Ceo Sang Bos Mafia

Ceo Sang Bos Mafia
hujan! 21+


🌹🌹🌹🌹🌹🌹


bocil skip aja


Di rumah sakit khusus kalangan orang kaya itu pun semua keluarga bara dan jihan sedang berkumpul . Mereka masih menunggu Jhonatan yang masih belum sadar kan diri karna efek bius yang diberikan dokter pada suntikan nya .


Inayah hanya bisa memandang iba pada laki-laki yang pernah mengisi hatinya itu .


Semua orang pun memutuskan untuk menginap dirumah sakit malam ini .


"bara kau ajak lah istri dan anak mu pulang,Disini tidak baik untuk kesehatan mereka!!"Ucap Papy Abra pada anak dan menantunya yang duduk di bangku tunggu rumah sakit .


Sedang Ge sudah tertidur dipangkuan bara dan el juga tertidur disamping kursi jihan .


"Tidak apa Pi kami disini saja!!"Ucap jihan menolak karna tidak enak mertuanya yang harus menunggu .


"setidaknya pikirkan kesehatan anak mu menantu besok kau juga harus ke pengadilan jadi beristirahat lah yg cukup dirumah !!"Cicit Abra lagi menasihati


"baiklah ayah,aku akan pulang dengan istri juga anak ku !!"Ucap Bara lagi mengangkat tubuh Ge .


"Ayo ji kita pulang kemansion Ma saja karna lebih dekat dari sini !!"Ucap bara sambil membangunkan Elano .


Jihan pun menurut membantah pun percuma , iya juga kasihan dengan anak-anak karna tidur mereka kurang nyaman .


Diperjalanan pulang ke mansion hujan begitu deras malam itu ,jihan sudah mengirim pesan singkat dengan arin jika dirinya menginap dimansion malam ini .


Setelah tiba dimansion dua orang pelayan sudah memayung tuan dan nyonya mereka


Bara dengan hati-hati meletakan Ge dikamar Tamu dimansion itu karna belum mempersiapkan kamar tidur untuk putrinya .


Sedang el sudah tertidur dikamar Bunda inayah .


"baju mu basah!"Ucap jihan pada bara tanpa melihat wajah laki-laki itu .


Bara pun melirik kearah tubuh nya yang memang sudah basah kena percikan air tadi .


"baju mu juga basah ji,ayo kita kekamar nanti kau masuk angin jika tak menggantinya .!"Ucap bara ,jihan hanya menurut karna bajunya memang juga sedikit basah membuat jihan tak nyaman .


Mereka berdua pun tiba dikamar ,jihan terlebih dulu masuk ke walk in closed mengganti pakaian nya sedang bara menutup pintu kamar .


Jihan memakai baju piama tidur yang ada di kamar ganti suaminya itu .



Bekas make up sudah iya bersihkan dari wajahnya hanya bekas lipstik masih ada dibibir mungil itu .


Jihan pun keluar dari kamar


Bara masih duduk dibibir ranjang Membuka bajunya di sana tanpa menyadari jika istrinya sudah keluar dari kamar ganti .


glleg ....jihan tak sengaja melihat perut dan dada suaminya yang kotak-kotak dengan tetesan air hujan masih membekas di dada itu .


Jihan mendekat kearah bara ,"masuklah kekamar ganti aku sudah selesai."Seru jihan , bara pun mendongkak kan pandangan nya kearah suara .


Deg


Mata Mereka berdua saling pandang . lama saling bertatapan dengan diam .


Bara pun berdiri dari bibir ranjang lalu mendekat kearah jihan,dengan sigap bara mecium bibir jihan singkat


Cup


Reaksinya makin membuat bara berani.Bara memeluk tubuh jihan. Mencium lehernya dari belakang.


. Kini sambil menciumi leher jihan tangan bara bergerilya di bagian Gunung Yang sudah mulai menantang itu .jihan *******-***** tangan suaminya yang bermain di gunung indah miliknya .


"eghh....emmmmhh!!"erangan keduanya sudah mulai Terbawa suasana ,malam yang dingin ditambah hujan deras itu membuat kedua orang dikamar itu semakin memanas dan menuntut .


"Ji....!"Panggil bara dengan suara beratnya masih memeluk jihan


"hmm...!!"Jawabnya masih memejamkan mata


"Aku..!Bolehkan?”Tanya Bara ditelinga jihan dan menggigit kecil telinga istrinya membuat jihan mengerang lagi


“Mmhh..Mmhhh”jihan Tak menjawab permintaan bara,namun laki-laki itu tau jika istrinya tidak melarang mereka seakan sama-sama merindukan sentuhan yang selama ini tak mereka rasakan lagi .


Lagi-lagi jihan mendesah saat bara menempelkan lidahnya ditelinga jihan "Aghhh...!"Erangnya


Tangan bara langsung menelusup ke balik piyama jihan .Merasakan betapa empuknya daging yang membukit itu. Bara Bermain di gunung kembar milik istrinya dari belakang dengan kedua tangannya.


Desahannya makin kuat. Lalu kepala jihan disandarkan ke dada bara. Kini kedua chocochips berwarna merah muda milik jihan ganti bara permainkan.


Erangan keduanya keluar begitu saja "Ahh...!"Mereka sangat menikmati setiap sentuhan tubuh mereka berdua .


Tiba-tiba Jihan mencium bibir bara. Tangannya menekan-nekan Dada bidang suaminya ,sedang senjata bara yang sudah mulai membesar.


Betapa lembut ciuman istrinya, bara segera menjulurkan lidahnya, memainkan di rongga mulutnya. Lidah jihan bara belit sampai istrinya itu seperti hendak tersedak.


Semula jihan seperti akan memberontak dan melepaskan diri, tapi tak bara biarkan. Mulut bara seperti melekat di mulutnya. "emmhhh...!"Racau kedua nya


Tangan bara mulai mempermainkan kedua gunung itu lagi yang menggairahkan Padat, kencang, dan putih mulus.


AAAHHHKSKSs..” desah jihan ketika sedikit demi sedikit senjata suaminya menerobos masuk dengan paksa,.


Jihan sedikit bergetar .


Setelah seluruh senjata bara masuk, bara segera menaik turun merengkuh istrinya. Bara makin terangsang oleh jeritan-jeritan kecil, lenguhan, dan kedua gunung milik istrinya yang ikut bergoyang-goyang . "Emhh...ahh!!"Erang mereka berdua menikmati percintaan panas itu .


Entah sudah berapa kali malam itu mereka melakukannya . jihan sudah kewalahan untuk yang pertama kalinya setelah lima tahun tak menyentuh suaminya itu .


Lagi-lagi bara tak bisa mengontrol birahinya jika melihat tubuh yang sudah candu baginya itu .


Jihan sudah terlelap dan memejamkan matanya diatas ranjang berukuran king size itu .


Bara menutupi tubuh istrinya dengan selimut lalu menghujam nya dengan ciuman di seluruh pipi jihan


"Thanks you sayang!!"Lirih bara ditelinga jihan lalu mendaratkan kecupan dibibir jihan lagi


bersambung. 🔥🔥🔥


maafkanlah jari-jari sialan othor kilaf🙏😄


bonus visual daddy bara


maafkanlah othor suka yg berotot😂



berbagi itu indah loh😄😉bagi like nya dong 👍Bagi komen membangun nya juga krisan aku terima 😄Vote nya ya agar karya remahan ku ga tenggelam😭Follow akun othor dong 🙏


salam sayang


"Putry"