
Diatas langit, Xiao Cai mengenakan pakaian Berjubah Merah dengan lapisan dalam putih, dia berdiri tegap sambil tersenyum melengkung kepada Chen Long.
Ia merasa lucu melihat kebodohan Chen Long, yang dengan mudah tertipu olehnya.
.........
Merasa dipermainkan oleh Xiao Cai, membuat Chen Long merasa naik pitam, ia menatap Xiao Cai dengan penuh rasa kesal, "Xiao Cai, berani sekali kau mempermainkan dan menipuku!"
Pandangan Chen Long beralih ke belakang, ia menatap dua orang bawahannya, "Kalian berdua, segera bunuh bocah Xiao dan tangkap gadis Beast Spirit Kelinci itu!"
Wush!
Kemudian, Dua bawahan Chen Long menganggukan kepala dengan cepat, sebelum mereka berdua melesat ke arah Xiao Cai dan Xiao Wu.
"Ga... Gawat!" Xiao Wu masih dalam proses memulihkan diri, ia merasa terkejut melihat salah seorang bawahan Chen Long melesat datang kepadanya.
Sedangkan Xiao Cai masih bersikap tenang, ia melihat dengan wajah tak acuh ke bawahan Chen Long yang sedang bergegas hendak menyerangnya.
.........
""
""
Ketika Dua bawahan Chen Long hanya berjarak beberapa meter lagi dari tempat Xiao Cai dan Xiao Wu berdiri, sepasang sosok manusia tiba-tiba muncul sambil menghalau serangan dari dua bawahan Chen Long.
Salah seorang dari sepasang sosok itu, ialah Xiao Ying. Dia menghalau serangan bawahan Chen Long yang hendak menyerang Xiao Cai, ia mengayunkan Pedang Phoenix di tangannya.
Lalu ia menebas bawahan Chen Long itu ...
Jleb!
Ap-...
Belum sempat bereaksi dengan kemunculan tiba-tiba Xiao Ying, salah seorang bawahan Chen Long itu tidak dapat menghindari tebasan pedang dari Xiao Ying, hingga membuat bawahan Chen Long itu dalam sekejap tewas.
.........
Sedangkan, seorang bawahan Chen Long satu lagi, ia memiliki reaksi sama dengan rekannya tadi.
Long Tian tiba-tiba muncul, dia menggerakan kaki ia menerjang bawahan Chen Long yang hendak menangkap Xiao Wu.
Baam!
Ia menendang bawahan Chen Long itu tepat bagian sensitif dibawah perutnya.
Argh!
Seketika area sensitif bawahan Chen Long itu pecah, dia merasakan rasa nyeri dan sakit yang teramat luar biasa, hingga ia juga ikut tewas dan menyusul rekannya ke Alam Baka.
.........
Long Tian tersenyum puas melihat bawahan Chen Long yang telah ia pukul mati. Pandangan ia beralih menatap Xiao Wu dengan penuh hormat, "Salam Nona Muda, mohon maafkan atas keterlambatan saya, apa anda baik-baik saja?"
"Paman Long, akhirnya anda datang juga ... Aku baik-baik saja ... Terimakasih, paman." Balas Xiao Wu.
Long Tian menganggukan kepala pelan, lalu ia beralih menatap Xiao Cai dan mengikuti tindakan Xiao Ying.
.........
Setelah berhasil membunuh dua bawahan Chen Long, dengan memiringkan badan setengah membungkuk, Xiao Ying dan Long Tian menatap dan memberi hormat kepada Xiao Cai.
"Salam, Tuan muda ..." Ucap Xiao Ying.
"Salam, Yang Mulia Xiao ..." Kata Long Tian juga.
Xiao Cai menganggukan kepala sembari tersenyum kepada Xiao Ying dan Long Tian.
Dia sudah mengetahui dan merasakan kedua bawahan ia itu akan segera datang dan tiba.
"Mohon maafkan Xiao Ying yang datang terlambat membantu anda, Tuan muda. Sebelumnya, aku sedang bertarung dengan pasukan Sekte Pedang Surgawi itu." Xiao Ying menjelaskan kepada Xiao Cai penyebab ia bisa datang terlambat.
Kemudian, Long Tian juga ikut mengatakan sesuatu kepada Xiao Cai, "Yang Mulia Xiao ... Sebelumnya, Mohon maafkan saya, karena juga datang terlambat ..."
Xiao Cai menatap Xiao Ying dan Long Tian sembari tersenyum, "Sudah, jangan bertindak terlalu sopan padaku, kalian tidak datang terlambat."
"Yang Mulia Xiao Cai ... Sun Ki dan beberapa Beast Spirit lainnya menggantikan Xiao Ying, mereka sedang membantu Keluarga Xiao anda menghadapi Sekte Pedang Surgawi." Kata Long Tian kembali.
"Iya, benar Tuan muda. Aku melesat datang kemari saat merasakan kehadiran sosok yang lumayan kuat diatas langit." Kata Xiao Ying juga.
Xiao Cai menganggukan kepala pertanda mengerti dengan penjelasan dari kedua bawahannya itu.
...###...
** Tempat Chen Long.
Chen Long terkejut melihat dua sosok tiba-tiba muncul membunuh dua bawahan ia, sekaligus menggagalkan rencananya.
Ia mengutuk dengan penuh rasa kesal didalam hatinya, "Cih, siapa lagi dua orang yang tiba-tiba datang itu, membuat rencana ku menjadi gagal membunuh pemuda Xiao dan menangkap gadis Beast Spirit Kelinci itu."
Chen Long menatap Xiao Ying dan Long Tian dengan riak wajah serius, ia mencoba merasakan Aura Qi dari Kedua orang itu.
Segera ia mengetahui siapa dua orang yang muncul tiba-tiba dihadapannya itu.
"Bukankah Burung Phoenix Api hanya dapat dijumpai di Dunia atas?! Bagaimana ia bisa muncul disini!"
Sontak ia merasa terkejut melihat Xiao Ying, ia tidak menyangka gadis cantik yang membunuh salah seorang bawahannya itu adalah Seekor Burung Phoenix Api.
Sepengatahuan dia bahwa Seekor Phoenix Api hanya dapat ditemui dan dijumpai di Dunia Atas, bukan di Dunia Bawah seperti sekarang.
"Hehe, bukankah jika aku membunuh bocah Xiao Cai dan merebut Phoenix Api itu darinya, aku bisa menjadikan Ketiga Beast Spirit itu menjadi hewan peliharaan ku, Hehe ... Keberuntungan yang kumiliki ternyata begitu sangat bagus."
Rasa kesal didalam hati ia berubah cepat menjadi rasa penuh kebahagiaan. Ia menatap Xiao Ying, Long Tian, dan Xiao Wu dengan riak wajah penuh serakah.
Kemudian, ia beralih menatap Xiao Cai sembari tertawa menghina, "Ha ha, Xiao Cai ... Aku tidak menyangka bahwa kau memiliki seorang bawahan Phoenix Api, sungguh kau sangat bodoh sekali, hendak membiarkan aku memiliki dan menangkap Ketiga Beast Spirit mu di hadapanku, Ha ha."
.........
Xiao Ying pertama kali bereaksi mendengar perkataan Chen Long itu, "Cih, dasar tua bangka sialan! Berani sekali dia menghina Tuan Muda Xiao Cai didepan mataku ..."
Xiao Ying yang tidak terima tuannya dihina tepat didepan matanya, ia menatap Xiao Cai, dan memohon izin, "Tuan muda, izinkan aku merobek mulut dan membunuh tua bangka jelek itu ..." Dengan penuh rasa kesal, Xiao Ying berkata dengan penuh hormat kepada Xiao Cai.
Xiao Cai merespon dengan menganggukan kepala ia acuh tak acuh.
Wush!
Telah mendapat persetujuan dari Xiao Cai, segera Xiao Ying terbang dan melesat menyerang Chen Long.
Chen Long melihat Xiao Ying sedang melesat dan hendak menyerang nya, ia berwajah gelap dan serius, "Kemari lah kau, Gadis Phoenix! Aku ingin mencoba seberapa kuat Seekor Binatang Ilahi dari Alam Dunia Atas!"
Wush!
Chen Long menanggapi tindakan Xiao Ying, segera ia juga bergegas terbang dan melesat menghadapi Xiao Ying.
.........
Setelah itu, Xiao Cai menatap Long Tian, "Long Tian, segera kau hentikan pertarungan dibawah daratan sana, bilang kepada Sekte Pedang Surgawi, bahwa Yu Shan mantan Patriak Sekte Pedang Surgawi mereka telah mati. Siapa saja dari mereka yang masih melawan dan tidak mengindahkan perkataan ku, maka bunuh saja mereka yang masih melawan!"
"Baik, Yang Mulia Xiao Cai." Long Tian dengan penuh hormat, dia cepat menganggukan kepala sebelum ia melesat pergi ke bawah daratan tempat Keluarga Xiao, Kelompok Sun Ki dan Sekte Pedang Surgawi sedang bertarung.
Kemudian, pandangan Xiao Cai beralih menatap Xiao Wu, "Wu Er, lindungi Ayah dan ibuku, bawa mereka berdua menjauh ke tempat yang lebih aman ..." Ucap Xiao Cai dengan wajah serius.
"Ta- ... Ba... Baik, Cai Gege."
Xiao Wu menganggukan kepala pelan sambil menatap kebawah, dia awalnya ingin menolak permintaan Xiao Cai, tetapi saat melihat wajah serius Xiao Cai, dia tidak berani mempertanyakan mengapa Xiao Cai menyuruh ia melakukan itu, dan ia langsung mematuhi perintah dari Xiao Cai.
Kemudian, Xiao Cai kembali mengalihkan pandangannya, ia menatap Xiao Zhan dan Xiao Xin.
"Ayah, Ibu ... Aku akan menyusul ke tempat Xiao Ying bertarung dengan Chen Long, untuk sementara waktu Xiao Wu akan membawa kalian berdua ketempat aman dan ia akan melindungi kalian berdua, aku memiliki firasat buruk jika membiarkan Xiao Ying seorang diri bertarung dengan Pria tadi ..." Jelas Xiao Cai.
Xiao Zhan melihat riak serius di wajah Xiao Cai, ia langsung mengerti dan tidak menolak permintaan putranya itu, "Ai ...Cai Er, maafkan ayahmu yang tidak bisa berbuat apa-apa dan tidak bisa membantu mu disaat kau menghadapi musuh-musuh yang kuat ..." Xiao zhan sedikit menghela nafas tak berdaya.
"Tidak apa-apa, Ayah. Aku ini adalah putramu, sudah kewajiban bagiku untuk melindungi kalian berdua dan seluruh orang dari Keluarga Xiao ..."
"Cai Er, kau harus tetap berhati-hati dan berwaspada ya, Nak." Ucap Xiao Xin juga, dia merasakan khawatir pada putranya, bagaimanapun naluri seorang ibu pasti selalu merasa khawatir kepada anaknya.
.........
Xiao Wu melihat gerakan kepala Xiao Cai, ia langsung memahami dan mengerti maksud dari Xiao Cai ...
"Hati-hati ya, Cai Gege ..." Dengan riak wajah cantik yang dipenuhi dengan rasa kekhawatiran, Xiao Wu menatap Xiao Cai sebelum ia melesat pergi.
Wush!
Kemudian, Xiao Wu melesat terbang bersama Xiao Zhan dan Xiao Xin, mereka bertiga melesat pergi menjauh dan mencari tempat yang aman.
Tap!
Setelah itu, Xiao Cai pergi menyusul dan melesat berpindah ke tempat pertarungan Xiao Ying dan Chen Long.
...###...
** Didalam Suatu Dimensi kekosongan.
Sosok asli Xiao Ying adalah Burung Phoenix Api, ia merupakan Seekor Binatang Ilahi Tingkat 10, atau setara dengan seorang Kultivator Ranah Dou Dewa biasa, itu membuat ia lebih mendominasi pertarungan dengan Chen Long.
Wush!
Terlihat sosok Xiao Ying menyerang Chen Long dengan sangat agresif sembari dia berpindah di satu tempat dan ia muncul di tempat lain.
Trang!
Xiao Ying mengayunkan Pedang Phoenix di tangan kanannya, ia hendak menusukkan pedangnya ke tubuh Chen Long.
Chen Long melihat gerakan Xiao Ying yang menyerang ia dengan menggunakan sebuah pedang, segera ia melesat menghindari serangan pedang dari Xiao Ying.
Wush!
Merasa tidak mau kalah, Chen Long juga mengeluarkan Sebilah Pedang muncul ditangan kanannya.
Trang!
Tap!
Trang!
Seketika terjadi pertarungan pedang yang begitu agresif dan sangat mematikan antara Xiao Ying dan Chen Long.
Sambil berpindah-pindah tempat, Mereka berdua menggunakan pedang ditangan mereka masing-masing untuk saling menyerang dan menangkis.
Boom!
Pertarungan diantara keduanya membuat riak gelombang Aura Qi didalam dimensi kehampaan berubah menjadi sangat mencekam dan mengerikan.
Crack!
Bahkan, riak gelombang kejut Douqi dari pertarungan Xiao Ying dan Chen Long mengakibatkan Ruang Kehampaan tidak dapat lagi menahan riak gelombang kejut Douqi itu, hingga sebagian tempat yang berada didalam Dimensi Ruang Kehampaan itu muncul garis retakan.
.........
Setelah beberapa kali beradu pedang, Xiao Ying merasakan pertarungan pedang yang seimbang antara ia dengan Chen Long, lalu dia segera menyimpan Pedang Phoenix nya.
Kemudian, ia dengan sangat cepat merubah wujud ia dari seorang manusia berubah ke wujud aslinya ...
Kiaakkk!
Terlihat sosok Xiao Ying telah berubah wujud menjadi Seekor Burung Phoenix yang memiliki ukuran tubuh sangat besar, dengan bulu berwarna Emas Kemerahan semakin menghiasi tubuh dan mempercantik Sepasang Sayap Phoenix nya.
Wush!
Lalu, dia mengepakkan sepasang sayap Phoenix nya yang begitu besar, dan ia langsung melesat terbang menyerang Chen Long.
Sembari melesat terbang dengan cepat ke tempat Chen Long, ia membuka lebar-lebar mulut nya ...
""
Seketika Nyala Api yang sangat membara muncul dan menggumpal di mulut Xiao Ying.
.........
Riak wajah Chen Long berubah menjadi gelap dan serius ketika dia melihat wujud asli Xiao Ying, dan disaat ia melihat Gumpalan Api yang membara di mulut Xiao Ying itu.
"Sialan, wanita itu sudah berubah bentuk ke wujud aslinya, aku harus bertindak hati-hati terhadap serangan yang dikerahkan wanita itu."
Chen Long mengerutkan kening saat ia melihat Xiao Ying dengan sangat cepat hendak menabrakkan tubuh besar Phoenix nya itu kepadanya.
Melihat semua tindakan yang dilakukan Xiao Ying, segera Chen Long menggunakan pertahanan terkuatnya untuk menangkis dan menghalau serangan Xiao Ying.
Wush!
Xiao Ying acuh tak acuh melihat Chen Long sudah mengaktifkan pertahanan untuk menangkis serangan darinya, ia tidak memperdulikan hal itu, dan ia tetap melesat terbang kearah Chen Long.
Baam!
Dengan kecepatan penuh, Xiao Ying menghantam pertahanan dan tubuh Chen Long.
Setelah itu, segera Xiao Ying menyemburkan Api Neraka yang berada di mulutnya itu melesat menjalar dan membakar tubuh Chen Long.
Duar!
Seketika terjadi sebuah ledakan destruktif yang sangat menggema , dan terdengar didalam Dimensi Kehampaan.
Argh!
Setelah dihantam dengan keras oleh tubuh besar Xiao Ying, dan ia dibakar dengan ganas oleh api yang membara dari neraka, Chen Long merasakan sakit yang teramat luar biasa.
Wush!
Beberapa saat kemudian, Kobaran Api dari Neraka yang membakar seluruh tubuh Chen Long itu menghilang.
Terlihat seluruh tubuh Chen Long menjadi hangus terbakar dan mengambang terbaring tak berdaya diatas udara kosong.
Tap!
Xiao Ying berubah wujud kembali dari Seekor Burung Phoenix Api kembali ke bentuk manusianya.
Ia berdiri dengan anggun sambil tersenyum puas menatap Chen Long.
.........
Kemudian, Xiao Ying berbalik badan, ia hendak menghampiri Xiao Cai yang berada tidak jauh dari tempat ia berdiri.
Wush!
Namun, baru saja ia membalikkan badannya, tanpa ia sadari, Chen Long yang sedang mengambang dan terbaring tak berdaya diatas udara kosong itu tiba-tiba kembali bangkit berdiri dan melesat dengan begitu cepat menyerangnya dengan sebuah pukulan.
"Ap-...!"
Xiao Ying tidak sempat bereaksi menghindari pukulan dari Chen Long yang datang tiba-tiba itu.
Boom!
Seketika pukulan ganas dari Chen Long menghantam dan mengenai tubuh Xiao Ying, hingga dalam sekejap membuat ia terpukul terbang beberapa meter jauhnya.
...###...
Tidak jauh dari tempat pertempuran Xiao Ying dan Chen Long, Xiao Cai sedari tadi hanya berdiri tegap sambil menyaksikan pertarungan Xiao Ying dan Chen Long dengan acuh tak acuh.
Namun, segera ia dibuat terkejut disaat ia melihat Xiao Ying tiba-tiba terpukul terbang oleh sebuah pukulan dari Chen Long. Dikarenakan, sebelumnya ia melihat Chen Long itu telah dikalahkan dan dibuat terbaring tak berdaya oleh Xiao Ying.
Kini, Xiao Cai Merasakan ada sesuatu yang aneh terjadi pada tubuh Chen Long, ia menatap Chen Long dengan wajah serius.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
.
.
#BERSAMBUNG ...