
Bonus Arin dan Lu ya ππ
β€β€β€β€β€β€β€β€β€β€
Siang itu Bara dan Jihan menitipkan Ge di apartemen Lu ,Sebenarnya bukan menitipkan namun Ge sendiri lah yang menginginkan Untuk Menghina dirumah aunty juga paman nya.
Ge merasa Bosan jika di apartemen dirinya tak pernah di hiraukan selalu dan selalu bayi kecil itu yang di banggakan .
"Ge Janga Nakal dan jangan menyusahkan aunty juga paman mu,Paham."Ucap Daddy Bara yang mengantar Ge ke apartemen Lu
"Hemm..."Jawab Ge pada Daddy nya
"Ge.."Panggil Daddy bara lagi karna tak puas dengan jawaban anak nya itu
"Yes Daddy ."Ucap Ge pada akhirnya bersuara
"Ya sudah Daddy pulang dulu,."Ucap Bara pada anak nya itu
"Lu aku titip Ge Pada Kau ."Ujar bara lagi pada asisten lu yang berdiri disana .
"Siap Tuan ."Ucap Lu menyanggupi
Akhirnya Bara pun pamit Pergi meninggalkan apartemen Asisten Lu,Sebelum masuk kedalam rumah Lu menjongkokkan tubuh nya mensejajarkan dirinya pada Bocah itu.
"Ge..Kau yakin akan Masuk?"Tanya Lu menatap Wajah Ge harap-harap Cemas
"Emangnya Kenapa paman?"Ge masih belum paham
"Aunty arin kan sedang Hamil Maksudnya didalam perut aunty arin ada bayi seprti mommy Ge dulu ."Lu menjelaskan
"Terus masalahnya ?"Tanya Ge sok dewasa
"Masalah Ge tau bukan Kalau orang hamil itu seperti apa ?Contohnya saja mommy Ge."Ucap Lu lagi
"Apa Gini aja,Kita main Ke taman mau?"Tanya asisten Lu
"Ide Bagus. Ayo paman Ge mau."Ucap Ge dengan Girang Namun saat mereka melangkah ingin melangkah meninggalkan apartemen itu
"Mau Kemana kalian?Aku ikut ."Ucap arin yang baru keluar dari apartemen nya .
Membuat dua orang berbeda usia itu langsung Menatap Arin ."Arin ."Panggil Lu sedikit Kaget
"He .. aunty. "Ucap Ge cengengesan .
"Aku mau ikut ."Ucap Arin lagi langsung berjalan mendului Asisten Lu juga Ge
"Hey ayo cepatlah."Cicit arin membuka kaca mobil meneriaki dua orang itu .
"Paman Ge Nggak Yakin Deh Dia Nggak Akan nyusahin kita."Ucap Ge berbisik pada Paman Lu
Lu pun menganggukan kepala nya tanda setuju .
Akhirnya Ge dan Lu pasrah saja . Dan Tak lama Mobil Lu pun tiba Di taman , Arin Sangat Bahagianya berbeda dengan Lu juga Ge . Mereka hanya memandangi Istri juga aunty dari kedua orng itu .
"Sudah Ku duga."Batin Ge menatap Aunty nya itu .
"Sayang aku ingin terbang ,ayo bawa aku terbang."Perintah arin dengan merengek di wajah Lu .
"Jika Mommy hamil menyusahkan lah aunty lebih dari menyusahkan."Gumam Ge pelan memilih diam melihat tingkah konyo aunty nya itu .
"Mana Bisa kita terbang,Kecuali Naik pesawat iya."Ucap Lu lagi .
"Tapi Baby kita ingin terbang ."Rengek Arin manja
"sudah ku duga ,Jika bertemu ibu hamil ujung-ujungnya kek gini ."BatinGe dengan Kesal
Lu hanya bisa pasrah melihat tingkah istrinya itu "Ge kenapa hanya diam saja ?"Tangan paman Lu Heran
"Ge kalau lagi sendirian jarang ngobrol."Ucap Nya sambil melamun
"Ya iya lah Ge ,Kalau sendirian ngbrol nanti disangka orang stres pula."Cicit aunty arin membuat Ge mendengus kesal
Akhirnya di taman itu mereka bertiga hanya saling diam san bingung mau ngapain "Aku ingin pindah ke palembang soalnya di indonesia minyak langkah."Cicit arin Plong begitu saja
"Palembang juga indonesia sayang ."Ucap Lu menekankan kata-kata nya .
"Mulai ga waras ."Batin Ge menatap Aunty nya
Mereka kembali melamun dan fokus
"Mau nyantet diri sendiri aja,Biar makin sayang ."Ucap Ge Sekenanya
Bersambung......
Like komen dan vote terimakasih
putry