
Terlihat Siluet Sepasang Manusia sedang berdiri didepan sebuah Bangunan Rumah yang tidak terlalu besar dan megah.
Mereka berdua, adalah Xiao Cai dan Xiao Wu.
Juga terdapat Seekor Hewan Rakun yang berada diatas kepala Xiao Cai.
"Tuan, Bangunan didepan kita ini adalah tempat tinggal anda yang telah kami bangun, dan saya mohon maaf apabila terlihat tidak terlalu bagus." Jelas Xiao Wu.
Xiao Cai melihat kedepannya berdiri sebuah Bangunan Rumah yang memiliki Desain Eksterior luarnya memiliki Konsep Alam, seperti Nature dan Geometry.
Dengan lingkungan sekitar Rumah itu dihiasi dengan berbagai Tumbuhan-tumbuhan yang berwarna-warni, membuat siapa saja yang melihat keindahan itu akan merasakan perasaan nyaman dan sejuk.
"Tidak, Nona Xiao Wu. Desain Rumah nya sudah sangat bagus, tapi kurang maksimal aja ..." Ucap Xiao Cai sedikit berguyon.
"Eh, Itu ...."
"Haha, aku hanya bercanda, Rumahnya sangat bagus, Nona." Lanjut Xiao Cai.
Tentu saja, Xiao Cai merasa puas, karena ia hanya menerima Rumah itu secara gratis, tanpa harus membuatnya terlebih dahulu.
"Mohon Maaf, Tuan. Mari kita masuk ..." Ucap Xiao Wu sambil melangkahkan kaki memasuki Rumah itu.
"Mari, Nona." Jawab Xiao Cai juga mengikuti Xiao Wu dari belakang.
Krek!
Terdengar suara pintu yang terbuka ...
Xiao Cai yang telah memasuki kedalam rumah itu, ia melihat Desain Interior Rumah itu terlihat sangat indah, tersusun dengan sangat rapi dan bagus.
Setelah melihat-lihat tempat tinggalnya, Xiao teringat suatu hal, lalu ia mengeluarkan sebuah Inti Monster Tingkat 10 dari penyimpanan sistem.
"Sebelumnya, aku sangat berterima kasih kepadamu, Nona Xiao Wu ..." Kata Xiao Cai dengan tulus melihat Xiao Wu sampai repot-repot membuatkan dirinya sebuah tempat tinggal.
Walaupun setelah ini, ia bakal bepergian berpetualang menjelajahi Dunia Douqi, ia tetap mengucapkan rasa terima kasih melihat Xiao Wu dan Para Beast Spirit tulus kepada dirinya.
Lalu Xiao Wu hanya membalas dengan anggukan kepala sambil tertunduk malu-malu melihat ke bawah.
"Dan aku ingin memberikan Inti Monster ini kepadamu." Lanjut Xiao Cai sambil memberikan Inti Monster itu kepada Xiao Wu.
Melihat barang ditangan Tuannya, membuat ia tersentak kaget, "T-Tuan, itu ... Bukankah Inti Monster dari Naga Kepala 9 yang telah Tuan kalahkan sebelumnya ... A-aku tidak berani menerima pemberian Tuan." Jawab Xiao Wu sedikit menolak.
"Iya, Inti Monster ini adalah Inti Monster dari Naga Kepala 9 yang telah aku kalahkan sebelumnya, aku memberikan kepadamu sebagai hadiah telah membuatkan tempat tinggal yang bagus untukku, dan Inti Monster itu bisa membantu meningkatkan kultivasi mu ..." Jelas Xiao Cai.
"Ta-Tapi, Tuan ..."
"Sudah, terima saja. Anggap saja sebagai rasa terima kasihku." Lanjut Xiao Cai menghampiri Xiao Wu dan sedikit meletakkan tangan kanannya diatas kepala gadis itu sambil tersenyum hangat.
Merasakan hal itu, ia segera menjawab "T-Terima Kasih, Tuan." Dengan malu-malu Xiao Wu menerima Inti Monster itu sambil terlihat jejak merah merona dipipinya.
Xiao Cai melihat tingkah gadis didepannya hanya menggelengkan kepala, lalu ia kembali melihat-lihat Desain Interior Rumah barunya.
Setelah hening beberapa saat, Xiao Wu membuka suaranya, "T-Tuan, kalau begitu aku izin undur diri dulu, aku ingin segera mencoba menyerap Inti Monster ini ..." Jelasnya.
Xiao Cai sedikit menoleh dan melihat Xiao Wu.
"Jika Tuan membutuhkan sesuatu disaat aku sedang tidak ada, Tuan bisa mencari Kedua Pamanku." Lanjut Xiao Wu dengan nada sopan.
"Apakah anda butuh membutuhkan bantuanku untuk menyerap Inti Monster itu, Nona?" Tanya Xiao Cai dengan riak wajah serius.
Karena ia tahu, kekuatan Xiao Wu hanya berada di Ranah Dou Houang, jika ia sedikit saja tidak fokus dalam proses penyerapan esensi Inti Monster Tingkat 10, bisa membuat Xiao Wu tewas dalam sekejap.
"T-Tidak perlu, Tuan. Aku akan mencoba melakukannya sendiri terlebih dahulu."
"Oh, baiklah Nona ... Semoga anda berhasil." Ucap Xiao Cai yang tidak bisa berbuat apa-apa lagi, jika Xiao Wu telah berkata demikian.
"Aku undur diri dulu, Tuan." Ucap Xiao Wu sambil melangkahkan kaki berjalan keluar Rumah.
Xiao Cai membalas dengan anggukan kepala.
Lalu Xiao Cai berjalan menelusuri setiap sudut dalam rumahnya.
Tap!
Rakun Shu yang sedari tadi berada diatas kepalanya, segera melompat turun dan mencari tempat yang lebih nyaman untuk tidur.
"Cih, dasar Rakun pemalas." Xiao Cai berdesih pelan melihat Kerjaan Rakun Shu itu hanya tidur.
Setelah itu Xiao Cai meninggalkan Rakun Shu, ia sampai didepan Satu Ruangan yang lumayan besar terbuat dari kayu, lalu ia segera membuka Pintu Ruangan itu ...
Kreekk!
Terdengar suara pintu yang telah terbuka, ia melangkahkan kaki memasuki ruangan ...
Tap!
Ia melihat didalam ruangan itu terdapat satu tempat tidur, dengan terdapat Dua Kursi dan satu Meja yang sudah tersusun dengan rapi.
Karena hari sudah mulai malam, ia hendak beristirahat sejenak, ia menghampiri kasurnya, dan segera merebahkan badannya ...
Hooaamm!
Ia melihat ke langit-langit atap sambil merenung mengingat kembali saat-saat ia baru berinkarnasi ke Dunia Douqi ini, ia merasakan ada sesuatu hal penting yang terlupakan ...
Setelah beberapa saat mencoba mengingat dan merasakan apa yang penting itu, ia akhirnya telah mengetahuinya, "Sistem, ketika aku berinkarnasi ke dalam Dunia Douqi, Siapa pemilik Tubuhku ini sebelumnya? tidak mungkin kan aku tiba-tiba muncul dengan langsung memiliki tubuh." Tanyanya kepada sistem untuk mencari tahu.
[Dudu ~ Sistem mengira Tuan tidak akan menganggap hal itu penting. Makanya, selama ini sistem tidak memberitahu kepada, Tuan.]
"Eh, Sistem bukan begitu, aku juga baru mengingat hal ini sekarang. Lain kali, Hal apapun itu segera beritahu aku ya, Sistem?" Jelas Xiao Cai sambil menangkupkan kedua tangan sedikit memohon kepada sistem.
[Baik, Tuan.]
[Apakah Tuan ingin menggabungkan Ingatan Pemilik Tubuh yang sedang Tuan gunakan sekarang?]
"Iya, gabungkan segera sistem."
[Dudu ~ Memulai proses penggabungan ingatan ...]
[1% ... 30% ... 50% ... 75% ... 100% ... Selesai.]
"Aaarrgghh!"
Seketika ia merasakan rasa sakit ketika sebuah ingatan Xiao Cai di dunia ini memasuki kedalam pikirannya. Ia melihat banyak sekali kenangan pahit yang dialami Xiao Cai di dunia ini, melihat hal itu ia tersenyum tipis dan mata penuh rasa amarah.
...****************...
**Ingatan Pemilik Tubuh
Xiao Cai, Tuan Muda Keluarga Xiao yang berada di Kekaisaran Tang, tepatnya dari salah satu Kota kecil yang bernamakan Kota Tian, Ia adalah seorang jenius yang menembus tahap Dou Zhe*3 pada usia 15 Tahun.
Ia diperkirakan akan menembus Ranah Da Dou Shi saat usia 20-25 Tahun, banyak yang memujinya, banyak yang ingin dekat dengannya, bahkan banyak yang ingin menjadi pelayan Xiao Cai.
Namun, karena suatu kejadian yang menimpanya, ia dari jenius Keluarga Xiao dan Kota Tian menjadi sampah terendah. Ia dulu sangat dihormati tapi kini prajurit dan pelayan bahkan menghina dan memukulinya.
Hidupnya Xiao Cai menjadi tersiksa, hanya orang tuanya saja yang masih menyayangi dan mendukungnya agar dia tetap hidup.
Akhirnya, ia tidak tahan lagi menahan cacian, hinaan, dan Bullyan, ia sudah tidak mampu menampung kesedihan dalam menjalani hari-harinya.
Ia selama Dua Tahun mencari cara untuk mengembalikan dan menyembuhkan Dantian dan Meridian didalam tubuhnya.
Suatu Hari, ia mendapat sebuah informasi dari kakak sepupunya yang mengatakan bahwa di suatu tempat didalam Hutan Beast terdapat sebuah Tanaman Herbal yang bisa menyembuhkan Dantian nya yang sudah hancur dan lumpuh.
Mendapat informasi itu, Pada malam hari ia tanpa sepengatahuan dari orang-orang keluarga, ia bergegas menuju Hutan Beast.
Setelah ia sampai di Wilayah Hutan Beast, ia segera mencari Tanaman Herbal yang dimaksud kakak sepupunya itu. Tetapi, yang ia tidak ketahui bahwa sebenarnya itu adalah informasi palsu yang diberikan sepupu kepadanya.
"Haha, dasar sampah yang sangat bodoh, mau saja dia aku bohongi ..." Ucap seseorang yang sedang mengintip dari balik Pohon Besar.
"Karena Patriak Xiao sangat menyayangimu hingga terus memberikan sumber kultivasi kepadamu itu membuat jalanku terhalangi, maka kau matilah ..." Lanjut pemuda itu sambil melesat bergegas hendak menghunus Xiao Cai dengan sebuah pedang yang sudah terdapat Racun di Bilah pedangnya.
Jleb!
Pedang itu menghunus bagian Dada Xiao Cai dengan sangat cepat.
"Uhukk, Ka-kakak Sepupu ... K-kau ..." Dengan batuk berat memuntahkan banyak darah segar Keluar dari mulutnya, Xiao Cai terkejut melihat pemuda didepannya yang sedang menghunuskan pedang kepadanya.
"Haha, Sungguh, kau sangat bodoh sekali , sampai jumpa Tuan Muda sampah, Haha ..." Pemuda itu tertawa menghina sambil mencabut Gagang pedangnya.
Jrash!
Ugh!
Xiao Cai semakin banyak memuntahkan darah segar sambil melihat kepergian pemuda yang ia kenali bernama Xiao Ning.
Bugh!
Tubuh Xiao Cai sudah tidak sanggup berdiri dan langsung jatuh ke Tanah, Sambil dengan kesadaran yang sudah mulai menghilang, ia bergumam, "Dewa, mengapa kau memperlakukanku seperti ini." Tangis dan kesalnya.
Akhirnya Xiao Cai tewas.
...****************...
**Kembali Ke MC.
Melihat berbagai kenangan pahit yang terlintas didalam pikirannya, ia tersenyum tipis dan penuh dengan rasa amarah.
"Kawan, sungguh sama kepahitan hidup yang kita rasakan, semoga kau tenang disana kawan ..."
"Setelah ini, aku akan membalaskan dendam mu kepada mereka yang membuatmu lumpuh, dan membalaskan dendam kepada orang yang telah menjadi penyebab kematianmu."
Xiao Cai merasa bernasib sama dengan Pemilik Tubuh yang ia gunakan, hal itu membuat ia mengerti betapa sulitnya hidup walaupun dengan sedikit berbeda kondisi.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...