Ceo Sang Bos Mafia

Ceo Sang Bos Mafia
teman baru


Selamat malam


dan Selamat membaca


aku Harap Kalian Tidak Bosan Dgn Cerita ku ini


πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™


"Kau mau apa tuan !!"Tanya Jihan Yg sudah Gelisah ingin turun dari pangkuan bara


"Aku Ingin istri ku!!"Jawab nya dgn suara sensual


"Tapi tuan Ini kantor dan aku kariawan mu!!"Kilah jihan mencari alasan untuk kabur


"Aku bos nya Lalu siapa yg akan marah!!"Ucap bara lagi


"benar juga ya, dia kan bos nya!!,Tapi kan Ini salah!!"Pekik jihan dalam hati


"Tapi tu!!!"


cup


satu Kecu pan Mendarat Dibi bir Gadis Itu , Membuat Jihan Membulat kan Bola mata nya kearah Bara .


Gadis Itu Mematung Seketika Gara-gara Ciu man Cepat Yg dilakukan Tuan sekaligus suami nya itu


Setelah Menge cup Bibir Mungil nan Ranum itu Seakan Akan Tidak Terjadi Apa",Bara Mengangkat Tubuh jihan Duduk disofa,Dirinya pun Kembali ke meja kerja nya


"Itu Hukuman Karna Kau Berani Mengerjaiku!!"Ketus Bara Pada Jihan Yg Masih Terdiam karna Bara Telah Mengambil Ciuman pertama nya .


"cih...hukuman macan apa ini,enak di dia!!!"umpat jihan Kesal


disaat jihan Hendak Pergi dari ruangan tersebut


tok...tok...tok....


"Masuk..!!"Titah bara


jihan Pun mengurungkan Niat nya keluar dari ruangan Itu


"Permisi tuan ,Tuan Jhonatan dan Nona Audye ingin Bertemu dgn anda !!"Asisten lu menyampaikan pada bara


"Suruh Mereka Masuk!!"Titah nya lagi


"Baik tuan !!"Ucap Asisten lu sebelum keluar dia melirik ke arah jihan


jihan pun memutar bola mata jengah


"Selamat pagi menjelang siang Barata!!"Jhonatan masuk Ke ruangan bara bersama putri nya


mendengar suara yg sangat familiar itu jihan mengedarkan pandangan nya ke arah suara


"Dia...!!"jihan menutup mulut nya dgn kedua tangan ny . Namun Reaksi nya itu tak lepas dari padang bara .


"selamat siang paman !!"Ucap bara memberi salam , Jhonatan sudah seperti ayah nya sendiri karna Jhonatan teman dekat ayah bara


"Duduk!!"Ucap bara


Jhonatan Mengerutkan dahinya menatap jihan , tiba2 dada nya terasa sesak .Jhonatan menahan dada yg sakit


jihan Yg melihat pun langsng Pergi dari Hadapan orng2 yg ada Diruangan Tersebut


Jihan Dgn Seluruh tenaga nya berlari menuju anak tangga,iya melupakan jika dikantor itu pun ada lift .


disaat jihan berlari dirinya tak sadar telah melewatkan Nyonya Helena .


dada nya sesak , Melihat wajah tua itu pun antara senang dan Sedih


antara Bahagia dan menderita .


iya mencoba Kubur dalam-dalam rasa sakit Nya di telantarkan , dibuang , tak diperdulikan


menjadi Diri sendiri , Berdiri sendiri ... melupakan masa2 Kanak2 nya masa remajanya .. demi sesuap nasi Untuk tetap bertahan Hidup


Namun Disaat Dirinya Berjuang Bertahan hidup dgn Kemiskinan namun Ayah kandung nya sendiri begitu bahagia dgn keluarga baru nya , bergelimang harta bahkan tak mengakui jika dirinya mempunyai satu orng putri lagi .


Jihan Tiba Dibangku Taman disamping kantor bara .dia duduk disana Menyegarkan Otak nya , Sudah cukup selama ini dia menderita ,kini tidak lagi ...


"Aku tidak Lemah,Kenapa Aku Harus Menghindar?semuanya sudah di depan mata ku,aku harus hadapi!!!"batin jihan


Saat jihan hendak berdiri seseorang datang menghampiri dirinya .


"terkadang sebuah Masalah Itu membuat orang Menjadi Lebih dewasa Dalam Menanggapi , Menerima ,dan menyelesaikan nya!!"Suara Seorang pria Membuat jihan Menatap orng itu


"Hay...aku Galang !!"Pria itu memperkenalkan diri dgn Mengulurkan tangan nya pada jihan


jihan Memandang laki-laki didepan nya itu


"Sepertinya orng baik!!"Batin jihan lalu menerima uluran tangan tersebut


"saya Jihan !!"Jawab nya


βˆ†βˆ†βˆ†βˆ†βˆ†βˆ†βˆ†βˆ†βˆ†


"Ada Apa Paman Kemari??!!"Tanya Bara di sela Obrolan mereka


Jhonatan Menghela Nafas nya ..


"Paman Kemari Ingin Menitip Audye Bekerja di perusahan mu Bara,Jadi apa saja Gak apa!!"Pinta Jhonatan pada bara


Bara Melirik Audye yg Tersenyum Kearah Bara ..


"Sekertaris???"Tanya bara


"Aku Mau !!"Pekik audye senang


"Tunggu!!"Tiba-tiba Seseorang Menghentikan obrolan mereka


bersambung......


mohon like dan komen terbaik nya doong,,agar thor rajin up dan makin semangat πŸ™