
Gelombang Qi dibarengi getaran kuat seperti gempa bumi membuat semua penduduk di Kota Xiliang sangat terkejut. Mereka yang di sekitar ledakan besar itu melihat keluarga Ao yang sebelumnya salah satu keluarga kuat di Kota Xilang, telah lenyap menjadi debu seperti tidak ada keluarga Ao sebelumnya.
... ...
Dikediaman Keluarga Wu.
“Apa yang barusan terjadi?”
“Apakah ada gempa bumi?”
“Mengapa getaran ini sangat kuat?”
Semua orang saling bergumam dan bingung merasakan getaran kuat ditanah, membuat semua orang di keluarga Wu sangat terkejut dan bertanya-tanya dalam hati mereka masing-masing. Khususnya didalam sebuah aula utama keluarga Wu, yang diisi beberapa orang didalam aula tersebut.
Diluar aula itu, prajurit yang menjaga pintu itu melihat temannya yang sesama prajurit tergesa-gesa berlari menghampiri dirinya...
Dan prajurit itu berbisik dan mengatakan sesuatu kepada prajurit yang menjaga pintu itu. Lalu prajurit penjaga pintu menganggukan kepalanya dan dia berjalan masuk ke dalam aula tempat patriak Wu, Wali Kota Bu feng dan para petinggi keluarga Wu lainnya.
Crek!
Suara pintu terbuka disaat mereka sedang memikirkan getaran barusan tadi, dan membuat semua orang yang ada didalam ruangan itu menoleh melihat kearah pintu..
“Ada apa? Mengapa kamu begitu terburu-buru?” Ucap Patriak Wu yang melihat prajurit dari keluarganya masuk tergesa-gesa.
“Salam patriak..Maaf atas ketidaksopanan ku, tetapi seorang prajurit tadi memberitahukan sesuatu padaku..” jelas penjaga itu dengan hormat.
“Tidak apa-apa, cepat katakan apa yang disampaikannya kepadamu.” Ucap Jian Wu dengan menganggukan kepalanya sedikit.
“Begini patriak...” penjaga itu menjelaskan kepada patriak Wu dan semua orang yang berada disana.
“Apa?”
“Keluarga Ao telah mati semua, dan kediaman keluarga Ao telah menjadi daratan kosong..”
“Pemuda bertopeng..jangan-jangan..”
“I-ini..Nak Lu Cai..”
Semua orang terkejut mendengar penjelasan penjaga itu, apa yang dikatakan penjaga itu bahwa kediaman Keluarga Ao beserta orang-orang yang tersisa dari keluarga Ao telah mati semua, bahkan kediaman keluarga Ao telah menghilang menjadi daratan kosong.
Dan mereka lebih terkejut lagi disaat mendengar identitas orang yang telah melenyapkan keluarga Ao, walaupun mereka tau Xiao Cai memiliki kekuatan yang sangat kuat, tetapi mereka masih saja terkejut mendengar hal itu. Sekaligus membuat mereka semakin kagum terhadap pemuda itu.
Patriak Jian Wu dan Wali Kota Bu Feng saling memandang satu sama lain..
Lalu mereka saling menganggukan kepalanya..
“Tuan Bu Feng, apakah kita harus melapor kepada Yang Mulia Ratu?” Tanya Jian Wu.
Bu Feng yang ditanya hanya menganggukan kepalanya..
Mereka tau dengan lenyapnya keluarga Ao, membuat keluarga Wu menjadi nomor satu di Kota Xiliang dan kekejaman yang disebabkan Keluarga Ao telah menghilang dari kota. Serta mereka harus melapor kepada Ratu Kekaisaran Tang atas perubahan dan berita ini.
Disudut salah satu didalam ruangan itu Xian Wu, Xuran, dan Wu Ling yang mendengar itu, mereka saling memandang.
“Apakah Saudara Lu melenyapkan keluarga Ao. Sungguh, memang saudara Lu yang terbaik..” gumam pelan Wu Ling.
“Saudari Wu..ini..” Xuran sangat terkejut mendengar pemuda yang mereka hina dan ejek, ternyata telah melenyapkan keluarga Ao sepenuhnya tidak lama setelah kepergian pemuda itu.
“Saudari Xuran..aku semakin merasa bersalah. K-kita telah salah..hiks..hiks..kita telah menilai orang dari luarnya, padahal kita selalu diajarkan didalam sekte..aku sangat menyesal telah berprilaku buruk kepada Tuan Lu..” Xian Wu menangis sambil memeluk Xuran.
“A-aku juga merasakan hal yang sama saudari Wu.” Xuran membalas pelukan Xian Wu.
Mereka berdua merasa malu dihati mereka yang telah berprilaku buruk kepada Xiao Cai. Xuran dan Xian Wu sangat menyesal atas sikap mereka.
Wu Ling yang melihat reaksi mereka berdua, dia ikut merasa prihatin kepada kakak dan saudari sepurguruan kakaknya itu.
Mereka pun saling melanjutkan pembicaraan didalam aula itu.
Di Hutan Beast bagian luar, Siang hari.
Seorang pemuda bertopeng yang menggunakan teleportasi untuk muncul dalam sekejap di hutan beast. Dia adalah Xiao Cai.
Setelah selesai melenyapkan keluarga Ao beserta mengambil harta keluarga Ao, Xiao Cai melanjutkan perjalanan pelatihannya yang tertunda. Dan dia mencoba mencari tau apa yang ada didalam sumur tua itu. Menurut informasi yang dia dapatkan setelah berhasil menyembuhkan Patriak Jian Wudia melangkah menuju Hutan Beast.
Xiao Cai yang telah tiba disalah satu tempat Hutan Beast, dia memperhatikan sekelilingnya..
“Menurut perkataan dari Patriak Jian Wu lokasi sumur tua berada di dalam Hutan Beast. Dan aku tidak tau dimana tepatnya lokasi sumur itu, lebih baik aku menggunakan persepsi spritualku.” Kata Xiao Cai sambil melihat keadaan didekatnya.
Lalu Xiao Cai memejamkan matanya..
Terlihat Ketika Xiao Cai membuka matanya, kedua pupil matanya yang sebelumnya berwarna Emas Dan Merah telah berubah menjadi berwarna putih terang, menandakan dia sedang menggunakan Persepsi Spritualnya.
Seketika gelombang getaran kekuatan jiwa Xiao Cai perlahan-lahan terasa memenuhi Hutan Beast untuk mencari sumur tua. Dengan kekuatan Jiwa yang berada di Heaven State, Xiao Cai tidak butuh lama untuk menemukan lokasi sumur tua itu..
“Aku menemukannya.” Ucap Xiao Cai dengan semangat.
Xiao Cai yang sedang terbang di langit sambil menikmati suasana yang indah disepanjang Hutan yang dia lewati.
Beberapa menit setelah dia terbang, dari atas langit dia melihat kebawah.
“Sepertinya itu tempatnya.” Ucap Xiao Cai melihat sebuah gua dibawahnya sambil mendarat tidak jauh dari lokasi gua itu.
Xiao Cai yang telah mendarat ditanah, sayap dipunggungnya juga perlahan memudar dan menghilang..
Xiao Cai melihat beberapa pohon rindang disekitaran tempat didepannya, dan sebuah gua yang tertutupi beberapa tumbuhan, dan rumput-rumput juga menutupi sebagian pintu gua tersebut.
Dia teringat bahwa patriak Jian Wu terkena racun saat hendak memasuki sumur tua..
Apakah sumur itu berada didalam gua ini, batin Xiao Cai.
Saat dia hendak melangkah mendekati tumbuhan beracun diluar gua, dia menutupi seluruh tubuhnya dengan panas api dari salah satu api surgawi yang dia miliki..
“Apakah ini racun yang disebutkan paman Wu..” Xiao Cai berjalan melangkahkan kakinya dengan perlahan mendekati salah satu tanaman racun yang ada disana.
“Tanaman yang ini sepertinya tidak terlalu beracun.” Gumam Xiao Cai sambil menyentuh sedikit salah satu tanaman.
Lalu Xiao Cai mengecek kesana-kemari jenis-jenis tanaman racun yang ada diluar gua..
Setelah dia mengecek beberapa tanaman beracun ini, dia hanya menemukan tanaman racun yang biasa saja.
Sampai disaat dia melihat satu tanaman yang menjalar Panjang, memiliki diameter batangnya sekitar 2cm.
“System tanaman apa ini?” Tanya Xiao Cai dengan pelan kepada system.
[ Menjawab Tuan, Nama Tanaman ini adalah Rumput Racun berjalar. Kekuatan racun yang dia keluarkan bisa membuat binatang Beast tingkat 3 kebawah dalam 3 hari mati dan seorang Kultivator tingkat Dou Ling kebawah tidak sadarkan diri lalu mati. ]
Xiao Cai menyentuh dagu dengan tangannya disaat mendengar penjelasan system mengenai tanaman didepannya..
“Sepertinya tanaman ini yang menjadi penyebab Patriak Jian Wu teracuni.” Fikir Xiao Cai.
Xiao Cai yang tidak menemukan benda berharga diluar gua ini, dia memutuskan melanjutkan memasuki gua didepannya terlebih dahulu.
“Karena yang diluar gua ini masih terlalu biasa. Lebih baik aku masuk ke dalam gua, dan sepertinya sumur tua yang dibilang paman Jian Wu berada didalam gua didepanku.” Fikir Xiao Cai.
Xiao Cai berdiri, dan melangkah menuju muka gua dengan berjalan santai sambil melapisi tubuhnya dengan api surgawi..
Disaat Xiao Cai tiba didepan mulut gua, dia merasakan adanya lapisan energi Qi yang menutupi pintu masuk kedalam gua, yang menurutnya itu sebuah formasi penghalang.
Xiao Cai yang merasakan adanya formasi didepannya sedikit senyum acuh tak cuh, lalu dia bergumam, “Jangan kira dengan formasi ini bisa menghalangiku untuk masuk.”
Dia tetap melapisi tubuhnya dengan api surgawi sambil mengeluarkan Qi emasnya, dengan dilapisi sedikit kekuatan jiwa..
Lalu dia menempelkan telapak tangan kanannya dipermukaan formasi didepannya..
Derrt!
Seketika formasi itu hancur dan menghilang akibat energi Qi yang dialirkan oleh Xiao Cai.
Xiao Cai yang melihat formasi itu telah menghilang, dia hanya tersenyum acuh tak acuh.
Lalu dia melangkahkan kakinya masuk kedalam gua..
Disaat dia memasuki kedalam gua, dia melihat suasana di dalam gua sangat gelap tanpa adanya cahaya. Xiao Cai kembali mengeluarkan api surgawi nya untuk memberikan penerangan sambil mengeluarkan kekuatan spiritualnya untuk mencegah hal yang tidak diinginkan saat memasuki kedalam gua.
Xiao Cai berjalan perlahan-lahan memasuki kedalam gua. Dan saat dia berada di tiba diujung gua, dia menemukan dan melihat sebuah sumur tua yang dia tebak diameter sumur itu setidaknya berukuran 10 Meter.
Dia berjalan mendekati sumur tua itu. Dan saat dia sampai di depan permukaan sumur itu dia melihat bahwa sumur tua itu tidak berisi air dan hanya terlihat kegelapan tanpa ada cahaya.
“Apaan ini..masa sumur tidak ada airnya..harusnya ini disebut lubang misterius.” Batin Xiao Cai sedikit humor pada dirinya sendiri.
“System apakah kau tau berapa kedalaman sumur ini?” tanya Xiao Cai kepada system.
[ Menjawab Tuan, sepertinya sumur ini sangat dalam Tuan. ] balas system yang tidak terlalu memberitahu berapa tepatnya kedalaman sumur ini.
Xiao Cai sedikit terkejut mendengar jawaban system yang hanya memberikan kisi-kisi.
“Lalu sytem, bagimana menurutmu tentang sumur ini..apakah aku tetap masuk atau tidak ya?” tanya Xiao Cai meminta pendapat system. Bagaimanapun system bukan dia anggap hanya sebagai alat ataupun barang, melainkan sesuatu yang lain.
[ Jika Tuan sangat penasaran dan pengen tahu, system saranin tuan masuk saja. Jika ada bahaya pun, kekuatan Tuan sudah cukup kuat, bukan? ]
“Benar juga perkataanmu system.., aku sangat penasaran sih. Lagipula aku berusaha tidak selalu mengandalkanmu terus system. Aku mencoba mengandalkan diriku sendiri untuk hal-hal yang masih mampu aku hadapi. Baiklah, aku akan memasuki sumur ini.” Jelas Xiao Cai yang telah mengambil keputusan.
Disuatu tempat didalam kesadaran jiwa Xiao Cai yang sangat jauh, ada seseorang yang matanya terpejam menampilkan senyuman hangat di wajahnya saat mendengar perkataan Xiao Cai barusan.
Xiao Cai belum bisa dan cukup kuat menyadari keberadaan itu.
Lalu dia menggunakan sepasang sayap Dou Qi nya untuk lompat memasuki sumur itu dengan perlahan-lahan, dan tentunya dengan penerangan cahaya dari elemen apinya.
.
.
.