Ceo Sang Bos Mafia

Ceo Sang Bos Mafia
merubah Panggilan dgn Benar


Pagi Di hotel Itu.


jihan Memakai jubah mandinya lalu menatap Tajam kearah bara , yg mana hanya di tanggap dengan senyuman menggoda oleh bara yg mana membuat jihan semakin Gemes ingin Menabok Tu muka Laki-laki Mesum .


"Kau...!!"Tunjuk jihan Dengan bara dgn suara lantang nya


yg mana seakan mendapatkan tamparan keras oleh mama mertua nya


"Ehheemm ....tidak boleh seperti itu upik,dengan suami harus hormat!!"ketus Helena


bara tersenyum puas ..


seakan Mertua nya itu istri Yg Paling patuh dgn namanya suami


"Ya mam !!"Jawab Jihan Patuh Di depan Mertuanya namun tangan nya mengepal tak lepas dari pandangan Mata bara


pagi itu Lu , arin dan dora Hanya Menjadi Penonton drama Keluarga Aneh majikan Mereka .


Hari Pun Berlalu Kini Bara Dan Jihan Tidak Terlalu Formal sudah Mulai akrab walaupun Bara Masih Saja Bertindak Sesukanya ,Namun Jihan Tak Ambil pusing ,,,lepas dari itu semua Gadis Itu juga Mencintai suaminya .


pagi Ini seperti biasa Drama Pagi Di apartemen bara dan jihan


"Mana Dasi Ku Ji.."Bara Berkutat dgn jas nya mempersiapkan segala keperluan nya untuk kekantor dibantu langsung oleh jihan


ya Bara Sudah Manggil Nama istrinya itu dgn benar ."Ji" ah panggilan Yg manis sekali


"Sebejjntar Tuan Suami aku kesana!!"Ucap jihan berlari kecil Ketempat Suaminya Berdiri


"Berhenti memanggil Ku tuan Suami !!"Cicit bara,


"Sudah Tuan,suami pula,Sebenar nya aku ini majikan mu atau suamimu hahk!!"Ketus bara kesal dengan Panggilan untuk dirinya


"Ehheemm...lalu Aku Harus panggil apa!!"Tanya Jihan sambil Berfikir Dengan Mulut iya Kerucut kan Menambahkan gemes bara Pada Istri kecil nya itu


Cup bara Mengecup Bibir itu sekilas


"Mas....?Tanya jihan


cup


"No.."


"Tidak mau,aku hanya Ingin Panggilan Untukku tak kau ucapkan Pada Orang lain !!"Ketus Bara Sambil memasang Dasi nya


"Lalu...!


Cup ...mengecup kembali bibir manis itu


bara pun menarik Pinggang Jihan Masuk Ke dalam Pelukannya ,bara Sedikit Menundukkan Badan nya berbisik ditelinga Jihan "Suamiku,ya Panggil aku dgn sebutan suamiku tanpa ada Kata Tuan !!"Ucap Bara Dgn Wajah penuh penegasan .


"Siap Komandan !!"Mulai Kembali tingkah aneh gadis Itu memberi hormat pada suami nya sendiri seakan sedang berdiri upacara didepan Bendera sang merah putih hehe


Mereka Pun Tiba Dikantor , Bara Seperti biasa Jalan Terlebih dahulu Dgn asisten Lu menuju Ruangan nya , sedangkan Jihan Sudah bisa ditebak Gadis Itu telat harus nya Masuk jam 08 dirinya seenak jidat datang jam 09 pagi .


setelah Bara Yg lebih dulu pergi kekantor,jihan bukan bergegas malah kembali bersantai sejenak


seakan Dapat Mainan Baru Iya Menempelkan tangan nya di dinding kaca seketika yg disentuh itu pun terbuka menampilkan seisi kulkas , .


walaupun sebenarnya jihan Keturunan anak orang kayak namun Karna Takdir dan nasib ya begini lah Cerita Nya Gadis itu . melihat Hal Yg tak pernah iya lihat Berasa mendapat kan sebuah harta karun


"Buka...tutup...buka .... tutup...!?"Suara itu lah Yg iya keluarkan sambil tangan nya lepas tempel lepas tempel hehe...


dikantor


Dengan Wajah Dipenuhi Keringat jihan Berlarian Menuju lift namun akan melangkah ke Pintu lift tumit sepatu tinggi nya lepas satu .


"Kreekkk....."


"awww....!!"Hampir saja iya hilang keseimbangan kalau tidak ditahan Oleh tangan seorang laki-laki disamping nya


"Kau Tak apa...!!!Suara Laki-laki itu bertanya dengan membantu Posisi Jihan berdiri dengan benar ..


"Eh...em gak papa kok terimakasih!!"Jihan Tersenyum Pada Orang tampan Yg dihadapan nya itu


"Kamu .....!!"Laki-laki itu sedang mengingat-ngingat


"Aku..!!Tunjuk jihan Pada Dirinya


"Apa Aku pernah Melihat Mu...!!"Iya bertanya pada Wanita dihadapan nya itu


Memori Di Otak Nya sedang berputar-putar untuk mengingat .


iya Hanya Menggeleng Kan kepala nya . Gadis itu memang Tidak Mengenal atau pun Mengingat Orang Yg telah Menolong barusan


"Hey Upik Bukan Nya Bekerja Kau Malah Asik Ngerumpi dgn laki-laki...!!"Suara Bagai Petir di siang bolong ditelinga jihan itu pun seketika Membuat dua orang itu menoleh ke asal suara


"Mam...!!"Ucap Laki-laki tersebut


"Mam..?"Jihan Menatap pria itu lalu menatap Helena


bersambung.....


halo readers ku tersayang , terimakasih udah menyempatkan membaca Novel Receh ku ini ,aku sangat berterimakasih sekali atas Like dan Komen Membangun Dari Kalian Support dari kalian yg selalu membuat Aku Makin Semangat Up nya , Maafkan lah jika Novel Yg aku Buat Tak sebagus Yg Orang lain buat tapi yakin Lah Ini hasil ngehalu ku tanpa Plagiat punya orang πŸ˜‰πŸ™


jangan Lupa Saling follow ya akan Auto follback πŸ˜„πŸ™


salam sayang


"Putry"