Ceo Sang Bos Mafia

Ceo Sang Bos Mafia
Gula!


happy reading πŸ™


🌹🌹🌹


"Oh Astaga Bahkan Mommy Tak Membiarkan Ge bahagia sedikit saja..!!!"Cicit Ge pelan namun bisa didengar oleh jihan


"Kau mengumpat mommy lagi Ge ?"Tanya Jihan Dengan memicingkan kedua matanya .


bara ikut arah pandang jihan yg sedang menghakimi anak nya .


Ge menggaruk-garuk kepalanya yang memang gatal hehe.


"He...sedikit mom,sorry."Ucap Ge Jujur sedikit sambil cengengesan ,percuma berbohong pasti mommy nya akan menekan Ge lagi pikir anak itu .


"Ya sudah Cepat Habiskan sarapan kalian ,Habis ini kita akan kerumah Grandma untuk menjemput Kakak Mu !"Perintah jihan Pada ge dan juga bara agar menyelesaikan ritual sarapan pagi mereka


"Siap Mom."Ucap ayah dan anak itu patuh lalu berlarian ke arah meja makan .


Jihan hanya berdiri diam sambil tersenyum melihat kedua ayah dan anak itu sangat antusias untuk memakan sarapan mereka


namun seperkian detik kemudian


"Mommy...!"Teriak Bara dan Ge dari arah dapur


jihan berjalan dengan santai nya menuju meja dapur


"Ada apa.?"Tanya jihan Dengan santai nya


Ge dan bara melirik sarapan mereka di atas piring


dan Jihan Pun ikut arah pandang kedua orang itu ."Iya itu sarapannya ?Kenapa tidak dimakan?"Tanya jihan mengangkat satu alisnya


"Tapi Mommy Roti tawar ini tidak ada apa-apa nya ,selai tak ada atau coklat bahkan susu masak makan Begini aja kan Hambar mom."Rengek Ge tidak mau makan .


"Bener ji kenapa Cuma makan seperti ini ."Bara ikut bertanya


"Ohho...jadi kau nyalahin istrimu ini suami.?"Tanya Jihan pada bara


"Sayang di apartemen daddy mu ini tidak ada yang bisa dimakan kecuali roti tawar ini ,selai ga ada susu atau coklat bahkan Gula pun tak ada ,Jadi untuk pagi ino ge makan yg tawar dulu ya ."Bujuk jihan


Bara melirik arah dapurnya , terlihat rapi sih namun memang benar adanya bara tak pernah melengkapi isi dapur miliknya .


"Hehe.."Bara hanya terkekeh sambil mengusap-usap tengkuk leher nya .


Ge melotot Ke arah Bara lalu menarik telinga daddy nya agar mendekat ke arah Ge .


"Daddy Apa kali ini kau juga tak memiliki uang?"Bisik Ge ditelinga bara walaupun bagaimana Ge tak mau Sampai kedengaran mommy nya dan akan Meremehkan daddy kesayangannya .


Lagi-lagi bara menggelengkan kepalanya melihat tingkah anaknya yang selalu menganggap dirinya semiskin itu .


"Ada apa Ge ?"Tanya Jihan Kepada anak nya yang lagi-lagi berbisik pada Daddy nya .


Ge langsung menatap mommy nya .


"Eh mom,Gpp yuk dad Kita makan ini aja ,kan lebih sehat ."C8citw Gebby mengajak bara memakan roti tawar tanpa polesan apa-apa itu .


Jihan Hanya menahan senyumnya melihat wajah dua orang dihadapan nya itu memakan sarapan dengan keterpaksaan .


saat bara menyelesaikan makan nya


"Pyuurrrr..!!"Bara mengeluarkan kopi yang baru saja iya seduh


Jihan dan Ge menatap Bara


"Kenapa Dad?Panas ?"Tanya ge


namun Bara menatap jihan "Kopi ini pahit sekali ."Ucap bara mengeluh pada istrinya


"Karna tidak ada."Kata-kata jihan terputus


"Tidak ada gula , ya ya baiklah nanti akan aku beli sekalian pabrik gulanya ."Ketus bara kesal iya berdiri


"Ge, Daddy tunggu di mobil cepat habiskan Sarapan Derita itu,Daddy harap kau tidak akan Pernah mengeluh tinggal diaprtemen daddy mu ini ."Cicit bara lalu menatap tajam pada jihan dan pergi dari hadapan mereka


Jihan Hanya Menahan senyum nya melihat Kekesalan di wajah suaminya itu .


Ge Berdiri dekat mommy nya lalu


"Ketika Daddy marah , Mommy punya jurus andalan. Yaitu:marah balik iya kan ."Ucap ge langsung berlari keluar


"Ge ."


bersambung ....


Tinggalkan jejak nya ya πŸ˜‰πŸŒΉ


like , komen juga favorit nya vote juga ya πŸ™


salam hangat


"Putry"