
**Di tengah Aula.
Dengan wajah cantik, Feifei kembali menatap semua orang dengan senyuman menawan,
"Semua orang, pelelangan sudah mencapai akhir, dengan harta lelang terakhir akan menjadi tanda nya berakhir pelelangan kali ini ..." Suara Feifei berhenti sebentar, dengan lambaian tangannya, seorang pegawai wanita cepat membawa sebuah piring kaca giok yang terdapat Pedang Dual di atas piring kaca giok itu.
Feifei tersenyum menawan, ia menatap ke semua penonton,
"Saya tahu semua orang sudah sangat menantikan barang lelang yang terakhir ini, sesuai berita yang telah disebarkan oleh pihak rumah lelang kami, barang terakhir yang akan dilelang yaitu Pedang Dual Tingkat Surgawi Kelas Tinggi ..." Suara indah Feifei berhenti sejenak, ia membuka penutup kain berwarna emas.
Sebentar menoleh ke ruangan VIP 7, Feifei kembali melihat ke arah semua penonton,
"seperti semua orang ketahui bahwa Senjata Dual itu berada di Tingkat Surgawi Kelas Tinggi yang mana keberadaan senjata pada tingkat ini sangatlah langka dan susah didapatkan, senjata itu dilelang oleh Seorang Ahli Dou Houang misterius beberapa hari yang lalu kepada kami ..." Feifei memberikan waktu jeda, ia melihat reaksi semua penonton.
Semua orang merasa bahagia karena barang yang telah mereka nantikan akhirnya telah muncul juga.
Patriak dari Dua keluarga Besar, Utusan sekte, kultivator liar, dan beberapa orang lain nya rela menunggu lama hanya untuk mendapatkan senjata langka itu.
Suara gemuruh tepuk tangan memenuhi dalam aula pelelangan, lalu berhenti ketika suara Feifei kembali terdengar,
"Baiklah, karena para penonton sudah merasa tidak sabar dan sudah sangat menantikan senjata itu ..."
"Pedang Dual Surgawi dimulai dengan harga 80.000.000 dengan setiap kenaikan 10.000.000!" Teriak Feifei dengan suara lantang dan senyuman mempesona.
......................
Belum lama suara Feifei jatuh, salah seorang dari bangku penonton berteriak harga, "90.000.000!"
Seorang dari Ruangan VIP nomor 4 tidak mau ketinggalan, ia berteriak dengan lantang, "100.000.000!"
"110.000.000!" Teriak pria berjubah biru yang duduk di bangku penonton biasa.
"120.000.000!" Tetua Yu Mo berada di Ruangan VIP Nomor 3, juga tidak tinggal diam.
"130.000.000!" Ruangan VIP nomor 1 tempat Patriak Jie Lao berada, ia berdiri dan berteriak harga.
Disusul dengan Ruangan VIP nomor 2, patriak Ba Shen, dengan penuh semangat, ia meludahkan, "150.000.00!"
"160.000.000!" Teriak Pria berjubah biru kembali.
"180.000.000!" Ruangan VIP nomor 6 berteriak sambil mengertakan gigi.
"200.000.000!" Kembali terdengar teriakan dari Ruangan Nomor 1, suara Patriak Jie Lao.
"230.000.000!" Tidak mau merasa malu, Patriak Ba Shen juga ikut menaikan harga.
Melirik dengan acuh tak acuh, Yu Mo berteriak dan menaikan harga kembali, "300.000.000!"
Jeda sesaat, Pria berjubah biru merasa kesal, ia terus menaikan harga, "350.000.000!"
"400.000.000!"
"450.000.000!"
"500.000.000!"
......................
Semua orang merasa terkejut dengan suasana yang sangat riuh dan ramai, belum berselang lama barang yang dilelang dengan harga 80.000.000 telah naik menjadi angka 1 miliar hanya dalam beberapa detik saja.
Pertarungan harga yang sangat sengit terjadi, hingga tersisa 3 orang yang masih saling bertarung menawar.
..............
Merasa kesal, dan penuh amarah, "1,2 M! Siapa yang masih menawar akan menjadi musuh keluarga Jie Lao!" Teriak ruangan VIP nomor 2.
Mengabaikan ancaman Patriak Jie Lao, Tetua Yu Mo tersenyum, ia menaikan harga, "1,3 M!"
Pria berjubah biru melirik sebentar ke arah Dua ruangan VIP, ia tersenyum dengan mengangkat sudut bibirnya,
"Haha, aku tidak takut dengan ancaman kalian, karena setiap barang yang di lelang akan dijamin oleh pihak pelelangan ..." dibawah tatapan kesal dua orang, Pria berjubah biru kembali menaikan harga, "1,5 M!"
"Haha, aku akui kau sangat berani Tuan tua, kalau begitu ... Mari kita lihat siapa yang menang ..." Tetua Yu Mo merespon perkataan pria berjubah biru itu.
"1,7 M!" Teriak Yu Mo menaikan harga.
......................
** POV Feifei .
Melihat Harga senjata sudah meningkat drastis dalam sekejap, Feifei memandang dengan senyuman manis, ia masih tidak menyangka bahwa senjata tingkat surgawi sangat mahal sekali.
Ia menoleh dan melirik ke ruangan VIP Nomor 7, "Apakah benar Dou Houang misterius waktu itu adalah Guru dari Tuan Muda yang di anggap sampah oleh semua orang?"
"Setelah pelelangan selesai, aku harus menjumpai Tuan Muda itu, sekaligus aku akan bertanya tentang cara menyembuhkan penyakit ku." Feifei dibalik wajah cantik, ia bergumam didalam hati, ia kembali menoleh dan mengamati jalan nya pelelangan.
......................
** Back To Pelelangan.
Harga pedang itu terus naik, hingga 2 Miliar, Pria berjubah biru itu tak menyangka bahwa keluarga besar di kota kecil, seperti keluarga Jie Lao memiliki kekayaan sebanyak itu, dan masih sanggup berperang harga, akhirnya ia menghela nafas mundur tak berdaya.
Bahkan, Patriak Ba Shen, dan beberapa orang kaya tidak berani memprovokasi Tetua dari Sekte Pedang Surgawi, fan mereka tidak menyangka bahwa Keluarga Jie masih memiliki kekayaan yang melimpah.
"2,1 Miliar! Jie Lao, apakah kau hendak menjadi musuh sekte pedang surgawi!" Teriak Yu Mo dengan nada mengancam, ia melirik Ruangan VIP nomor 2.
Mengertakan gigi, dan tersenyum canggung, "Maafkan saya Tuan Yu Mo, saya juga sangat menginginkan Pedang itu. 2,2 Miliar!" Teriak lantang Jie Lao terus menaikan harga.
Merasa semakin kesal, ia kembali terus menaikan harga, "2,4 Miliar!"
"3 Miliar!"
"Pa-Patriak Jie Lao, kita tidak bisa terus menaikkan harga, jika tidak ... Keuangan kita selama 5 Tahun tidak akan cukup." Salah seorang bawahan mendekati Jie Lao duduk.
"Dasar brengsek ... Lebih baik kau diam saja!" Teriak Jie Lao sembari memaki dan melempar bawahan nya.
Mengertakan gigi kesal, dan menghela nafas tak berdaya, "Tuan Yu Mo, tidak ada yang bisa menyaingi kekayaan anda. Saya mengaku mundur." Ucapnya.
"Haha, Terimakasih Jie Lao ..." Yu Mo tersenyum bahagia, semua lawan di pelelangan telah ia singkirkan, kini ia sudah tidak memiliki lawan lagi.
......................
Saat sedang berpikir bahagia, sebuah suara dari Ruangan VIP nomor 7 memecah lamunan Yu Mo, "3,1 Miliar!"
Xiao Cai melihat Yu Mo akan memenangkan Pedang Surgawi yang dia jual, ia tersenyum kecil, ia melirik ke tengah aula acuh tak acuh.
"3,2 Miliar!"
"3,5 Miliar!"
"3,6 Miliar!"
Merasa terprovokasi dan tidak sabar, Yu Mo dipenuhi dengan rasa kesal, ia mengertakkan giginya,
"4 Miliar!" Teriak Yu Mo dengan lantang.
......................
Melihat Yu Mo mengambil umpan, Xiao Cai tertawa kecil didalam ruangan, ia tidak menyangka bahwa Yu Mo terprovokasi oleh nya.
"Haha, sungguh anda luar biasa Tuan Yu Mo ... Saya tidak menyangka anda memiliki kekayaan sebanyak itu ..."
Xiao Cai melirik Yu Mo dengan tatapan mengejek sambil tertawa kecil.
Xiao Cai melirik ke gadis cantik Feifei yang sedang tertegun, "Nona Feifei, aku mundur ..." Ucap Xiao Cai sembari menutup mulut menahan tawa.
Mendengar celetuk pemuda dari Ruangan VIP nomor 7, Wajah kesal Yu Mo cepat berubah menjadi wajah gelap, ia merasa amarah nya sudah memuncak, namun karena tempat sekarang tidak memungkin, ia menenangkan diri ia kembali.
......................
**Tengah Aula.
Feifei melihat aksi Xiao Cai itu membuat ia tertawa kecil juga, dia mengetahui bahwa Tuan Muda Xiao Cai bermain-main dengan Yu Mo.
Dia juga sangat bahagia dan ia tersenyum ceria, karena pelelangan kali ini mendapatkan untung sangat banyak.
Bahkan, ia juga bisa mendapatkan rekomendasi naik jabatan dan memimpin rumah lelang di suatu kota besar.
Sembari menahan tawa, Feifei tersenyum menawan, suara indah nya memecah kesunyian yang terjadi beberapa detik, "4 Miliar ... 1X"
"4 Miliar ... 2X"
"4 Miliar ... 3X"
"Senjata Dual Surgawi dimenangkan oleh Tuan Yu Mo."
"Dengan terjual Senjata Dual itu, maka berakhir pula acara pelelangan kali ini ... Terimakasih kepada semua orang yang telah hadir dan berpartisipasi di dalam pelelangan ini."
Semua orang bangkit berdiri dan berjalan pergi meninggalkan aula pelelangan.
...****************...
**Kembali Ke MC.
Didalam Ruangan VIP nomor 7, setelah Feifei menyampaikan pelelangan sudah berakhir, Xiao Cai berjalan keluar dan meninggalkan ruangan itu.
Sesaat baru saja berjalan di lorong lantai 4, Xiao Cai melihat sosok gadis cantik Feifei berjalan menghampiri nya.
"Tu-Tuan muda Xiao Cai, Apakah anda hendak pergi mengambil hasil pelelangan?" berjalan dengan langkah anggun, Feifei bertanya dengan memunculkan senyuman menawan.
Xiao Cai hanya menganggukan kepala nya.
"saya juga hendak pergi kesitu, Tuan."
"Kalau begitu, bareng saja." Ucap Xiao Cai dengan acuh tak acuh, ia berbalik dan berjalan kembali.
Feifei segera berjalan ke samping Xiao Cai, ia dengan anggun mengikuti langkah kaki pemuda tampan itu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
.
#BERSAMBUNG
.
.
...ILUSTRASION FROM PINTEREST....
[Nama: Feifei]
[Umur: 20 Tahun]
[Level: Dou Zhe*9]