
selamat membaca ππ
πΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ
Setelah mematikan ponsel sepihak Jihan meletakan kembali ponselnya ditempat semula "Kenapa berbicara Seperti itu?Aku tidak Memperkosa mu?apa Kau mau kita melakukan Adegan seperti itu ?"Goda Pada Sambil memiringkan tubuhnya menatap jihan
"Tidak Mau ."Rengek jihan namun terdengar manja .
"Terus kenapa Bicara seperti itu?."Bara sudah mulai menginterogasi Jihan .
"Aku Hanya Bercanda."Ucap Jihan
Cup
Jihan Kembali mencium Bibir Bara .
"Jangan Membangunkan Milik ku Sayang , jika Iya Bangun Kau Harus menidurnya kembali."Ucap Bara pada jihan dengan sigap wanita itu memundurkan Tubuhnya .
"Hehe...aku Lelah Mau Mandi Dan Laper."Ucap Jihan Lagi dengan Merengek
Bara pun Berdiri lalu mengangkat tubuh jihan menuju kamar mandi .
"Sayang Aku bisa berjalan , turunkan."Pinta Jihan namun bara menolaknya laki-laki itu tak menghiraukan ucapan Jihan sama sekali .
Sampai di kamar mandi jihan kaget karna suaminya juga ikutan masuk dan berdiri di bawa shower bersama Jihan
"Aku Mau mandi sayang , keluar lah dulu."Namun Bara lagi-lagi tak menghiraukan iya kembali memeluk jihan dari belakang dengan air shower yang sudah Mulai turun.
"Ahhhh...ehmm bara Ah...sayang."De sahan dan erangan Jihan tak bisa iya tahan . Bara Benar-benar selalu bisa memancing gairah dirinya .
Bara Langsung memutar kan Tubuhnya dan melu mat Bibir Jihan Dengan Ganas dan bisa nya Membuat Jihan mengeluarkan suara-suara sialan juga Kecapan-kecapan dari kedua nya.
Tak Hanya disitu Bara mengangkat Tubuh jihan Duduk Di wastafel kamar mandi itu Lalau membuka lebar kaki jihan Dengan Cepat Bara Menjelajahi Milik istrinya dengan Nafsu juga Rakus iy melahap dan menyedot-nyedot dia area milik jihan "aghhh...ehmm sayang ."Jihan tak bisa menahan Oleh permainan bara iya menggigit bi bir bawahnya
"Owh...ehmm sayang."Erang jihan lagi iya menekankan Kepala Bara sampai kedalam.
Melihat istrinya telah sampai Bara Kembali menjelajahi tubuh yang bikin candu itu Meremas Gunung Terpampang dengan Kencang di depan matanya , Jihan tak henti-hentinya mengerang nikmat .
Bara berdiri Lalu Kembali membenamkan senjatanya dan Malam Itu Terjadilah percintaan mereka kembali bahkan Bara tak memberi ampun pada Jihan , Iya Menggempur Tanpa Henti .
Bara seakan tak pernah puas tubuh istrinya iya selalu menjadi nafsu dan serakah melihat Istrinya sendiri .
Jam 11 malam mwrekar baru menyelesaikan kewajiban mereka lalu membersihkan diri .
*******
"Dasar biji Cabe ."Umpat Arin kesal
"Kau Kenapa ?"tanya asisten Lu yang Baru datang ke mansion Helena ,. Arin memang di Mansion Juga Karna ia Akan Menjaga Ge .
"Gpp."Ucap arin cuek dan ingin meninggalkan asisten Lu sendirian disana untuk masuk kedalam kamar nya Namun langsung di tahan asisten Lu .
"Lepasin"rengek arin pelan karna tangannya ditahan Lu .
"Nggak bisa,kita harus bicara ayo ikut."ucap lu lahi menarik arin menuju balkon mansion
setelah tiba dibalkon lu melepaskan tangan arin
"Bagaimana dengan tawaran ku waktu itu?"Tanya lu dengan wajah datar dan dingin nya
"Yang Mana?"Tanya arin
"Kau sedang berpura-pura bego ,cepat katakan ."Ucap Lu Lagi .
"Owh soal menikah,Maaf aku gak mau karna aku Nggk mencintai mu ."Ucap arin dengan wajah sombong
"Kau pikir aku juga mencintai mu ?"Ucap lu tersenyum iblis
"Kalau tak mencintai ku untuk apa kau ingin menikahi ku sinting."Maki arin Namun Lu Langsung Membungkam mulut arin dengan Mulut nya .
"Ehmm . .mmmmm."Arin Kewalahan karna Serangan Lu tiba-tiba .
Taka lama lu melepaskan pagutannya.
"setelah tuan Bara selesai bulan madu siapkan dirimu kita akan menikah dan aku akan meminta restu pada orang tua mu."ucap Ku seenak nya
"Hahk..."
bersambung...
Tinggalkan jejak nya ya ππΉ
like , komen juga favorit nya vote juga ya π
salam hangat
"Putry"