
...~Happy Reading~...
Hari berganti hari dengan cepat, tanpa terasa kini hampir satu minggu sudah Bintang tinggal di rumah keluarga kandung nya.
Ya, keluarga kandung, karena tes DNA sudah membuktikan bahwa ternyata memang benar dirinya adalah Kara, putri Nolan yang sudah hilang belasan tahun yang lalu.
Awalnya, Bintang merasa canggung berada di rumah itu, namun seiring berjalan nya waktu, terlebih memang sifat nya yang humble mudah bergaul, jadilah ia begitu cepat akrab dengan keluarga nya. Terlebih adik bungsunya, Arga. Bintang merasa seperti menemukan adik kembali, setelah Sky dan Akash besar.
"Kakak!" panggil Arga di sepanjang jalan menuju kamar sang kakak.
"Kak Kara buka pintu!" teriak nya lagi, dan seketika pintu kamar nya langsung terbuka.
"Kenapa?" tanya Bintang saat melihat adik nya tengah membawa sebuah nampan berisi minuman dan makanan ke kamar Bintang, "Ngapain bawa ginian?"
"Udah minggir dulu, berat nih. Otot Arga masih kecil, ayo masuk!" ujar anak umur tujuh tahun itu berdecak dan langsung menerobos masuk ke dalam kamar Bintang begitu saja.
Begitu sampai di dalam kamar, Arga segera meletakkan nampan nya di meja samping tempat tidur, sedangkan dia sendiri langsung menaiki kasur.
"Dih, kenapa bengong. Ayo sini kak, jangan lupa HP nya, buruan sini!" titah Arga begitu lucu dan menggemaskan namun juga menyebalkan.
"Mau ngapain sih?" tanya Bintang masih bingung namun ia juga menuruti kemauan adik nya.
"Nah duduk sini, terus bukain youtube deh," ucap Arga dengan santai seraya mengambil piring berisi cemilan nya tadi untuk ia pangku.
"Yups! Ayo kakak, Arga masih penasaran sama yang kemarin. Come on come on pliss. Kalau Arga nonton di bawah ketahuan Mama sama Papa pasti di omelin, ayo ih!" Arga terus mendesak dan memohon kepada Bintang, membuat gadis itu menjadi bingung sendiri harus bagaimana.
"Kakak... " Anak laki laki itu menatap kakak nya dengan tatapan memelas, membuat Bintang semakin tak tega dan akhirnya mengiyakan. Membiarkan adik nya menonton.
Naura dan Kenzo bukan melarang Arga. Hanya saja, anak itu belum mengerjakan tugas sekolah, jadilah Naura dan Kenzo melarang Arga untuk menonton film. Namun, ternyata anak itu justru malah lari ke kakak nya dan tetap menonton film itu.
Sementara itu, di tempat yang berbeda namun masih di pulau yang sama. Seorang laki laki dan perempuan beserta putra nya tengah berjalan bergegas menyusuri Bandara.
Setelah mendapatkan kabar yang kurang menyenangkan dari sahabat nya, tentu saja Angkasa langsung menceritakan kepada sang ayah dan membawa orang tua nya untuk pulang.
Tidak hanya masalah di sekolah, namun juga Angkasa mendapatkan kabar bahwa sang kakak sudah tidak pernah pulang ke rumah lagi sejak dirinya tidak ada. Berbagai pikiran negatif melayang memikirkan kemana dan dimana keberadaan kakak nya, membuat Angkasa semakin di landa cemas dan khawatir.
"Ayah mau langsung ke sekolah?" tanya Angkasa mengerutkan dahi nya saat melihat sang ayah justru menaiki mobil sendiri dan menyuruh sang Bunda ikut dengan nya.
"Kamu pulang sama Bunda dulu, Ayah ada urusan sebentar," jawab ayah Langit lalu ia segera masuk ke dalam mobil dan meminta supir agar mengantarkan nya ke alamat tujuan.
"Ini kan udah hampir sore, ngapain ayah ke sekolah?" tanya Angkasa kepada sang Bunda saat melihat mobil yang di tumpangi ayahnya melaju begitu jauh.
"Entahlah, ayo kita pulang dulu!" jawab Bunda Jingga, lalu ia bergegas untuk masuk ke dalam mobil dan pulang.
...~To be continue......