
Bonchap π
Happy Reading
πππππ
"Nadira dengarkan aku, aku akan mengurus anak muda dan kita akan pergi jauh dari suamimu kita akan ke luar negeri,ya kau mau ya?" ucap Rey memegang bahu Nadira meyakinkan wanita itu
Rey benar-benar tak tega melihat wanita itu penuh dengan luka diwajah bahkan lebam di lengan tangannya .
"Tidak perlu Rey, kau belum tau Ben . Dia akan melukaimu nantinya,aku mohon ambil anak ku,aku tak punya siapa-siapa lagi Rey." ucap Nadira memohon pada Rey sedangkan anak Nadira tertidur pulas di bangku Cafe dimana mereka bertemu saat ini
"Kenapa kau takut aku akan melindungi mu juga anak mu,kenapa kau menikah dengan laki-laki itu jika kau tersiksa Nadira?" tanya Rey masih tak percaya dengan semua ini
Nadira hanya diam tak menjawab pertanyaan Rey namun dari airmata wanita itu Rey bisa menilai jika semuanya sedang tidak baik-baik saja .
"Kau mencintai dia?"
"Apa karna uang?"
"Berapa?biar aku yang melunasinya." ucap Rey dengan suara tegas nya
"Sudah cukup Rey," Nadira berteriak membuat anak perempuan satu-satunya itu terbangun
"Mama..."panggil gadis kecil itu
Nadira langsung memeluk anak nya "Ga papa nak."
"Katakan berapa?" tanya Rey lagi
"Aku memang miskin Rey tapi aku bukan *** ***."ucap Nadira dengan menatap tajam Rey
"Kalau begitu menikah lah dengan ku."ucap Rey dengan suara penuh penegasan di hadapan Nadira juga anak nya
"Aku penyakitan Rey."ketus Nadira
"Aku akan mengobati mu dengan biaya mahal sampai sembuh."ucap Rey seakan uang bukan lah penghalang bagi dirinya
"Aku tidak akan mengeluh atas sakit yang sedang aku derita karena mengeluh tidak akan mampu mengubah apa yang sedang aku rasakan menjadi lebih baik,aku hanya ingin menitipkan anak ku dengan orang yang bisa aku percaya dan aku rasa kau orang yang tepat."ucap Nadira dengan maksud dan tujuannya
"Susssttt....jangan bilang seperti itu Nadira,aku masih tetap mencintaimu seperti dulu,walaupun dia bukan darah daging ku tapi aku tetap akan merawatnya."ucap Rey tulus menatap anak Nadira yang sedari tadi menatap dirinya
"Di saat aku jatuh sakit, mungkin Tuhan rindu akan kehadiranku, rindu ingin melihatku menangis di hadapan-Nya dan berdoa meminta dengan-Nya.Please jaga anak ku."ucap Nadira dengan suara serak dan wajah yang begitu pucat
"Gak papa sayang." ucap Nadira meyakinkan anak nya
"Siapa nama nya?" tanya Rey
"Keysa."jawab Nadira menatap iba akan nasib key kedepannya.
Rey langsung menggendong Keysa yang hanya diam menatap dirinya "Mau berteman dengan Om?" tanya Rey kepada Keysa dan bocah itu hanya diam
"Aku orang baik loh.''ucap Rey kepada Keysa dengan wajah sedih nya
"Key mau kok berteman dengan om." ucap Keysa membuat Rey mengukir senyum di wajah nya
"NADIRA..ayo pulang."Ben tiba-tiba datang langsung berteriak mengundang banyak orang dicafe itu menatap ke arah Rey dan Nadira
"Jauhi istri dan anakku bajingan."ucap Ben,pria bertato dengan wajah sangar nya
"Sudah cukup Ben jangan berteriak tak enak di liat orang disini."ucap Nadira menarik lengan tangan suaminya namun Ben langsung mendorong Nadira dengan kasar nya
Brakkkk
Nadira tersungkur dilantai "Jangan kasar kau sialan."tunjuk Rey kepada Ben
Ben langsung menarik Nadira dengan paksa lalu mengambil Keysa dari gendongan Rey "Jangan pernah mengurusi rumah tangga ku,kau tak punya hak. nyah kau."ucap Ben dan langsung pergi dari tempat itu membawa anak dan istrinya masuk kedalam mobil namun saat Ben mengantar kan Nadira dan Keysa ke dalam mobil dirinya langsung turun dan kembali menemui Rey yang hanya berdiri diam dari tadi.
"Ingat kau tak punya hak."ketus Ben
Sedang di dalam mobil Keysa dan Nadira kaget
"Hallo...kenal kan aku Alya dan aku akan membiayai pengobatan juga biaya sekolah anakmu mulai saat ini."
(TAMAT)
Bonchap nya sampai disini saja ya teman-teman dan ya kisah Rey akan othor gabungkan di kisah Ge dan el , Dan ga kalah seru nantinya . ketika sugar daddy menemukan jodohnya πππ
Terimakasih semua nya ππ
mampir kesini juga ya, ga kalah seru, cek profil othor