Ceo Sang Bos Mafia

Ceo Sang Bos Mafia
Eceng Gondok!!!


selamat membaca


🌹🌹🌹🌹🌹


"Tapi jika saya orang terburuk yang pernah kamu temui,pamit lah dan temui orang yang kamu anggap terbaik ."ucap asisten Lu lalu memundurkan tubuhnya dari arin


Namun Mata Nya Tak Lepas Dari Bila Mata Arin Yang menatap Nya .


"Aku lebih baik menzholimi seribu sabun,dari pada merusak satu wanita."Ucap Lu lagi


"Ada satu pesan Untuk Mu,Jika bersama ku adalah luka,Pamitlah dan temukan dia yang kau sebut bahagia."Ucap Lu Lagi Langsung Meninggalkan arin Yang berdiri Menatap nya


Lu mengambil Pakaian yang Sudah tersedia untuk nya lalu memakainya setelah selesai Lu pun Berbaring Ditempat Tidur tanpa Menatap Arin m


Kecewa?sudah pasti , Seharusnya setiap orang sudah menikah itu ada dalam suasana sama-sama bahagia namun itu semua tidak berlaku pada asisten Lu juga Arin .


Arin beranjak dari tempat iya berdiri tadi lalu berbaring di ranjang yang sama dengan asisten Lu masih mengenakan Gaun nya , Jarak mereka pun sangat jauh.


Arin Hanya menatap langit-langit kamar dengan pemikiran nya sedang asisten Lu memainkan Ponsel nya Lalu menatap arin sekilas .


"Jika kamu cari aku,aku ada pada tumpukan paling bawah diantara popularitasmu.dan berada paling atas di saat kegabutanmu , Selamat malam."Ucap Lu kepada arin Lalu memposisikan dirinya dan kembali tidur dengan wajah tenang nya .


Malam Itu Tidak Ada nya Malam Pertama seperti pengantin baru pada umum nya , Arin dan Lu hanya Tidur Dengan Pemikiran Masing-masing


*********


Pagi pun Tiba Ge Seperti biasa membunyikan sendok diatas piring


Ting...ting....ting...ting..."Makan makan Ge mau Makan ."Ucap Anak itu dimeja makan Ga sabaran Karna Mommynya Lama Sekali


Breakfast Pagi mereka selalu Heboh di apartemen itu.


"Sabar Ge , Mau Makan Apa?Roti Atau Mommy buatkan Nasi Goreng?"Tanya Jihan yang Baru selesai Mandi Dan Menuju Dapur Sedangkan Bara Masih didalam Kamar karna Hari Libur membuat mereka didalam apartemen itu bermalas-malasan


Jihan Yang memilih Tak perlu menggunakan jasa art dirinya masih sanggup untuk mengurus keperluan suami juga anak nya.


"Ga Ada sarapan lain Kek mom , Bosen Itu mulu."Cicit Ge dengan wajah tak semangat


"Bangunkan Daddy mu kita Akan sarapan pagi diluar ,bagaimana ?sekalian Olahraga pagi."Ajak jihan Yang Mana Membuat Ge bersemangat


Bocah itu berlarian menuju kamar Mommy dan Daddy nya .


"Daddy ,,, daddy bangun lah ayo kita Breakfast di luar sambil olahraga pagi ."Ucap Ge Menepuk-nepuk pipi Daddy nya


"Eggmmmm."Bara Belum Juga membuka matanya ,iya memilih memejamkan matanya kembali dan menutup mata dengan bantal.


membuat Ge mendengus kesal


"Ehmmm....apa Ge."Dengan suara parau khas bangun tidur bara menyahuti anak nya .


"Ayo Sarapan diluar Ge lapar Daddy , Mommy udah Nungguin ."Ucap Ge lagi yang mana membuat bara Langsung Bangun


"Kenapa Ga bilang sih Ge ."Ucap Bara menyalahkan anak nya lalu berdiri memasuki kamar mandi .


Ge hanya memperhatikan sikap daddy nya


"Giliran sebut nama mommy cepet Bangun nya , dasar Daddy bucan eh salah bucin hehe."Kekeh Ge sambil duduk nungguin daddy nya keluar .


Akhirnya Bara dan Jihan juga Gebby pun Sarapan pagi diluar sambil Olahraga Namun saat mereka bertigas sedang istirahat ponsel bara berdering dan ternyata dari ma Helena Melakukan Vc


"Halo Ma."Sapa Bara Jihan Pun ikut Tersenyum Bergabung Dengan bara melihat mertua juga grandma Ge .


"Pagi Ma "Sapa Jihan


"Hay Grandma."Ge melambaikan tangan nya di depan kamera depan ponsel daddy nyaa itu .


"Hay sayang,,,pagi menantu .. sedang apa kalian ?"Tanya Helena Tersenyum senang melihat kelurga kecil anak nya yang lengkap


"Kita Lagi Joging Ma ."Ucap Jihan sambil Menyuapkan Ge Makan


"Ada apa Ma ? Apa Kau tak punya kesibukan.?"Tanya bara yang mana dapat kata-kata dari ma nya sendiri


"Hey anak durhaka aku itu kangen sama menantu dan cucu ku jadi apa salah nya aku menelpon."Cicit Helena diujung Vc


Bara memutar bola mata jengah


"Ya baik lah,apa Ada Lagi ?"Tanya bara tak sopan yang mana dapat tatapan tajam dari jihan ,Bara Hanya membalas senyuman termanisnya di hadapan jihan


"Kau itu harus Jaga Menantu ku dengan Baik jgn sampai kenapa-kenapa,pasti disana ramai."Ucap Helena Mengingatkan bara


"Ya ya grandma nya Ge Anak mu yang Tampan Ini akan selalu menjaga istrinya kapan pun itu."Ucap Bara songong dan pongah nya membuat Helena Tersenyum Jahat


"Sayangilah istrimu dikejar banyak oleh buaya darat,tapi dia tetap memilih ECENG GONDOK seperti mu."Ucap Helena Menjatuhkan harga diri bara lebih tepat putranya sendiri .


"Hahk...."


bersambung.....


tinggalin jejak komen dan like ya agar othor semakin rajin Up nya πŸ˜‰ bantu Vote ya agar karya remahan rempeyek ini tak tenggelam πŸ™πŸ˜„


"Putry"