
Bonus Asisten Lu dan Arin
Selamat Membaca
πππππππ
Hari hari pun berlalu dan Ge semakin betah di apartemen paman Lu nya "Ge kenapa kau tak pulang-pulang?Anak aunty dalam perut bosan melihat mu."Cicit arin mengelus perutnya yang membengkak
"Fitnah teross,Bilang aja aunty yang ingin Ge pulang kan?tidak mau,Ge mau disini . dirumah, daddy dan mommy sibuk dengan anak kesayangan mereka ."Ucap Ge menggebu-gebu membuat arin Terkekeh
"Lagi asik bicara apa ni ?."Paman Lu pun datang menghampiri
"Asik darimana nya?"Gumam Ge pelan
"Sayang,kau belum mengucapkan selamat pagi kepada Baby mu ."Rengek Arin manja kepada asisten Lu
"Huekkkk."Ge langsung mual seketika
"Kenapa Ge?"Tanya paman dan aunty nya barengan
"Ah...tidak papa ,lanjutkan."Ucap Ge kembali memainkan Game di ponsel aunty nya.
Namun Dengan bersamaan Mereka Kedatangan tamu "Siapa Ya?"pikir asisten lu sedang arin hanya mengangkat bahunya tak tau .
Asisten Lu langsung Membuka Pintu apartemen nya dan yang datang ternyata Bara Family ada Jihan Dan Juga Baby Bian .
"Pagi Lu ."Ucap Bara Langsung masuk saja tanpa disuruh tuan rumah
"Pagi ."Sapa Jihan Seperti biasa kepada Lu
"Ah ya .. pagi juga ."Lu pun mengekori tuannya masuk ke dalam apartemen milik nya itu .
"Apa kau tak merindukan rumah mu Ge ?"Ucap Daddy bara yang baru masuk kedalam apartemen mendapatkan anaknya sedang menonton vidio Games .
Ge mengadah kan kepalanya "Daddy,,mommy."Panggil Ge sedikit kaget karna orangtua nya ada diaprtemen milik aunty juga paman nya .
"Daddy Kenapa Kesini?"Tanya Ge
"Mau menjemput anak Daddy Lah ."Ucap Bara langsung mengangkat tubuh Ge masuk kedalam pangkuannya .
Ge menatap wajah daddy nya sebentar lalu menatap wajah mommynya "Nanti Ge pulang diusir lagi oleh istri daddy ."Cicit Ge menyindir mommy nga sendiri .
Semua orang disana langsung menatap Jihan "Aku?Kapan ?Enggak Kok."Ucap Jihan pura-pura lupa dengan apa yang ia lakukan .
"Nggak salah lagi."Gumam Ge pelan sedang jihan hanya terkekeh melihat wajah putri nya yang cemberut .
"Aghhh ...emmm....Sayang perut ku aghh..."Tiba-tiba Arin berteriak kesakitan saat perutnya mules dan sakit pake banget
Semua orang langsung melihat ke arah Arin "Arin kau tak papa?"Tanya Lu cemas sambil memegangi tangan istrinya
"Gak papa apanya ?pinggang ku mau lepas,aghhh sakit ... Sayang sakit."Ketus arin marah-marah sedang Bara menahan Tawa nya ,Bagi Bara ini lah saat-saat dimana peran suami dan calon ayah menguras tenaga sabar dan cemas bersamaan .
"Lu seperti nya arin mau lahiran ,Kita kerumah sakit sekarang ."Ucap Jihan menyaran kan
Jiihan memilih pulang ke mansion terlebih dahulu untuk menitipkan baby bian kepada Grand ma nya anak-anak .
Tak lama mobil yang dikendarai Bara pun tiba di rumah sakit ,Arin Sudah masuk ke ruang perawatan untuk diperiksa dokter sedang asisten lu juga Bara menunggu . Bara bisa melihat jelas kecemasan asisten nya itu.
Tak lama Dokter pun keluar "Suami dari nyonya Arina?"Tanya dokter
"Saya dok."Ucap Lu mendekat
"Bagaimana keadaan istri saya dok?"Tanya Lu cemas
"Nyonya arin masih bukaan 4 bisa memakan 7 sampai 8 jam bahkan lebih untuk melahirkan ,saya saran kan biar menginap saja di rumah sakit mempermudah prosesnya nanti."Saran dokter dan lu pun mengikuti nya saja sedang arin sudah dipindahkan ke ruangan nya .
Namun Lagi-lagi asisten Lu hanya bisa pasrah dengan perlakuan istrinya .
"Aghh...sakit sayang sakit pinggang ku sakit "Rengek arin sambil mengelus pinggangnya yang terasa patah itu
"Nyuuuutttt...."Sakit di pinggang arin hilang timbul.
"Aghh....sakit sayang sakit."Cicit arin lagi
"Sabar ya ."Ucap Lu menenangkan istrinya
"Sabar bagaimana?ini sakit . ayahhh arin nggak kuat sakittt."Rengek arin Lagi karna pinggangnya benar-benar sakit .
disana Bara dan Ge hanya bisa diam melihat tingkah arin sambil duduk disofa ,Sedangkan asisten lu hanya bisa mengelus-elus dan mengurut pinggang istrinya
"Sttt.....aghhhhh "Arin teriak lagi karna tiba-tiba pinggangnya kembali sakit
"Sakit sayang ...stssss....sakittt."Pekik arin diruangan itu
"Ya menang sakit sayang itu sudah biasa saat orang mau melahirkan ."Ucap lu menjelaskan
"Kau hanya bicara saja ,sudah pergi sana."Usir arin tiba-tiba
"Hahk..."Lu kaget sudah di marah sekarang diusir
"Ingat Jangan kembali kalau tidak bawa seblak bakso dan es boba."Ancam arin sambil mengelus perut nya .
Sedang asisten Lu hanya bisa mengelus dada nya
"Mau lahiran pun masih ngidam , Heran ."Gumamnya
Bersambung ....
Mau gabung ke grup Gesrek nya othor Cek di profil othor ya ππ
Salam hangat
"Putry"