
mohon di skip 🔥💦🙈
💕💕💕💕💕
Dibawah guyuran hujan itu dua orang saling berpelukan layak nya adegan film india,Mengutarakan isi hati masing-masing karna kurang nya komunikasi membaut dua orang itu cinta tanpa menyadari,cinta dalam diam .
Lu yang melihat Arin sudah menggigil langsung memboyong wanita itu menuju mobilnya .sampai dimobil arin masih tetap menundukkan pandangannya sambil mencengkram tangannya yang dingin.
Lu mengambil jaketnya di bang ku belakang mobil lalu memakai kan nya pada Arin .
Wanita itu hanya diam "Kita akan pulang ."Ucap Lu tanpa mendengar jawaban dari arin ,Lu langsung melajukan mobil ke apartemen milik mereka
Setiba didalam apartemen Arin langsung masuk kedalam kamar mandi dikamar mereka untuk membersihkan tubuhnya ,Sedang Lu masuk kamar mandi yang ada di kamar tamu lantai utama apartemen itu .
Setelah selesai Lu hany memakai handuk lalu menuju kamar nya untuk mengambil Baju ,Namun saat masuk kedalam kamar
Ceklek
Lu tak sengaja melihat Arin sedang berdiri di depan kaca hias sambil menyisir rambutnya yang basah.
Sejenak keduanya bertemu pandang, Lu merasakan sebuah perasaan aneh mendesir dadanya. Hanya beberapa detik saja keduanya saling memandang sampai Lu tersadar siapa yang sedang dihadapinya.
“Ah maaf Arin Bisa ambilkan pakaian ku?”, kata Lu terpatah-patah.
Arin menatap tubuh Lu sekilas lalu langsung memalingkan wajah nya dan masuk ke kamar ganti untuk mengambil baju tidur untuk suaminya .
Lu hanya menunggu,Tak lama arin keluar membawa baju ganti . setelah memakai baju nya Lu ingin beranjak untuk tidur Namun Arin menahan lengan Lu
"Tunggu."Ucap Arin
Lu menatap Arin lagi
Beberapa menit keadaan menjadi vacum. Mereka saling menatap penuh misteri. Dada Lu mendesir mendapat tatapan seperti itu, pikirannya bertanya-tanya.
“Ada apa ini?”, gumamLu dalam hati.
Namun belum sempat ia menerka apa arti tatapan itu, tangannya tiba-tiba merasakan sesuatu yang lembut menyentuh, ia terhenyak dalam hati. Desiran dadanya kini berubah menjadi getaran keras di jantungnya. Namun belum sempat ia bereaksi atas semua itu tangan Arin telah meremas telapak tangan Lu dengan mesra.
Kini Lu menatap wanita itu, Arin memberinya senyuman, masih misteri.
Kemudian keduanya terpaku lama, sesekali saling menatap. Pikiran Lu berkecamuk keras, ia tak tahu harus berkata apa lagi. Sebenarnya ia begitu gembira, tak pernah ia bermimpi apapun. Namun ia masih merasa ragu.
“Apakah segampang ini?”, gumamnya dalam hati.
Yang Lu tau Arin baru mengungkapkan Cintanya tadi Bukan Sudah lama saling cinta .
Lu juga lah lelaki normal akan wanita .
Sementara suasana vacum itu berlangsung begitu lama. Kini mereka duduk dalam posisi saling bersentuhan. Baru sekitar tiga puluh menit kemudian Arin tiba-tiba
Lu masih tampak bingung sampai Arin memberinya kecupan di bibirnya, ia merasakan seperti ada dorongan untuk membalasnya.
“Emh…, Arin", de sahnya sambil merangkul tubuh Arin istirnya. Dada Lu masih bergetar saat merasakan kemesraan wanita itu.Arin kemudian memegang pundak Asisten Lu dan melu cuti pakaian pemuda itu. Dengan perlahan Lu juga memberanikan diri melepas ikatan tali gaun tidur sutra yang dikenakan Arin.
Begitu tampak Gunung kembar Istrinya yang besar dan ranum itu, Lu terhenyak.
“Apa boleh?", gumam Lu menatap Arin
Arin hanya menggelengkan kepalanya
Tangan kirinya berusaha melepaskan Pengait di punggung Arin. Ia semakin terbelalak saat melihat bentuk Gunung yg indah itu yang kini telah tak berlapis lagi.
Tanpa menunggu lagi nafsu pemuda itu bangkit dan ia segera meraih Gunung itu dan langsung mengecupnya. Dirasakannya kelembutan gunung wanita cantik yang sudah sah menjadi istrinya itu dengan penuh perasaan,Lu menghujam gunung yang menantang itu bergiliran.
“Emmh…, Lu…, ., mm …, ooohh”, de sah Arin , suara sialan itu lolos begitu saja dari dalam mulutnya .
Arin yang kini mendongak merasakan sentuhan li dah dan mu lut suaminya yang menggilir kedua Gunung miliknya.
Dengan keberanian nya dan Gairah Tangan Arin itupun mulai meraih Senjata Lu yang sudah Berdiri dan siap untuk tempur sedari tadi, Arin terhenyak merasakan be sar dan pan jangnya Milik pria yang tak lain suaminya sendiri.
Senjata Lu yang be sar itu kini tegak berdiri bagai roket yang siap meluncur ke angkasa. Pemuda yang sebelumnya belum pernah melakukan hubungan suami istri itu semakin terhenyak mendapat sentuhan lembut pada senjata yang kini tegang.
Ia asyik sekali mengecupi sekujur tubuh istrinya itu, Lu merasakan sesuatu yang yak pernah ia rasakan selama ini.
Ia tak pernah membayangkan akan dapat menikmati hubungan suami istri dengan wanita yang sangat ia kagumi dalam diam , yang berani menciumi asisten Lu
Lu yang sebelumnya bahkan hanya menonton film biru itu kini mempraktekkan semua yang ia lihat di dalamnya.
sentuhan-sentuhan lembut dari tangan halus Arin membuatnya semakin terlena.
Dengan mesra sekali wanita itu menuntun Lu untuk menikmati sekujur tubuhnya yang putih mulus itu.
Lu merasakan sesuatu yang lembut dengan bela han di tengahnya. Pemuda itu membelainya lembut sampai kemudian ia merasakan cairan licin membasahi permukaan Milik istrinya, Ia menghentikan gerakannya sejenak, lalu dengan perlahan Arin membaringkan tubuhnya dan membuka pa hanya lebar hingga daerah milik nya yang basah itu terlihat seperti menantang asisten Lu .
Asisten Lu terbelalak sejenak sebelum kemudian bergerak menciumi daerah itu, Lu semakin Begetar kali pertama dirinya melakukan hubungan sejauh ini,Lu menjelajahi semua yang dilihat di situ, Hal itu membuat Arin menarik nafas panjang merasakan nikmat yang begitu hebat.
“Ohh…, hmm…, Lu, hhh”, des ah Arin mengiringi bunyi ciplakan bi bir Lu yang bermain di permukaan Milik nya .
Dengan gemas Lu melahap milik istrinya itu, sementara Arin hanya bisa menjerit kecil menahan nikmat bela ian lid ah Lu .
Arin hanya bisa *******-***** sendiri Gunung miliknya yang bes ar itu sambil sesekali menarik kecil rambut Lu .
“Aduuuh ehm.., ooohh ..emh enaakkk…, hmm…, h”, jeritnya terpatah-patah.
Tanpa sadar Arin Menikmati dan bicara enak dihadapan Asisten lu membuat gairah laki-laki itu semakin menjadi
Puas menikmati milik arin itu, Lu kembali ke atas mengarahkan bibirnya kembali ke Gunung menantang Sang istri ,arin pun pasrah saja, ia membiarkan dirinya menikmati permainan Lu yang semakin buas saja.
Daerah sekitar Da da nya tampak sudah kemerahan akibat Hi sapan mulut Lu
“ehm..ah” , erang Arin menahan kenikmatan yang tak pernah iya rasakan sampai disini
" mm…, …, ssstt…, aahh”, ringis kedua nya itu mulai menikmati.
Sesaat kemudian,Lu melepaskan Kecupannya Lu meraih kedua kaki Arin itu dan langsung menempatkan dirinya tepat di depan milik istrinya yang terbuka lebar. Dengan sangat perlahan Li mengarahkan sejata nya menuju milik arin yang menganga itu dan, “Sreett.., bless”.
“Agh....aduuuhh…, aauuu …, sa.., sa.., sakiiittt… , Punya ku robeeek aahh…, sakiiit”, teriak Ari Histeris saat Lu menghentakan miliknya dengan satu hentakan keras merasakan Milik arin yang ternyata terlalu kecil untuk senjata Lu yang super besar, ia merasakan milik nya robek oleh terobosan Roket lu. L
“No... Itu besar sekali ."Ucap arin menahan Tubuh lu yang sedang menindih dirinya
"milikku rasanya robek Lu,”, Ujar arin lagi dengan wajah cemas,Lu menatap Kebawah dan ternyata ada bercak merah
"itu bukan rasanya tapi memang robek sayang."Ucap Lu dengan suara serak nya menahan hasrat
Arin tampak kaget namun itu semua tanggung iya melihat Nasuf suaminya sudah di ubun-ubun
"Aku akan pelan ."Ucap Lu dengan suara sensual nya
"Pucuk nya saja ."Perintah arin
Lu mengangguk saja dengan sekali hentakan Senjata Lu terbenam kedalam milik istrinya
"katanya pucuknya doang ,kok masuk semua."Rengek arin dibawah Kungkungan Lu
lu tersenyum lalu membungkam mulut Arin dengan Mulut nya "Emh...mm"
“ahhh..emh" Lenguh keduanya yang tampak sudah merasa begitu nikmat dengan masuknya Senjata ke dalam milik arin.
Kini dibelainya rambut sang istri sambil menciumi pipinya yang halus dengan mesra. Lu mulai menggerakkan senjata nya keluar masuk di dalam milik arin dengan perlahan sekali sampai beberapa menit kemudian rasa sakit yang ada dalam milik arin berubah menjadi nikmat, barulah Lu mulai bergerak dengan tubuh wanita itu dengan agak cepat.
Gerakan tubuh mereka saling membentur mempertemukan kedua milik mereka. Nafsu birahi mereka tampak begitu membara dari gerakan yang semakin lama semakin menggairahkan, teriakan kecil kini telah berubah menjadi des ah keras menahan nikmatnya hubungan suami istri itu.
Keduanya tampak semakin bersemangat, saling men indih bergilir menge rayang untuk meraih tahap demi tahap kenikmatan itu. Mereka yang baru pertama kali merasakan nikmatnya hubungan suami istri itu benar-benar menikmati keluar masuknya senjata pamungkas besar itu ke dalam milik arin yang semakin lama menjadi semakin licin yang mulai melu masi dindingnya.
Demikian pula halnya dengan Arin,Ia begitu tampak kian menikmati gerakan tubuh mereka, ukuran senjata yang super besar dan terasa merobek punya nya itu kini menjadi sangat nikmat d dalamnya.
Ia berteriak sejadi-jadinya, namun bukan lagi karena merasa sakit tapi untuk mengimbangi dahsyatnya kenikmatan dari permainan yang suaminya ciptakan itu.
Tak pernah ia bayangkan akan dapat menemukan kenikmatan dari orang yang baru iya cintai itu,
Bunyi teriakan nyaring bercampur dec akan be cek dari mereka memenuhi ruangan luas di kamar apartemen itu. Des ahan mereka menahan kenikmatan itu semakin memacu gerakan mereka menjadi kian liar.
“ohh…, ehm…, ah…, emhhh…, bu… ooohh”, de Sah asisten lu
“mm…, aahh…, hh”, balas Arin sambil terus mengimbangi gerakan tubuh Lu itu dengan menggoyang pinggulnya.
Tiga puluh menit lebih mereka melakukannya dengan posisi itu dimana Lu men indih tubuh arin yang mengapit dengan pah anya. Kini saatnya mereka ingin mengganti gaya .
Dan Sore itu di apartemen milik mereka menjadi saksi bisu menyatuhnya Lu dan Arin dalam Mahligai rumah tangga yang utuh yang memenuhi lahir dan bhatin .
Bersambung...
Maafkan jari othor yang khilaf 🙈🙊😄😉
suami mana suami !!!
like dan komen juga vote ya jangan jadi hantu readers udah baca ga nyemangati othor ,kan sedih 😭😭
salam hangat
"putri"