Ceo Sang Bos Mafia

Ceo Sang Bos Mafia
posesif berlebihan!


Skip πŸ”₯πŸ’¦Bocil Minggir


selamat membaca


πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•


Setelah kesalahpahaman antara Jihan dan Bara Mereka pun akhirnya kembali kerumah .


Lagi-lagi Jihan Bersikap aneh dan Berlebihan dengan Bara .


Asisten Lu mengirim Pesan bahwa ada yang harus dibicarakan .


Setelah mandi Bara Menemui Jihan Sedangkan Ge selesai mandi sudah tidur karna lelah seharian .


Sore itu bara pun menemui jihan Yang sedang Merapikan pakaian mereka .


"Sayang aku mau pergi dulu menemui asisten Lu ada yang ingin dibicarakan."Ucap Bara pada Jihan .


"Kau lebih memilih meninggalkan istrimu hanya karna Asisten Lu?Kau tak mencintaiku lagi?"Cercah jihan didalam kamar sambil marah-marah pada Bara Membuat bara mengusap wajah nya lagi .


Bara Hera melihat sikap istrinya yang terlalu posesif padahal dirinya hanya membahas soal pekerjaan Namun Jihan menanggapinya dengan berlebihan .


Bara Mendekati istrinya lalu menciumi kening Jihan "Aku sangat mencintai mu hanya kau yang aku cinta juga anak-anak kita."Ucap bara mengecup kening itu lagi .


"Boleh aku pergi sekarang?"Tanya Bara sambil melirik jam ditangan nya .


"Tidak boleh,Kalau kau pergi aku Gak mau makan ,gak mau bicara sama kau juga jangan tidur dengan ku ."Ucap jihan mengancam ,Bara kembali memijat Keningnya .


Jihan selalu memakai jurusan ancaman nya membuat bara tak berkutik .


Bara Hanya diam pergi salah tak pergi pasti asisten Lu ingin berbicara penting .


Bara kembali Melihat arloji ditangan nya Namun Jihan sudah Mendekat kearah Bara Lalu membuka Kancing Baju kemeja yang bara kenakan satu persatu .


Bara mengerutkan alis nya "Jangan Macam-macam Ji,Kau tau akibatnya kan?"Ucap bara karna jika sudah terjadi jihan lah yang selalu mengeluh minta diberhentikan .


Namun Jihan tak menghiraukan Bara ,Ia tetap membuka kancing kemeja itu . Jihan menempelkan telapak tangan nya di dada Bara .


"jih."Bara kembali mengingatkan istrinya


Namun Jihan tetap saja tak mendengarkan dan meletakan jari telunjuknya dibibir bara "Sssuuttt."


Bara diam dan memperhatikan wajah cantik yang posesif beberapa hari ini .


Jihan Meletakan Li dah nya di Da da Bara "aghhh."Bara mengerang karna sentuhan istrinya .


"Ji,stop."pinta bara iya tak ingin membuat istrinya meringis saat mereka bercinta .


Namun Jihan tak mengindahkan perkataan bara , Li dah nya tetap bermain di area itu membuat senjata Bara pun ikut Mengeras .


Jihan mengadakan wajah nya menatap Bara lalu mengalungkan tangan nya di leher bara lalu jihan mendorong leher itu mendekat ke wajah nya .


Jihan mengecup bi bir suaminya tak ada perlawanan jihan pun menggigit bi bir bara hingga terbuka "ssttt."Ringis bara saat bi bir nya digigit kecil,Setelah bibir itu terbuka dengan cepat Jihan menjulurkan Li dah nya masuk kedalam rongga terdalam mulut suaminya .


Jihan Melu mat dengan sangat agresif dan menuntut membuat Bara kewalahan ,Mereka saling membelit satu sama lain .


Tangan Jihan menyentuh senjata suaminya . "Kau tak bisa lolos begitu saja Ji."Ucap bara setelah melepaskan pagutannya .


Bara langsung mem buka seluruh pakaian yang dikenakan Jihan dengan satu tarikan tangannya .


Bara kembali melu mat bibir manis istrinya dan satu tangan nya membuka tutup terakhir miliknya . Mereka pun sama-sama tak memakai apapun


Bara Mendorong Jihan Menepih Dinding kamar mereka ,Membalikan jihan agar membelakangi nya . Jihan pun menurut ,Dengan Cepat Bara menelusuri setiap tubuh belakang Jihan dengan Lidah nya ."Ehmmmm...."Lenguh jihan menggigit bi bir bawah nya ,Geli dan nikmat menjadi satu kala sentuhan suaminya .


Bara kembali men jilati punggung lalu naik ke leher jenjang jihan,dan kembali memutar kan tubuh Jihan menghadap padanya . Terpampang Jelas Gunung indah milik Jihan Yang Menantang Ingin Di Terkam saat itu juga .


Dengan Buas nya Bara Pun Meng hisap dan Bermain diarea itu membuat Jihan mengerang dengan Hebat "Ahhhhh...emh...Sayang..ahhh."Suara-suara Des ahan dari mulut jihan menambah gairah seorang bara .


Dengan Posisi Berdiri seperti itu Bara Langsung menenggelamkan senjata nya dimilik jihan "Aghhh.....Bara.."teriak Jihan Karna Perih dan kaget Namun dengan Cepat Bara Membungkam Bi bir Jihan dengan Bi bir nya


Dengan Ritme Pelan Bara Menggerakkan Miliknya Agar Tak menyakiti Istri yg sangat iya cintai itu , Pelu sudah membanjiri tubuh keduanya


"ahhhh...emhh..sakit sayang ...ehmm."Rengek Jihan Karna Suaminya masih tetap Gagah Menggoyangkan sedangkan Jihan Sudah 3 kali mencapai puncak nya .


Bara tak memperdulikan rengekkan istrinya iya tetap memaju mundur kan pinggulnya ."Ahhh....sebentar Lagi sayang ahh...."De sahan Bara Menahan Nikmat Karna senjatanya terasa Di cengkram oleh milik jihan .


Bara Pun menarik-narik Rambut Jihan Karna Nikmat nya ."Ehmm ...."suara lenguhan keduanya


"Bara..aku....ehm..."Ucap jihan


"Sama-sama sayang ."Seru bara karna iya akan sampai ke puncaknya juga


"Aggghhhhhhh...oh...."teriak mereka bersamaan Be nih Bara tumpah ruah membanjiri dinding ra him Jihan .


Masih posisi berdiri Bara pun melepaskan senjatanya dari milik jihan lalu mengangkat istrinya ke atas ranjang mereka


Setelah Sampai dirajang Bara Kembali Menindih Jihan ,Sat Hendak Me ***** bibir ranum Jihan Namun


"Hueeekkk...."Jihan mendorong Bara lalu berlarian ke kamar mandi


"Sayang..."


bersambung.....


maafkan jari-jari nakal othor πŸ˜„


Bantu Like dan Komen membangun nya ya πŸ˜‰πŸ™Bantu Vote juga ya πŸ™πŸ™


salam sayang


"putri"