
“Baiklah Nona, tidak baik juga menolak ajakan makan dari orang lain. Mari nona.” balas Xiao Cai
Xiao Wu dan Xiao Cai pun bergegas pergi menuju Pulau tempat tinggal Xiao Wu.
...***...
Terlihat Dua Orang yang satu seorang pemuda bertopeng menggunakan pakaian berwarna biru putih, berada disampingnya ada seorang wanita cantik berpakaian berwarna pink. Mereka sedang berjalan melewati hutan menuju Pulau tempat tinggal gadis itu.
Mereka hanya diam saat sedang berjalan. Hanya terdengar suara hembusan angin, suara burung-burung, dan suara jangkrik hutan yang mengiringi perjalanan mereka.
Setelah tidak berapa lama mereka berjalan, Xiao Cai melihat pulau tidak jauh dari depan yang dikelilingi perairan disekitarnya.
Lalu mereka segera terbang kelangit menuju pulau tersebut. Tetapi Xiao Wo belum bisa mengeluarkan sepasang sayap Douqinya, karena kekuatannya masih tidak bisa dia keluarkan sepenuhnya.
Xiao Wu menggunakan keterampilan manipulasi angin untuk menginjak udara kosong dilangit.
Xiao Cai yang melihat itu, dia tidak mengeluarkan sayap douqinya. Dia juga menggunakan elemen anginnya untuk terbang diatas langit mengikuti kecepatan terbang Xiao Wu.
Setelah beberapa saat mereka terbang dilangit, mereka telah tiba dipulau tempat tinggal Xiao Wu.
Wush!
Tap!Tap!
Mereka pun mendarat ditanah.
“Mari Senior, rumahku tidak jauh didepan sana.” Kata Xiao Wu.
Xiao Cai hanya menganggukan kepalanya pelan.
Disepanjang perjalanan Xiao Cai sangat terkejut melihat suasana sekitarnya.
Dia melihat pohon-pohon rindang yang memenuhi tempat ini, udara yang sangat segar, berbagai tumbuhan berwarna-warni menghiasi tempat ini yang lebih dominan diisi dengan tumbuhan berwarna pink, yang membuat seluruh pulau ini lebih elegan dan sangat indah.
Xiao Wu melihat kedua mata dibalik topeng Xiao Cai..
Dia cukup merasa senang saat kedua mata Xiao Cai menunjukan kekaguman atas kediamannya.
Mereka pun sampai disebuah rumah yang indah dengan dihiasai bunga-bunga berwarna pink, dan disekitarnya berbagai tumbuhan yang berwarna-warni.
“Ini rumahku senior. Mari, silahkan masuk.” Undang Xiao Wu.
Xiao Cai menjawab dengan menganggukan kepalanya.
Crack!
Terdengar suara pintu terbuka.
Lalu mereka berdua berjalan menuju disebuah ruangan yang lumayan besar seperti ruang tamu.
Yang diruangan tersebut terdapat meja bulat kayu yang disekelilingnya ada kursi. Xiao Wu pun mempersilahkan Xiao Cai pun untuk duduk.
“Silahkan duduk senior, saya akan kebelakang dan mempersiapkan makanan..” ucap Xiao Wu.
“Maaf sudah merepotkan anda Nona.” Balas Xiao Cai.
“Ah, T-Tidak senior..malah saya yang merasa senang senior sudah mau datang kesini dan mau membantu menyembuhkan penyakit saya..” sela Xiao Wu.
Tanpa memperdulikan perkataan Xiao Cai selanjutnya, Xiao Wu segera berlari kecil keruang belakang. Dan Xiao Cai yang melihat itu hanya menggelengkan kepalanya.
Lalu Xiao Cai pun mencoba mengobrol dengan system saat menunggu gadis itu kembali.
“System..?” ucap Xiao Cai dengan nada pelan.
[ Ada apa, Kirain Tuan sudah lupa dengan system! Hmph! ]
“Ha..”
Mendengar jawaban menohok dari system membuat Xiao Cai terkejut. Memang benar sih beberapa kali dia tidak mengobrol dengan system.
“System yang manis dan cantik, system yang terbaik didunia..jangan gitu ya, kan kau selalu bersamaku system..” rayu Xiao Cai.
[ System tidak punya tubuh, apakah Tuan buta mengatakan system manis dan cantik? Tuan menghina system.]
Buk!!
Mulut Xiao Cai terbuka lebar dan terjatuh menghantam pelan meja didepannya setelah mendengar perkataan system..
“Aduh, serba salah aku..” Xiao Cai mendengus kesal sedikit.
“Baiklah system, aku salah..aku salah.. maaf ya?” Xiao Cai kembali membujuk system.
[ Karena system imut dan cantik, system memaafkan Tuan. ]
Bugh!
Saking terkejut mendengar perkataan system membuat Xiao Cai terjatuh lemas..
“Apa-apaan, katanya tidak memiliki tubuh. Tetapi dia memuji dirinya imut dan cantik. Dasar system aneh..” Batin Xiao Cai.
Seperti mengetahui pikiran Xiao Cai, system membalas perkataannya..
[ Tuan yang aneh, bukan system. Uwek :P ]
“Dasar system sialan, awas saja kau, kupukul muka kau nanti!” Xiao Cai mendengus kesal dan sedikit mengutuk system yang didalam kepalanya.
Xiao Cai semakin kesal setelah mendengar perkataan system.
“Huft…Tenang..Jangan emosi..” Xiao Cai menghela nafas. Lalu dia menarik nafas dan mengeluarkannya dengan gaya kedua tangan seperti bergerak naik turun mengelus dada untuk menenangkan dirinya dari kekesalan barusan.
“System, kembali serius. Ada yang mau kutanyakan padamu..” kata Xiao Cai dengan nada yang serius dan tatapan serius.
[ Hehe, baik Tuan. ]
“System apakah kau tahu dimensi apa wilayah ini?” tanya Xiao Cai.
[ Menjawab Tuan, wilayah tempat kecil ini yang hanya sebesar ¼ Hutan Beast, tidak masuk kedalam Peta Wilayah Hutan Beast yang terdaftar di Benua Xingchen. Wilayah kecil yang Tuan temukan disebut dengan Wilayah Soul Land. ]
[ Menurut hasil analisa system, Daratan Soul Land ini sebelumnya dipimpin oleh seorang Ratu Beast Spirit Kelinci, dan Daratan Soul Land ini merupakan wilayah kecil yang terpisah dari suatu alam lain. Mungkin diakibatkan pertarungan yang terjadi dialamnya, membuat Ratu sekaligus ibu dari gadis tadi melarikan diri dan mentransfer Wilayah ini dengan element Ruang. ]
[ Dan setelah beberapa ratusan tahun, suatu organisasi misterius merasakan kehadiran Ratu itu, terjadi pertempuran diantara mereka. Karena kondisi Ratu itu belum sembuh total membuat dia akhirnya terbunuh. Dan sebelum dia terbunuh dan dibawa pergi oleh mereka, dia menyegel tempat ini dari luar agar tidak ditemukan.]
Xiao Cai tersentak kaget setelah mendengar penjelasan system yang bersuara didalam kepalanya. Memang sangat mengerikan didunia ini, berbeda dengan dibumi.
Karena yang kuat berkuasa, dan yang lemah hanya semut. Membuat Xiao Cai semakin bertekad untuk semakin memperkuat dirinya. Karena dia belum tahu hal apa yang bakal dia hadapi dimasa depan.
Setelah memberikan jeda untuk agar Xiao Cai memahami apa yang disampaikannya, system melanjutkan perkataannya.
System mengatakan bahwa wilayah Soul Land ini sekarang dipimpin oleh gadis Xiao Wu tadi dengan pengawalnya adalah dua binatang yang sempat bertarung dengan Xiao Cai.
Juga dikatakan bahwa gadis Xiao Wu itu terluka saat bertarung dimasa lalu, serta terkena suatu racun berasal dari salah satu kekaisaran yang ada di Benua Xingchen.
Xiao Cai juga bertanya mengapa Xiao Wu mirip dengan karakter wanita dari salah satu novel yang di abaca saat dibumi dulu. Dan jawaban system cukup membuat dia terkejut, karena system mengatakan bahwa mereka hanya mirip.
( sebenarnya saya terinspirasi karakter Xiao Wu dari Novel Soul Land, hehe..)
Dan juga system memberitahukan bahwa kekuatan Xiao Wu itu sebenarnya berbakat dalam hal kultivasi. Karena suatu alasan kekuatannya disegel agar tidak disadari oleh keberadaan yang mengincarnya.
Disaat Xiao Cai sedang asik mendengarkan penjelasan system didalam kepala, suara Langkah kaki terdengar menghampirinya..
Tap!Tap!Tap!
Xiao Cai melihat seorang Xiao Wu dari ruang belakang membawa sebuah tampa makanan yang menurut Xiao Cai sangat menggugah seleranya.
“Senior, maaf sudah membuat anda menunggu lama. Silahkan dinikmati makanannya, senior.” Gadis Xiao menaruh tampa makanan yang dia bawa dimeja Xiao Cai dan dia duduk dikursi didepan Xiao Cai.
“Terima kasih Nona, maaf sudah merepotkan.”
“Sama-sama senior, mari. Silahkan.” Xiao Wu mempersilahkan pemuda yang duduk didepannya untuk menikmati hidangannya.
“Kalau begitu aku tidak akan sungkan, mari Nona.”
Xiao Cai pun tanpa sadar membuka topeng yang sering dia pakai..
Setelah Xiao Cai membuka topengnya dan meletakannya dipinggir, membuat Xiao Wu yang duduk didepannya mengalihkan pandangannya melihat gerakan itu, dan terlihatlah wajah Xiao Cai..
Xiao Wu tersentak kaget dan terkejut melihat wajah pemuda didepannya. Dia melihat wajah pemuda didepannya sangat tampan dengan kedua bola mata berwarna emas dikiri dan berwarna merah dikanan.
Pemuda ini juga memiliki kulit yang sangat putih sehalus seperti giok. Dia juga terkejut bahwa pemuda didepannya memiliki wajah yang seumuran dengan dirinya.
Xiao Wu yang langsung malu-malu dengan jejak merah merona dipipinya, membuat dia menjadi salah focus dan salah tingkah, dia juga terdiam membatu melihat pemuda didepannya..
Sesaat Xiao Cai baru memakan satu makanan satu sendok, dia melihat kearah Xiao Wu yang sedang terdiam membatu menatapnya..
Lalu dia tersadar saat melihat topengnya berada disamping piringnya, membuat refleks tangannya menyentuh wajahnya..
“Astaga, aku bodoh sekali, sampai tidak sadar aku sudah melepas topengku..aduh, karena kebiasaan saat dibumi dulu membuatku tidak sadar aku menggunakan topeng.” Batin Xiao Cai yang menyesali kecerobohannya.
Tetapi nasi sudah jadi bubur, cepat atau lambat dia juga bakal menggunakan identitas aslinya. Dan mengukir Namanya di puncak Kultivasi. Oleh karena itu tidak berselang lama dia kembali tenang.
“Nona, ada apa? Apakah ada salah dengan wajahku?” tanya Xiao Cai.
“Ah…T-Tidak a-ada apa-apa senior, aku tidak menyangka bahwa a-anda memiliki w-wajah yang sangat tampan.” Xiao Wu yang tersadar dari lamunannya menjawab pertanyan Xiao Cai dengan malu-malu.
“Nona Xiao Wu juga memiliki wajah yang sangat cantik..” Puji Xiao Cai.
Mendengar pujian dari Xiao Cai membuat jejak merah merona dipipi Xiao Wu semakin jelas. Dan dia menjadi menunduk malu.
“T-terima kasih senior..” Kata Xiao Wu.
Xiao Cai yang melihat reaksi Xiao Wu, dia hanya menggelengkan kepalanya dan melanjutkan menyantap makanannya.
“Mari nona, masa saya saja yang makan..” kata Xiao Cai.
“I-iya senior..” Xiao Wu juga menjawab dengan malu-malu sambil mengambil makanan dimeja.
“Wah, masakan anda sangat enak Nona.” ucap Xiao Cai sambil memuji dengan mengacungkan jempolnya kearah Xiao Wu.
Xiao Wu hanya menundukan kepalanya yang terlihat malu-malu..
Lalu mereka berdua menikmati makanan sampai selesai.
Dan hanya terdengar suara piring, sendok, serta suara mengunyah makanan yang sedikit terdengar memenuhi ruangan itu.
.
.
.