
Happy reading!!
πΉπΉπΉπΉ
Wanita mana yang tak bahagia ketika pria yang dicintai meminta izin kepada orang tuanya untuk menjadikan anak perempuannya itu sebagai istri yang akan menemani suka dan dukanya, sehidup sematinya, dan menjadi pasangan sah dunia dan akhirat.
Namun Bagaimana Juga Jadinya jika wanita dan pria tidak saling mencintai namun dengan gentle nya Asisten Lu meminta izin menikahi arin kepada ayah nya .
Setelah kepulangan Bara dan Jihan Honeymoon Lu menyampaikan niat baiknya kepada seluruh keluarga Bara bahwa iya akan Menikahi Arin Walau tanpa cinta Dari keduanya .
Awal nya jihan tak menyetujui karna jihan tau bagaimana hubungan arin dan lu yang selalu bersitenggang .
Namun Karna Obrolan serius kelaurga jihan pun pada akhirnya setuju dan akan menemui keluarga arin dari pihak bara juga Lu .
Dan disini lah mereka sekarang dikediaman keluarga besar Wilton Raymond ayah Kandung arin juga ayah angkat jihan .
suasana Canggung sangat jelas diruang tamu itu Namun Bukan Asisten Lu namanya jika Takut bahkan mundur .
Asisten Lu Berbicara kepada ayah arin Maksud kedatangannya kemari .
"Tuan ,Tuan kan sudah menjaga putri Tuan selama 28 tahun, sekarang bolehkan saya menggantikan posisi tuan dengan menjaga dan membahagiakan putri Tuan layaknya perhiasan dunia yang paling berharga?"Ucap Lu seraya bertanya
"Jika sang pencipta mengizinkan, saya ingin menjadikan putri tuan dan nyonya sebagai istri saya, menemani setiap langkah perjuangan saya, menjadi penyejuk hati saya dikala gundah dan menjadi penasihat saat saya melakukan kesalahan, dari awal saya kenal putri tuan dan nyonya saya merasa seperti telah menemukan orang yang tepat, sekiranya tuan dan nyonya menyetujui, saya ingin melamar putri Tuan dan nyonya dan melanjutkan hubungan kami berdua kejenjang pernikahan."Ucap Lu bernada serius
"Kau seharusnya ikut Casting,pinter kali drama mu asisten tembok."Umpat arin dalam hati pada Lu
"Maksud dan tujuan saya datang kesini ingin meminta izin kepada Tuan dan nyonya untuk melamar putri Tuan dan menjadikan dia sebagai istri saya. Saya berjanji akan membahagiakan dan memenuhi kebutuhan lahir dan batinnya."Ucap Lu bersungguh-sungguh
"Saya ingin menyampaikan ketulusan hati saya bahwa saya tidak mencintai nya saat ini namun saya ingin menikahi dan belajar mencintai setelah menikah, izinkan kehadiran hidup saya mewarnai hidup anak Tuan dan izinkan saya mengajak anak tuan kejenjang yang lebih serius dengan menikahinya."Ucap nya bersungguh-sungguh
"saya menginginkan dia sebagai istri dan ibu dari anak-anak saya kelak. Bersediakah Tuan dan nyonya menerima lamaran saya?.ucap Lu lagi bersungguh-sungguh semua orang hanya melihat dan diam akan keseriusan asisten Lu
"Tujuan saya datang kesini bermaksud untuk meminang putri tuan ,bagaimana pendapat Tuan?"Tanya Lu menatap wajah ayah arin yang datar
Wilton diam Masih menatap wajah Lu dengan datar,Semua orang hanya menatap dan menunggu Jawaban Dari Ayah arin lagi .
"Apa Kau Yakin Bisa menjaga anak ku?"Pertanyaan itu lolos keluar dari mulut ayah arin .
"Aku tidak menjanjikan Namun sebisa mungkin aku Lakukan."Ucap Lu kembali menatap bola mata hitam laki-laki tampan yang tak muda lagi itu .
"Aku menerima Niat baik mu ,Kalian Aku restui."Ucap ayah arin dengan Lantang dan Tegas Lalu menepuk-nepuk punggung lu
"Kau Laki-laki Sejati ."Ucap ayah arin lagi dan dibalas senyuman oleh asisten Lu
Semua orang Bahagia termaksud Jihan juga Bara Mereka bahagia setidak nya Mereka Mengenal baik siapa Lu dan siapa arin , Semua orang mengucap Selamat pada Lu dan Menikmati Jamuan oleh keluarga arin .
Namun Tiba-tiba Lengan Lu ditarik paksa arin Kebalkon Mansion nya .
Setelah sampai di Balkon Arin Menghempas lengan Lu dengan Kasar "Kenapa Kau Bersandiwara seprti itu ? Ini bukan Lelucon Tau kau."Ketus arin di wajah Lu
Namun Lu hanya diam Menatao wajah wanita di hadapan nya itu ."Aku sudah bilang aku tak mencintaimu Dan Aku tak menginginkan Mu."Ucap arin Lagi setengah berteriak pada Lu
"Kau sama saja dengan Mereka,Hanya Menginginkan Tubuh Wanita saja kan ? Cari saja di kuar banyak jangan aku ."Cercah arin Kepada Asisten Lu
Asisten Lu Maju Selangkah Mendekat Pada Arin Lalu Berkata "Aku bukan tipe pria Belum MENAFKAHI tapi sudah MENIKMATI,Ingat Itu ."Ucap Lu menunjukan Telunjuknya tepat di kening arin Lalu meninggalkan Wanita itu yang sedang Diam seribu bahasa .
bersambung ...
Tinggalkan jejak nya ya ππΉ
like , komen juga favorit nya vote juga ya π
salam hangat
"Putry"