
๐น๐น๐น๐น๐น๐น
Setelah Meninggalkan cafe dengan kekesalan sore itu alya Mengunjungi Mansion Ibunya .
Braaakkkkk....alya menghempaskan map yang di berikan jihan tadi siang di hadapan ibu dan adiknya .
"Dia sudah berani mengancam ku bu!!"Sungut alya dengan wajah memerah menahan amarah nya .
Yohana pun Mengambil Map tersebut lalu membacanya .
Yohana Mendorong kursi roda yang diduduki oleh Jhonatan .
"Kau tau Putri payah mu itu ingin mengancam ku dan anak ku !!"Ketus yohana dihadapan Jhonatan .
laki-laki itu hanya diam tak bergeming selain tubuhnya sulit untuk bergerak karna sakit juga iya merasa percuma untuk hidup .
Jhonatan hanya tersenyum sinis menatap tiga manusia jahanam dihadapan nya itu .
"Kau tau bahkan aku bisa saja Mengampuni Putri mu itu jika iya mengaku kalah dan aku membiarkan nya selama ini berkeliaran bebas , dan ternyata aku salah dia berani mengancam putri ku !!"Ketus yohana lagi kepada Jhonatan lalu memasukan obat kedalam mulut Jho .
pria tak berdaya itu hanya bisa pasrah tak berdaya , seakan ini semua Hukuman untuk dirinya .
alya memandang benci pada Jhonatan
"Kau tau ayah angkat Karna Perusahaan mu ayah ku mengalami kebangkrutan dan karna Menantumu ayah ku mengalami kekalahan di dunia mafia dan karna putri mu juga masa depan ku hancur ,calon suami ku iya rebut !!"Pekik alya Menendang kursi roda Jhonatan .
"No..kali ini tidak akan lagi ku beri ampun,Kalian Semua juga Harus merasakan hancur yang pernah ayah ku rasakan !!"Teriak alya seperti orang kesetanan dan untuk kedua kalinya menendang kursi roda Jhonatan.
"Jauh lebih mudah mengubah dan merekayasa atom-atom plutonium daripada mengubah sifat jahat yang berdiam di dalam diri manusia." Ucap ayah Jho lebih ke sindiran iya berbicara .
"Diam lah pak tua !!"Pekik alya
ย "Hati pembenci tidak pernah damai. Pikiran pembenci tidak pernah bersih. Dan mata pembenci tidak pernah betul-betul terpejam. Membenci itu meletihkan dan merusak kehidupan. Jangan membenci." Nasihat ayah Jho dengan suara parau nya karna lelah diusia senja nya .
"Sudah Cukup Diam lah!!"Teriak alya sekali lagi menendang Kursi roda besi itu lalu beranjak pergi kekamar dan menghempas kan pintu dengan keras
brakkk
Namun tanpa mereka sadari perlakuan mereka selama ini selalu direkam seseorang .
**********
Malam Itu Jihan melangkah mendekati bara dan kedua anaknya ,melihat laki-laki yang tertidur dengan pulas itu membuat jantung jihan berdetak sangat kencang bahkan melihat wajah bara membuat dirinya susah menelan saliv nya .
jihan pun dengan pelan mengangkat tubuh Gebby untuk dipindahkan ,namun karna pergerakan nya membuat bara terganggu dalam tidurnya .
bara bergerak mengakibatkan posisi wajah mereka saling berhadapan dalam posisi duduk , Mata mereka saling temu. jihan mematung bara pun mengucek-ucek matanya .
"Emm...Ji!!"Panggil bara dengan pelan lalu melirik anak-anak nya yang tertidur di pangkuannya .
"Aku mau memindahkan Ge dan el kekamar hari sudah malam sebaiknya kau pulang !!"Ucap jihan seraya mengusir secara halus .
"Biarkan aku mengangkat mereka !"Ucap Bara lalu mengangkat tubuh el dan memopong nya masuk ke kamar ,jihan hanya memperhatikan dari jauh .
tak lama bara pun muncul lalu menggendong Gebby masuk kepelukannya .
jihan hanya mengikuti Bara dari belakang menuju kamar putri nya .
Namun saat sampai dikamar bara membaringkan Gebby di ranjang nya namun entah kenapa Ge menggenggam tangan bara dengan kuat .
bara pun bingung harus gimana iya sudah berusaha melepaskan namun anak itu tak mau melepaskannya
jihan pun mendekat dan mencoba melepaskan tangan Gebby dari tangan bara untuk menyuruh laki-laki itu pulang namun sia-sia genggaman Gebby sangatlah kuat.
Jihan mendesah "Baiklah malam ini kau temani anak ini tidur di sini !"Ucap jihan Tanpa menatap bara
bara pun melirik anak nya dan ternyata Gebby mengedipkan satu mata ke arah daddy nya .
bara mengulum senyum . Ternyata anaknya pinter juga .
Jihan Pun pada akhirnya mengalah dan membiarkan Bara tidur bersama Gabby dirinya pun keluar dari kamar anaknya menuju dapur
"Daddy bagaimana akting Ge Keren kan !!"Bisik Gebby memposisikan duduknya
Bara Mengacak-acak rambut anak nya
"Gebby kau !!!"
Gebby dan bara Pun Terkejut dengar suara di depan pintu dengan langkah cepat ayah dan anak itu
ngumpet di bawah selimut menutupi seluruh tubuh mereka .
bersambung ....
Hallo Reader yang selalu setia nungguin k'put up ๐Maaf ya jika up nya nggk nentu
eh iya support aku dengan komen kritik dan saran nya ya ๐jangan lupa Like nya dong ๐Vote juga boleh aku sangat apresiasi sekali dan masukan ke favorit kalian ya agar aku up masuk Notif nya ๐