Ceo Sang Bos Mafia

Ceo Sang Bos Mafia
Menantu?


Happy reading


🌹🌹🌹🌹


El Tiba-tiba datang dan menolak Ucapan jihan kepada Lelaki yang selama ini berusaha Elano lupakan


Semua Orang Menatap El ,Jika semua orang sudah paham antara El dan Galang namun tidak untuk Gebby , Ge tetap lah bocah yang masih mencernah hubungan kakaknya dengan paman itu .


Raut wajah kecewa tampak jelas dimuka Galang.Apa Yang Galang takutkan terjadi juga , anak nya sendiri menolak dirinya .


Jihan tadi nya sudah pasrah jika el akan diambil oleh ayah kandungnya ,Namun penolakan dari anak berusia 10 tahun itu membuat jihan tak tega memisahkan ayah dan anak nya , Karna jihan pernah ada diposisi itu semua .


"El."Panggil Jihan Pada Anaknya itu


"Please mom jangan memohon hanya untuk pria pembunuh seperti dia ."Ucap Elano tanpa melirik Galang sedikit pun . Galang sadar ternyata anaknya memiliki trauma akan dirinya .


Bara Pun menurunkan Ge Lalu mendekat dan berjongkok Dihadapan El "Kau Tau Boy,Daddy juga seorang pembunuh apa kau membenci daddy juga.?"Tanya Bara pada el ,namun bocah itu menggelengkan kepala nya .


"Lantas jika kau tak membenci Daddy kenapa kau membenci papa mu ?bedanya daddy dengan papa galang apa coba ?kami sama-sama pernah membunuh."Ucap bara lagi ,iya memberi pengertian pada Elano dengan sabar


Galang hanya diam ,iya Benar-benar ayah yang gagal . Kasih sayang dan cinta tak pernah iya berikan kepada anak nya Namun Anaknya mendapatkan dari orang lain .


Jihan Hanya tersenyum kecil melihat interaksi antara bara dan el .


"Kau Tau boy,setiap orang memiliki masa-masa buruk masing-masing dan bagaimana Kita orang terdekatnya yang seharusnya menyadarkan ia bukan malah menjauhi juga membenci."Ucap bara lagi karna dirinya pun pernah diposisi Galang .


El Hanya Diam Menatap Jihan dan Bara dengan Lama Lalu iya menatap Gebby sang adik . El seakan tak mau berpisah dengan keluarga yang selama ini memberi cinta dengan ikhlas kepadanya .


Namun Lagi-lagi Ego dan Hati Nya tak sejalan . El menatap Galang yang Sedari tadi hanya menundukkan wajah nya .


"Mommy."Lirih El memanggil Jihan Dengan Airmata sudah menetes di wajah nya .


"Iya Sayang ."Jihan mendekat kearah el


"Mommy Tak sayang el lagi.?"Tanya anak itu menatap Jihan dalam-dalam


"Siapa bilang?mommy sangat menyayangi El."Ucap Jihan tulus dan bersungguh-sungguh


"Lantas kenapa mommy dan daddy Membiarkan El ikut dengan dia el tidak mau mommy."Ucap el lirih dan menangis sesenggukan


"Mommy Jah..Jahat hihk....Daddy Jangan Buang el Please ."Pinta anak itu didepan semua orang dengan memohon , Ge lagi-lagi lambat untuk mencerna keadaan apa yang sedang terjadi disana .


kakak kenapa nangis?Mommy juga nangis?Daddy dan paman tampak murung ?


Ge masih berputar-putar dengan pertanyaan itu , Karna Ge Juga anak-anak .


Jihan Dan Bara Langsung memeluk Tubuh el Kecil , "No..Jangan Bicara seperti itu lagi,Daddy tak menyukainya El.?"Ucap bara Menghapus airmata el


"El,,Kau putra mommy satu-satu nya jangan pernah bilang yang bukan bukan Oke hihks...!"Ucap jihan sambil menghapus air mata nya .


mereka bertiga menangis sambil berpelukan hanya Ge yang masih bingung , ada apa?


Galang Mendongakkan Kepalanya Lalu Menatap Ketiga orang yang tak ingin berpisah itu ."Maaf jika kehadiran ku hanya membuat duka diantara kalian ."Lirih Galang dengan wajah sendu nya


"Maafin papa el jika selama ini mengabaikan Mu , Maaf."Ucap nya dengan memohon dan el hanya diam


Namun El menghapus airmata nya lalu berlari memeluk Tubuh Galang dari belakang .


"El..Memaafkan Mu Pa...Papa."Ucap anak itu menutupi muka nya dibelakang Galang ,Galang Menghentikan Langkah nya lalu berbalik


Galang melepaskan Pelukan el dan sedikit berjongkok menatap Wajah el dalam-dalam .Jihan dan Bara Hanya Bisa tersenyum Haru melihat ayah dan anak salig melepas rindu itu .


"Mommy Paman Itu siapa .?"Tanya Ge pada akhirnya , ia bosan bertanya pada pikiran Nya yg buntu dan pada akhirnya menurunkan Gengsi seorang Ge lalu bertanya pada Jihan .


"Dia Papa Kandung kakak mu Ge ,Dan dia mau menjemput kakak mu untuk kembali dengan nya .?"Ucap Jihan Menjelaskan .


"Owh jadi itu papa kakak el ."Ucap Ge tersenyum Jahat bukan nya sedih karna iya akan berpisah dengan el namun gadis itu tersenyum puas membuat Bara Dan Jihan Menatap Ge dengan Curiga .


"Kau Memaafkan papa El?"Tanya Galang Pada el meyakinkan pendengaran nya .


El hanya membalas dengan anggukan.


Galang dengan Cepat Memeluk tubuh El yang selama ini iya rindukan ."terimakasih boy Papa Sangat menyayangi mu."Ucap galang dan menjatuhkan air mata yang selama ini iya tahan


"Apa boleh aku merawat mu ?"Tanya Galang memegang pipi el ,El langsung mengaggukan kepalanya .


Galang kembali merengkuh el masuk kedalam pelukan nya .


setelah lama berpelukan Galang Melepaskan el Lalu Berjalan mendekat pada Bara dan Jihan ,"Aku tak Tau Bagaimana berterimakasih pada kalian yg telah merawat anak ku terutama kau Jihan ,Namun dalam Hati kecil ku sangat-sangat berterimakasih pada kalian ."Ucap galang dengan tulus


Jihan Hanya membalas dengan senyuman


"Tolong jaga el baik-baik,biarkan kami tetap berkomunikasi dengan nya ."Pinta jihan


"Baiklah,aku hanya ingin merawatnya sampai iya selesai pendidikannya setelah itu iya boleh mau kemana saja atau kembali dengan kalian ."Ucap Galang lagi dengan sungguh-sungguh


"Kami percaya itu."Ucap bara lalu bara dan Jihan menatap Ge


"Ge, Kakak mu akan dibawah papa nya utntuk tinggal bersama mereka ,setelah besar kakak mu akan kembali menemui kita lagi,Kau tak ingin berpamitan bersama kk el?"Ucap bara dan jihan pada ge


Ge menatap el lama lalu menatap Galang .Ge berjalan melewati Bara dan jihan


"paman Kemari."Titah Ge agar Galang berjongkok mengimbangi dirinya dan Galang pun menurut


Ge menarik telinga galang tepat di mulut nya seraya berbisik ."Paman Tolong Jaga kk Ku dengan Baik,Oh iya Apa Ge cocok Jadi Menatu paman ."Ucap Nya dengan suara Cedal


Galang ikut Berbisik"Bukan Menatu tapi menantu sayang ."Bisik Galang sambil Terkekeh Geli


Bersambung....


Tinggalkan jejak nya ya πŸ˜‰πŸŒΉ


like , komen juga favorit nya vote juga ya πŸ™


salam hangat


"Putry"