Ceo Sang Bos Mafia

Ceo Sang Bos Mafia
Ge enggak istimewa?


Happy reading


🌹🌹🌹🌹


Hari ini Hari Terakhir jihan dan Bara Menghabiskan Waktu mereka bedua lebih tepatnya berbulan madu ,Mereka Tak henti-hentinya menghabiskan waktu berdua dan berakhir di ranjang Karna semangatnya untuk memiliki Adik untuk Ge .


Jihan Kadang sampai kewalahan jika melayani suaminya yang tak pernah cukup satu kali itu .


Kini Mereka Sedang menikmati makan malam Berdua hanya berdua Karna bara Boking Khusus mereka berdua saja .



"Apa Kau Menyukainya ?"Tanya Bara Pada Jihan Yang duduk disebelahnya


"Ehhem."Jawab jihan menandai jika dirinya sangat menyukai suasana dan tempat nya


Cup


Bara mengecup Pipi Istrinya Lalu mengeluarkan Kota kecil Di Dalam Saku Celana nya



Cincin Berlian Yang tidak norak Namun terkesan elegant . " Maukah Kau memakai nya untuk Ku?"Tanya bara menatap wajah jihan sambil memegang Cincin pembeliannya jauh-jauh hari .


Jihan Tak berbicara apa-apa ,iya hanya mengulurkan Tangan nya membiarkan Jari Manisnya dihiasi oleh cincin pemberian Suami Yang sangat iya cintai itu .


"Love you."Ucap Bara Lalu mengecup Bibir Jihan Sekilas


Cup


Mereka Pun kembali menyantap makan Malam mereka dengan Menu stik daging dkk .


*******


Sedang Di mansion Helena Asisten Lu dan Arin Lah Yang Jadi sasaran anak itu jika Bosan,Bahkan selama tuan nya menjalankan Hannymoon mereka . Lu tak pernah beristirahat di apartemen miliknya sendiri begitu pun dengan arin .


Ge tak membiarkan dua orang itu Bisa Pergi meninggalkan nya yang kesepian .


"Ayo tidur Ge besok mommy dan daddy Ge pulang , ayo tidur ."Bujuk Arin sedang asisten Lu berulang kali menguap sangking lelah dan mengantuk nya .


Ge tetep Ga peduliin aunty ia tetap sibuk menggeser layar ponsel Aunty nya dengan bosan


"Kuota internet anda telah hamil ."Ucap Ge di selah heningnya ketiga orang itu


"puupptss."Lu menahan tawa nya


"Ge."ucap arin


"Aunty Kuota aunty ini udah habis kan Ge gak salah ,lagian aunty pelit kali dengan kuota pasti Hobby aunty hospot kan?"Tuding Ge lagi


"Ge."


"Solly aunty."Cicit Ge kembali menggeser layar ponsel melihat fhoto-fhoto di hp aunty nya supaya bisa ngantuk . Namun sayang mata Bocah itu melebihi orang dewasa , Ga ada Ngantuk nya sama sekali .


Ge menatap Paman Lu dan Kembali menatap Aunty nya yang memasang wajah cemberut pada asisten Lu


"Paman ,Wanita itu ingin diratukan Tapi dia lupa cara untuk merajakan,Iya kan Paman ."Ucap Ge bicara pada Lu tapi menyindir arin .


"ah...ya anak pintar ,tepat sekali Ge ."Ucap Lu tersenyum merekah


Arin menatap lu dengan wajah masam "Ge kau itu wanita kenapa kau menjatuhkan harga diri wanita dan membela paman Mu itu ."Cicit arin kesal pada Ge


"Ge cuma Nyindir aunty bukan seluruh wanita ."Ucap nya jujur dan berterus terang


"Buahhhhhhaahhhh...."Lu tertawa lepas kala Ge Langsung Tu the point pada aunty nya


Arin Hanya mengepalkan Tangan Nya melihat Lu menertawakan dirinya .


"Ge,Ayo tidur ini sudah malam Nanti aunty laporin Mommy mau?"Ancam Arin pada Ge


Ge mendengus kesal


"Paman Jika Cari Istri Jangan Seperti aunty arin bisa-bisa Paman Kurus Kering ."Cicit Ge berbisik Pada Lu yang duduk disamping nya.


Arin Hanya memperhatikan dua orang itu


Asisten Lu kembali terkekeh


"Ge."Suara arin sudah naik satu oktaf


"Ge kau itu tidak istimewa tapi menggemaskan ."Ucap Lu menciumi Gebby tanpa memperdulikan arin yang sudah memarahi kedua orang itu


"Maaf Ge Gak Istimewa , soalnya Ge bukan Lahir di Jogja paman ."Ucap Ge Lepas dari mulut nya


"hakh...buhhhhaahhh."


berambung ...


Tinggalkan jejak nya ya πŸ˜‰πŸŒΉ


like , komen juga favorit nya vote juga ya πŸ™


salam hangat


"Putry"