System : Adventure Of Cultivation

System : Adventure Of Cultivation
Chapter 96 - Xiao Cai vs Sosok ???? (FIX)


Diatas langit kekosongan, terlihat sosok Xiao Cai masih dalam wujud tranformasi gabungan sedang melesat ke tempat sosok misterius itu.


Tap!


Xiao Cai tiba-tiba muncul tepat didepan sosok besar misterius, dia mengayunkan Pedang Emas ditangan kanannya, dan ia hendak menebas tubuh sosok besar itu.


Sosok misterius itu menampilkan riak wajah tak acuh melihat Xiao Cai yang tiba-tiba berada dihadapannya dan sedang mengayunkan pedang ke arahnya sebelum ia melengkungkan sudut bibir ia ke atas, dan ia melakukan suatu gerakan antisipasi.


Trang!


Seketika Bilah Pedang Emas Xiao Cai menghantam tubuh sosok misterius itu dengan sangat keras, hingga menghasilkan benturan yang menggema.


Wush!


Xiao Cai melihat serangan bilah pedang pertama ia tidak berhasil menembus kulit, dan melukai sosok misterius itu, ia dengan cepat bertindak kembali melesat menghilang dari tempat ia berdiri.


Tap!


Terlihat sosok Xiao Cai menghilang dari satu tempat, dan muncul ditempat lainnya sembari ia mengayunkan Pedang besar Emasnya ke sosok misterius itu.


Trang! Trang!


Ia menyerang sosok misterius itu menggunakan Pedang dengan gerakan begitu agresif.


Sedangkan, sosok itu hanya berdiri diam dengan tenang, dan ia sama sekali tidak menghiraukan Bilah Pedang dari Xiao Cai yang terus mendarat ditubuhnya, bahkan ia tidak ada merasakan rasa sakit sedikitpun dari tebasan pedang Xiao Cai itu.


"Cih, kulit dan tubuh dia begitu keras, aku tidak bisa melukai nya jika menyerang seperti ini terus ..."


Xiao Cai berdecak kesal, ia sudah beberapa kali mengerahkan tebasan pedang mendarat di tubuh sosok misterius itu, dan tidak berhasil memberikan sebuah luka sedikitpun ditubuhnya, bahkan ia tidak menyangka sosok misterius itu memiliki kekuatan fisik yang begitu sangat kuat.


Sosok misterius yang sedari tadi acuh tak acuh melihat Xiao Cai menyerangnya, akhirnya ia melakukan sedikit gerakan, dan ia segera ia membalas serangan Xiao Cai.


Wush!


Sosok misterius itu tiba-tiba mengepalkan tinju tangan kanan ia yang besar, dan ia melayangkan sebuah pukulan sangat ganas ke arah Xiao Cai.


Xiao Cai melihat pukulan ganas tiba-tiba hendak mengenai tubuhnya, ia dengan cepat menggerakkan tangan kirinya, dan ia memblokir pukulan ganas itu dengan Perisai Merah digenggaman tangan kirinya.


Duar!


Seketika terjadi benturan yang terjadi akibat benturan keras dari Perisai Merah dan sebuah pukulan ganas, itu membuat ledakan destruktif menggema diatas langit.


Crack!


Bahkan, Ruang Kehampaan tempat terjadinya pertempuran antara Xiao Cai dan sosok misterius itu sudah mulai perlahan retak akibat ledakan yang barusan terjadi.


.........


Kemudian, riak wajah Xiao Cai cepat berganti menampilkan riak wajah serius, dan gelap. Ia terlihat sedang fokus menahan pukulan ganas itu dengan perisai Merahnya.


"Ga- gawat, pukulan ganas sosok itu tidak sesederhana kelihatannya, perisai ku tidak sanggup bertahan lebih lama lagi ..." Kata Xiao Cai penuh keterkejutan.


Ia tidak menyangka pukulan ganas dari sosok besar dihadapannya itu yang sudah berbenturan dengan perisai merahnya, itu tidak menghilang dan tidak berhenti.


Meskipun sosok besar itu hanya melakukan melayangkan sebuah pukulan biasa kepadanya, ia merasa terkejut saat ia melihat dan merasakan dengan teliti pukulan ganas itu ternyata dialiri Douqi yang begitu besar, dan membuat ia merasa kesulitan menahan pukulan sosok itu dengan Perisai Merahnya.


Wush!


Sosok misterius itu semakin menekankan pukulan tangan kanan ia ke perisai merah Xiao Cai, ia tersenyum misterius sebelum tubuh besar ia tiba-tiba menghilang.


"Ap- apa!"


Sontak Xiao Cai merasa sangat terkejut, ia melihat sosok besar itu tiba-tiba menghilang dari pandangan matanya.


Tap!


Sosok misterius itu tiba-tiba muncul, dan menampakkan diri.


"Ga- ..."


Baru saja ia mendapat firasat buruk didalam hatinya, ia tidak sempat bereaksi saat mendapati sosok misterius itu tiba-tiba sudah berdiri tepat dibelakangnya, dan ia juga tidak sempat menghindari pukulan ganas yang melesat dengan sangat cepat kearahnya.


Baam!


Pukulan ganas dari sosok besar itu berhasil mengenai tubuhnya.


Wush!


Tidak cukup sampai disitu, dan merasa belum puas mengujinya, sosok misterius itu kembali melayangkan beberapa pukulan, dan melesat dengan cepat secepat kilat mengenai tubuhnya ...


Baam! Baam!


Duar!


Bahkan, ruang kehampaan didalam dimensi kehampaan mulai diselimuti dengan Aura yang begitu mencekam, dan sangat mengerikan.


Boom!


Tidak berselang lama, Xiao Cai yang tidak bisa menahan, dan menangkis pukulan bertubi-tubi mengenai tubuhnya lagi, itu membuat ia terpukul terbang.


Wush!


Terlihat sosok Xiao Cai terpukul terbang dengan melesat sangat cepat hendak menabrak dinding ruang kehampaan.


Duar!


Ledakan!


Lalu, melesat begitu cepat, ia menabrak suatu sudut dinding ruang kehampaan dengan sangat keras, hingga terdengar suara ledakan yang begitu menggema.


Seketika didalam Dimensi Ruang Kehampaan yang berwarna hitam sedikit terang tiba-tiba diselimuti sebuah Aura Qi Emas Kemerahan, dan Aura Qi itu menghalangi pandangan yang ada disana.


.........


Tap!


"Uhuk!"


Beberapa saat kemudian, Xiao Cai yang telah terpukul terbang beberapa ratus meter, dia terbatuk pelan, dan ia mengeluarkan darah segar keluar dari dalam mulutnya.


Dengan cepat, ia menyeka jejak noda darah segar disudut bibirnya sembari ia melirik sosok misterius itu dari kejauhan, "Dasar sial*n, ternyata dia memiliki kekuatan fisik yang sangat kuat, jika tidak ada tubuh spesial Dewa Surgawi ku yang melindungi tubuhku, mungkin aku sudah mati hanya dengan pukulan biasa darinya." Umpatnya kesal.


Ia tidak menyangka saat ia telah menggunakan Teknik Transformasi gabungan saja ia masih merasakan dampak yang amat besar hanya dari sebuah pukulan biasa dari sosok misterius itu.


"Ternyata begini kalau Ranah Kultivasi berbeda sangat jauh." Katanya pelan sembari air keringat membasahi wajahnya.


Ia mulai merasakan bahwa kekuatan yang ia miliki bertaut berbeda jauh dibawah sosok misterius itu.


Ia juga tersadar bahwa ia belum terlalu kuat, dan terlalu cepat membanggakan kekuatan ia di dalam Dunia Douqi ini, dan masih banyak misteri kekuatan yang belum terungkap oleh Dunia Douqi itu.


.........


Dari dalam kesadarannya, Xiao Shu merasakan rasa khawatir disaat ia melihat Xiao Cai tak berdaya menahan pukulan bertubi-tubi dari sosok jelek itu, dan ia mengeluarkan suaranya, "Bo- bocah Xiao, apa kau baik-baik saja?"


"Aku cukup baik-baik saja, Xiao Shu." Jawab Xiao Cai pelan.


Begitu juga dengan Xiao Ying, wajah cantik ia berubah cepat menjadi sendu menyaksikan Tuannya mengeluarkan darah segar, "Tu- tuan Muda, apakah anda benar baik-baik saja?" Tanya Xiao Ying dengan nada khawatir kepada Xiao Cai.


"Benar, aku baik-baik saja." Jawab Xiao Cai pelan.


Xiao Ying sedikit bernafas lega mendengar jawaban Tuannya, dan wajah cantik ia cepat kembali melirik Xiao Cai dari tempat kesadaran batin yang Tuannya miliki, "Tu- tuan muda, anda harus mengambil langkah hati-hati dan lebih berwaspada menghadapi sosok besar itu, sosok besar itu begitu sangatlah kuat ..." Lanjut Xiao Ying sedikit gugup dan wajah sendu.


Xiao Cai merespon dengan anggukan kepala pelan, ia setuju dengan perkataan Xiao Ying barusan.


.........


Sosok misterius melihat Xiao Cai dari kejauhan, ia memunculkan sebuah senyuman melengkung, sebelum sosok besar dan tinggi ia tiba-tiba menghilang dari tempat ia berdiri.


Tap!


Hanya dalam sekejap mata, sosok misterius itu muncul tepat tidak jauh dari hadapannya. Lalu ia menatap Xiao Cai dengan wajah penuh sombong, dan sedikit tertawa menghina, "Ha ha, manusia, apa kau masih tidak mau menyerahkan dirimu? Dan kau masih tidak mau menjadi budak ku?"


"Lebih baik kau menyerah saja, kau tidak akan merasa rugi menjadi budak ku, aku bisa menjadikan dirimu sebagai pionir ku yang sangat berguna, Ha ha." Lanjut sosok misterius itu.


"Siapa kau sebenarnya? Mengapa kau sangat mengincar diriku?" Sambil berwajah gelap dan berkeringat, ia melirik sosok itu dengan penuh kesal.


Sosok besar itu terdiam sejenak, ia memandangi Xiao Cai dengan penuh lekat sebelum ia kembali tertawa terbahak-bahak, "Ha ha, Manusia ... Apa kau sangat ingin tahu siapa diriku? Dan mengapa aku sangat mengincar dirimu, hingga aku turun tangan langsung mendatangimu?".


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


.


.


#BERSAMBUNG ...


.


.