
Sun Ki dan Long Tian juga terkejut mendengar kelanjutan perkataan pemuda itu. Ternyata mereka yang telah salah paham kepada pemuda ini, mereka berdua tidak mau berbicara baik-baik. Dan mereka sedikit menyesal atas sikap sepihak mereka, serta mereka merasakan kagum terhadap pemuda ini yang masih berbicara sopan sedikit kepada mereka berdua.
Dan disaat mereka sedang berbincang-bincang, muncul seorang wanita yang menghampiri Sun Ki dan Long Tian.
“Kedua Paman, apa yang terjadi kepada kalian?” tanya wanita yang muncul tiba-tiba.
... ***...
Didalam dimensi Hutan Beast yang berbeda. Sore Hari.
Seorang wanita cantik yang sebelumnya merasakan aliran Qi yang sedang bertarung didekat kediaman dirinya. Yang wanita itu mengetahui aliran Qi dua diantara mereka bertiga yang seperti sedang bertarung. Dibarengi dengan rasa khawatir didalam hatinya, wanita itu segera bergegas pergi menghampiri lokasi tempat pertarungan sedang terjadi.
“Kedua Paman, apa yang terjadi kepada kalian?” wanita itu yang telah tiba dilokasi pertempuran, dia melihat kedua makhluk besar yang sangat dia kenal sedang terbaring tak berdaya ditanah dan dia segera mendaratkan kakinya tanah, ditengah-tengah kedua makhluk itu.
“No-Nona…Mengapa anda kemari? Lekas pergi dari sini nona..” salah satu makhluk besar itu membuka suaranya setelah sedikit terkejut merasakan aura Qi dan suara barusan dari orang yang mereka sangat sayangi. Ia adalah Sun Ki yang berbicara setelah mendengar suara dari Nona Muda mereka.
“Iya Nona. Anda harus segera pergi dari sini, disini sangat berbahaya. keadaan nona belum sembuh, dan kami tidak mau nona kenapa-kenapa.” Long Tian juga membuka suara yang terdengar perasaan khawatir dari nada suaranya.
Xiao Cai yang melihat kedatangan seorang wanita menghampiri Binatang King Kong dan Naga Air yang terbaring tak berdaya didepannya, membuat dia sedikit agak terkejut sebentar. Dan dia hanya memperhatikan mereka bertiga dari jauh diatas langit, yang terlihat mereka sepertinya sedang berbicara disana.
“Paman jangan khawatirkan aku..sebenarnya apa yang terjadi pada kalian berdua? Mengapa kalian bisa terluka dan terbaring tak berdaya ditanah…kalian sedang bertarung dengan siapa?” wanita itu bertanya dengan rasa sedih dihatinya. Bagaimanapun kedua makhluk besar ini sudah dia anggap seperti keluarganya sendiri.
“Uhuk..Nona, itu...kami merasakan Aura Qi yang datang dari luar wilayah Hutan kita nona, dan kami menemukan orang asing yang memasuki wilayah kita adalah pemuda bertopeng yang ada diatas langit sana nona..” Sun Ki dengan sedikit menahan rasa sakit, menjawab pertanyaan gadis muda itu.
“I-Iya Nona.. apalagi orang luar sangat sulit untuk menemukan lokasi hutan kita nona. Oleh karena itu, membuat kami mencurigai bahwa dia berasal dari Ras Demon, serta itu juga sebabnya kami menyerang bocah itu dan menyuruh dia untuk segera pergi darisini.” Long Tian juga angkat bicara menjelaskan kepada nona muda disamping mereka.
“Kedua paman segera minum ramuan ini… ini mungkin bisa menyembuhkan luka anda untuk sementara, aku akan berbicara kepada pemuda itu. Bagaimana dia bisa menemukan tempat ini serta apa tujuannya datang kemari..” Gadis itu memberikan dua botol kecil berwarna hijau yang didalamnya berisi ramuan kepada kedua Binatang yang sedang terluka itu.
“No-Nona..I-ini bukankah ramuan yang sangat penting untuk mencegah penyakit didalam tubuh Nona kambuh kembali?” mereka berdua terkejut saat melihat ramuan yang diberikan nona mereka kepada diri mereka.
Mereka juga tahu bahwa ramuan ini sangat penting bagi kesembuhan penyakit yang sedang diderita nona mereka.
“Jangan menolak paman, penyakitku sudah baik-baik saja kok. Paman segera meminum ramuan itu dan segera pulihkan diri paman.” Balas wanita itu kepada kedua Long Tian dan Sun Ki.
“T-Tapi No-..”
Belum selesai mereka berbicara, wanita itu sudah melompat dan menghampiri pemuda bertopeng diatas langit yang tidak jauh dari tempat kedua binatang tadi.
“Baiklah, Saudara mari kita segera pulihkan diri kita dan segera bergegas membantu Nona muda..” Melihat Nona mereka menghiraukan perkataan mereka, mereka hanya bisa menghela nafas pelan dan segera meminum ramuan yang diberikan Nona mereka. Agar luka mereka segera sembuh, dan Qi mereka segera berkumpul, serta agar mereka segera bisa menolong nona mereka jika sesuatu yang tidak diinginkan terjadi.
Xiao Cai yang berdiri menginjak kehampaan udara diatas langit melihat seorang wanita yang sedang bergerak menuju kearah dirinya. Dia tidak terlalu jelas wajah wanita itu dari kejauhan, tetapi tidak membuat dia takut sama sekali. Dia hanya menunggu wanita itu dengan tenang sambil melipatkan kedua telapak tangannya kebelakang punggungnya.
Tidak lama kemudian, wanita itu sampai ditanah tidak jauh dari Xiao Cai berdiri diatas langit, diperkirakan jarak mereka berdua hanya 5 meter. Lalu wanita itu melihat keatas langit dan bertanya, “Siapakah senior didepan saya ini? Ada gerangan apa memasuki wilayah saya dan menyakiti kedua paman saya?” dia bertanya dengan nada yang sopan.
Xiao Cai mendengar pertanyaan yang sopan dari wanita yang berada dibawah tidak jauh dari lokasi dia berdiri saat ini membuat dia segera turun dari langit dan hendak berbicara kepada gadis yang datang bertanya kepadanya..
Xiao Cai yang telah mendarat ditanah, meraskan terkejut saat kedua matanya melihat jelas wajah gadis didepannya. Sebelumnya dia hanya biasa saja karena belum terlalu jelas melihat wajah gadis yang tiba-tiba datang menghampiri pertempuran…
Tetapi setelah dia melihat dengan jelas wajah gadis itu, dia sedikit merasakan familiar dengan wajah gadis didepannya, tetapi dia tidak terlalu ingat dimana dia melihat wajah gadis ini.
“Mengapa aku seperti merasakan familiar dengan tampilan gadis didepanku ini ya. Dimana ya aku pernah melihatnya, hm…” Xiao Cai memikirkan didalam hati menebak siapa gadis yang menurutnya pernah dia lihat, tapi dia agak lupa dimana dia pernah melihat gadis itu.
“Ha, maafkan kelancangan saya senior. Nama saya Xiao Wu.” Gadis itu terkejut mendapat balasan dari pemuda yang hendak turun mendarat ketanah. Lalu dia segera memperkenalkan dirinya dengan sopan. Bagaimanapun dia merasakan kekuatan yang sangat besar dari pemuda ini, tetapi dia tidak tahu sebesar apa kekuatan pemuda itu. Bahkan pemuda bertopeng ini bisa mengalahkan kedua pamannya dengan mudah, membuat dia harus bersikap hati-hati dalam bertindak dan berkata.
Dan disaat Xiao Cai sedang melamun memikirkan dimana dia melihat gadis didepannya, dia tersadar dari lamunannya saat mendengar nama gadis itu yang membuat dia sangat terkejut.
“Apa? X-Xi..Xiao Wu..?” gumam Xiao Cai dengan nada yang terkejut.
“Ada apa senior..? Apakah anda mengenal saya?” tanya Xiao Wu yang bingung saat melihat reaksi terkejut dari nada suara dan dari refleks terkejut yang muncul dikedua mata pemuda bertopeng didepannya.
Xiao Cai akhirnya menemukan jawaban dimana dia melihat gadis ini, dan mengapa dia sangat sedikit akrab dengan wajahnya. Dia teringat kepada karakter Xiao Wu dari salah satu Novel yang pernah dia baca, serta ia tonton saat dia dulu masih berada masih dibumi.
Berbagai pertanyaan muncul didalam kepala Xiao Cai, mengapa wanita didepannya sangat mirip sekali dengan Xiao Wu dari Novel Soul Land, tetapi dia tidak menemukan jawabannya dan dia tidak mau menanyakannya lebih jauh. Menurutnya lebih baik nanti saja tanyakan kepada system perihal ini…
Dia pun segera kembali berusaha tenang, bagaimanapun dia masih banyak yang belum dia ketahui dikehidupan keduanya, dan masih banyak misteri didalamnya.
“Tidak apa-apa nona, Saya Xiao Cai.” Xiao Cai juga memperkenalkan dirinya dengan sopan, serta menyebut nama aslinya untuk pertama kali.
“Oh..bisakah senior Xiao Cai memberitahu saya mengapa, dan bagaimana anda bisa memasuki wilayah saya..dan mengapa menyakiti kedua paman saya?” Tanya Xiao Wu kepada Xiao Cai meminta penjelasan dengan sopan.
Xiao Cai yang mendengar pertanyaan gadis Xiao Wu, dia sedikit menghembuskan nafas pelan dan perlahan menjawab secara garis besar saja.
“Aku hanya kebetulan lewat dan menemukan tempat ini disaat aku menjelajahi hutan ini. Dan untuk kedua paman itu, mereka tidak mendengarkan penjelasanku, Lalu mereka langsung menyerangku membuat mereka akhirnya terluka. Aku hanya melindungi diriku saja.” Jelas Xiao Cai dengan tenang.
“I-ini…” Xiao Wu yang mendengar jawaban dari Xiao Cai mengalihkan pandangannya ke kedua pamannya yang tidak jauh dari tempat mereka berbicara..
Kedua Sun Ki dan Long Tian yang sudah memulihkan sedikit lukanya dia segera mendekat ketempat nona mereka..
Mendengar perkataan pemuda bertopeng kepada nona mereka, lalu melihat nona mereka yang sedang menatap kearah mereka berdua membuat mereka terdiam kaku sebentar. Dan hanya menganggukan kepalanya malu-malu, “Maafkan kami nona. Kami hanya khawatir ada penyerangan dari musuh..”
“Tidak apa-apa paman, itu wajar. Dan aku senang kalian tidak sampai terluka sangat berat..” Xiao Wu membalas perkataan kedua pamannya dengan senyuman kepada mereka. Bagaimanapun kedua pamannya ini yang telah melindungi dirinya. Dan membesarkan dirinya disaat ibunya telah tidak ada. Dan serta mereka memiliki musuh yang misterius membuat mereka harus waspada dan berhati-hati.
Lalu Xiao mengalihkan kembali pandangannya ke Xiao Cai.
“Senior Xiao Cai, mohon maaf atas prilaku kedua pamanku yang telah menyerangmu, mereka bertindak seperti itu agar tidak terjadi suatu hal yang tidak kami inginkan.” Xiao Wu meminta maaf atas prilaku pamannya, walaupun tidak sepenuhnya salah pamannya, dia tetap meminta maaf karena belum tau jelas darimana pemuda bertopeng yang Bernama Xiao Cai ini berasal.
Dia hanya bisa merasakan bahwa pemuda ini tidak memiliki niat jahat.
“Nona Xiao Wu terlalu rendah hati. Saya juga bersalah..Mohon maafkan saya yang telah memasuki wilayah kalian tanpa izin.” Balas Xiao Cai dengan nada sopan karena dia melihat gadis wanita didepannya menghargainya dengan sopan. Dan tentu saja dia penasaran dengan Xiao Wu ini..
Mendengar balasan dari Xiao Cai membuat Xiao Wu semakin yakin dengan firasatnya yang mengatakan bahwa pemuda ini tidak memiliki niat jahat, dan dari ketenangan, tampilan, serta nada bicara pemuda Xiao Cai yang tenang meskipun berada diwilayah dirinya, membuat Xiao Wu yakin pemuda ini pasti memiliki kekuatan yang sangat besar.