lagi iya sadar , Iya adalah seorang ibu , ada Anak Yg Menjadi Kekuatan nya ada anak yg perlu iya perjuangkan hidupnya . ada Anak Yg akan Menangis Melihat dirinya menderita , iya tak akan membiarkan semua itu terjadi .
Di deras nya hujan itu Jhonatan Tak Bisa Berkata apa-apa dihadapan Istrinya itu,seorang Inayah gadis Biasa Tak pernah Menuntut tak pernah Mengekangnya dan Selalu percaya pada iya,
namun kepercayaan itu sudah Jhonatan Coreng sendiri oleh ke putusan Yg salah .
setelah Mengucapkan kata pisah Inayah pun dengan Langkah Gontai berlarian menuju halte dibawah derasnya Hujan .
"Ayo Kita Pulang Sayang ...!"Ucap Inayah seraya meringkuh Tubuh kecil Jihan Kedalam Gendongan nya , Sambil Menciumi Pucuk Kepala Anak nya itu dengan waktu sedikit lama
Mata Wanita itu memerah Namun Tak ada satu tetes pun air mata yang jatuh .
jihan Kecil Hanya Diam dan Mengikuti langkah Bundanya .
Inayah Tiba Dirumah Dimana Iya selama Ini tinggal dengan Jhonatan dan anak Satu-satunya .Inayah dengan cepat membersihkan Dan mengganti baju anak nya dan menidurkan jihan . setelah anak nya terlelap Inayah Keluar dari Kamar anak Nya Menuju Pintu belakang dapur , iya bersandar di dinding pojokan
disana wanita itu menangis sesegukan ... menngatup kan kedua tangan nya di wajah , diusap-usap nya wajah itu dengan kasar .
"Saat aku Lelah dan diam-diam menahan sakit,nangis,derita dan pura-pura bahagia aku hanya bisa berbisik dalam hati .
ya allah..
angkatlah derajatku ...serta panjangkanlah usiaku karna masih ada anak yang engkau amanah kan padaku dan mereka masih membutuhkan aku!!"Lirih nya dengan sesenggukan tangisnya begitu lirih sampai menyayat hati,sudah cukup selama menjalani rumah tangga iya menerima perbuatan mertuanya menangis dalam diam menahan sabar ,mengharap Suatu saat Akan Ada nya perubahan .
tapi kini dia sudah kalah,dia sudah pasrah mungkin ini jalan yg harus iya tempuh...
"Tuhan untuk kesekian kalinya aku menangis Dihadapan mu hiks....hikss..."Iya mengarahkan wajahnya keatas menatap langit dihalaman belakang dapur nya
. "aku menangis bukan karena aku lemah. Tapi,aku menangis karena telah berusaha kuat dalam waktu yang lama." - Lirih Inayah Sendirian dihalaman itu
tanpa Inayah sadari Tubuh Kecil itu menatap Dirinya mendengar rintihan nya Merasakan sakit Yg iya Rasa
dan ikut meneteskan air mata nya
Inayah duduk bersimpuh dihalaman masih Mencoba Menenangkan Hatinya yg kalut pikiran nya yg tak jernih dan airmata Loloh begitu saja dari Matanya
iya Kaget saat tangan Putri kecilnya itu mengusap airmata yg ada di pipi Inayah ...
"Jihan...!"Panggil Inayah dengan cepat berdiri dan Mengusap Wajah nya
"Kenapa bangun nak ?apa ada nyamuk , apa jihan Mimpi buruk lagi nak ??"Iya mengalihkan pandangan nya ,tak mau menatap wajah anaknya
sebisa mungkin dirinya menyembunyikan kesedihannya itu sejauh mungkin
"bunda izinkan jihan memeluk hati bunda, agar ji merasakan apa yang bunda rasakan dari sakit yang tak menangis. Bidadari yang menyembunyikan sayapnya itu engkau, bunda"iya menangis dan sangat emosional anak usia 10 tahun itu menahan sesak baru kali ini melihat bundanya menangis diam-diam dan rapuh .
"Bunda... jihan tidak pernah melihat ada sesuatu sekuat diri bunda,jihan tidak pernah melihat siapapun setegar bunda, jihan ingin suatu hari jihan menjadi seperti bunda, I Love You bunda."gadis itu dengan lantang nya mengucap isi hati nya kepada Inayah
wanita yg dipanggil bunda itu langsng Berlutut dihadapan putri nya memeluk erat dan menangis didalam pelukan anak nya seakan kekuatan itu ada pada Tubuh jihan
lima tahun sudah Iya melupakan semua kenangan itu , jihan Yg tadi nya tak biasa dgn kehidupan baru nya makin hari iya sudah mengerti dengan bertambah umur nya itu .
disini lah ibu dan anak itu berdiri disebuah toko boneka dimana lima tahun lalu anak Gadis yg beranjak remaja nya itu merengek meminta belikan boneka
Inayah yg bekerja sebagai Buruh cuci dan Gosok ditempat - tempat yg berpindah-pindah baru hari ini uang yg iya tabung sudah cukup
"bunda....jihan gpp kok ga jadi beli boneka , uangnya untuk Beli beras jatah sampai 1 bulan aja dulu bunda dan keperluan lainnya !!"Ucap jihan
Inayah Tak mau Sampai anak nya Merasa Hidup dengan dirinya susah , semampuh mungkin iya mengabulkan semua permintaan jihan nya itu
"Tidak sayang ,, bunda ada uang lebih !!"ucapnya seraya menggandeng Tangan Jihan menyebrang
saat mereka menyebrang dari arah berlawanan mobil Mewah Dengan kecepatan tinggi tiba-tiba oleng menghantam tubuh ibu dan anak itu hinggah terpental dan terseret .
"anakku....tolong selamatkan anak ku !!"pintah inayah yg tak memikirkan kondisi nya jauh lebih parah sebelum tak sadarkan diri Inayah memohon agar diselamatkan anaknya yg sudah bermandikan darah itu .
setelah keduanya dinyatakan selamat dari kematian namun keduanya masih koma
dokter yg menangani ibu dan anak itu sedang diruangan nya dengan seseorang
"Bagaimana tuan ...!"Ucap sang dokter
"Rawat anak itu sampai sembuh dan pindahkan perawatan Inayah , dan manipulasi kan kematian ibu dari anak itu !!"Ucap Orang yg dipanggil tuan itu ...
bersambung....
ah...siapa kah dia yah....jadi Ibu jihan Sudah Meninggal apa belum sih...!!!"π±Bingung deh
yuk masukan ke favorit agar bisa tau kisah selanjutnya
hay...sahabat Novel dimana pun Kalian Berada semoga dipermuda segala urusannya dihari ini ya π semangat πͺ
eh iya terimakasih udah setia baca karya remahan kuh ini ππaku butuh asupan Gizi nih agar rajin nulis , Like komen dan saran kritik nya juga vote ya πaku sangat mengharapkan nya
jika berkenan ngasih rating ah itu sesuatu sekali
vote vote vote πoke
salam sayang
"Putry"
Lubuk linggau
yok masukan dulu ke favorit nya π Ini fak kalah seru karna buka cerita CEO ya aktor vs Haters nya ππ
karya ke dua ku ini masih new boleh deh tinggalin like dan favorit disana π
Semangatin aku terus ya biar rajin up tiap Hari ππ