System : Adventure Of Cultivation

System : Adventure Of Cultivation
Ch.53 - Rencana Kecil Dari Xiao Cai


*Di Wilayah Xiao Land.


Terlihat sosok Rakun yang memiliki ukuran sebesar Kucing biasa sedang duduk diatas Sebuah Bebatuan dengan posisi kedua tangan sedang memegang bagian perutnya.


"Huukh ... Aku kenyang sekali." Rakun itu sendawa setelah menikmati banyak sekali makanan.


Rakun itu ialah Shukaku, atau nama lainnya kini, Xiao Shu.


{Note: Mulai dari sekarang Shukaku, akan dipanggil Rakun Shu, atau Xiao Shu.}


Sebelumnya, ketika dia terbangun dari tidurnya, ia melihat Pemuda Xiao Cai sedang beristirahat dibawah pohon, karena merasa lapar membuat ia menghiraukan pemuda itu dan bergegas pergi mencari makanan apa saja yang bisa mengisi perutnya.


"Hei, kalian, segera carikan aku minuman yang segar." Perintah Shukaku terhadap Ribuan Beast Spirit yang sedang melayaninya.


Ketika ia mencari makanan disuatu kedalaman hutan, ia menemukan Ribuan Beast Spirit yang sedang berkumpul.


Lalu ia menghampiri mereka, serta mengancam mereka dengan sedikit mengeluarkan Aura Intimidasi hingga membuat semua Beast Spirit itu ketakutan padanya.


"Maaf, Tuan Shu ... kami tidak memiliki minuman segar yang dapat dihidangkan." Ucap salah satu Beast Spirit yang tidak lain, adalah Sun Ki.


"Iya, Tuan Shu, kami hanya memiliki beberapa Buah-buahan segar untuk penyuci mulut." Jelas Long Tian dengan sedikit membungkuk kan setengah badan.


"Hais, Buah-buahan segar pun tidak apa-apalah." Kata Rakun Shu yang merasakan walaupun tidak ada minuman segar, hanya ada Buah-buahan, ia merasa itu sudah cukup nikmat.


"Baik, Tuan Shu."


Lalu Sun Ki dan Long Tian menyuruh salah satu Beast Spirit lain untuk segera mengambil Buah-buahan segar itu.


"Kalian, segera tolong ambilkan Buah-buahan anggur, kemudian segera hidangkan untuk Tuan Shu."


"Baik, Tuan." Jawab Beast Spirit itu.


Beast Spirit itu segera bergegas pergi mengambil apa yang telah diperintahkan kepadanya ...


Beberapa saat kemudian, Beast Spirit itu telah kembali dengan membawa tampa makanan yang berisi Buah-buahan segar yang sangat banyak. Namun, terdapat Buah Anggur yang lebih dominan.


"Silahkan dinikmati, Tuan." Ucap Beast Spirit itu sambil meletakkan tampa makanan didepan Rakun Shu itu.


"Wahh ... banyak sekali Buah-buahan yang kalian miliki." Dengan mata yang berbinar dan penuh rasa nafsu, Rakun Shu itu segera mengambil dan melahap Buah-buahan diatas tampa itu.


Hap! Nyam! Hap! Nyam!


Kedua Sun Ki dan Long Tian melihat tingkah rakus Rakun Shu itu membuat kening mereka berkerut.


"Cih, Binatang darimana Rakun itu, tidak memiliki hati sama sekali sampai menghabiskan seluruh Buah Anggur yang telah aku tanam." Batin Sun Ki yang merasa kesal dan sedih karena Buah-buahan yang telah ia tanam malah dimakan Rakun Shu.


"Dasar, Rakun Sialan. Jika kekuatan kami seimbang pasti sudah ku robek itu mulutnya dengan kedua tanganku." Long Tian juga ikut membatin didalam hatinya.


"Nyam, hei, kalian berdua ... Nyam ... apa kalian sedang mengutukku?" Ucap Rakun Shu yang sedang mengunyah Buah Anggur itu merasakan bahwa Dua Beast Spirit yang berada didekatnya seperti sedang mengutuknya.


"T-Tidak, Tuan Shu, kami tidak akan berani." Jawab mereka berdua ketakutan dan merasa cemas.


"Cih, awas saja kalau kalian berani mengutukku."


Nyam! Hap! Nyam!


Lalu Rakun Shu itu melanjutkan memakan Buah-buahan itu tanpa menghiraukan Dua Beast Spirit yang berada didekatnya.


Sun Ki, Long Tian dan Para Beast Spirit lainnya hanya bisa menelan Air Ludah ketika melihat sosok Rakun Shu itu melahap Buah-buahan segar dihadapan mereka dengan sangat lahap.


Tidak berselang lama, Buah-buahan yang ada diatas tampa makanan telah habis dimakan olehnya ...


"Huuukk, sungguh segar sekali Buah-buahan yang mereka miliki, sampai perutku terasa kenyang hingga membuat tubuhku susah bergerak." Shukaku yang telah kekenyangan, segera ia terbaring diatas sebuah bebatuan.


"Hei, kalian berdua, segera kipasin aku." Perintah Shukaku yang merasa seperti seorang Raja.


"B-baik, Tuan Shu."


Lalu dengan kondisi badan sedang terbaring, Rakun Shu dikipasin oleh kedua Sun Ki dan Long Tian dari arah kedua sisi.


...


Wush!


Setelah itu muncul dua sosok yang mendarat ditempat Rakun Shu dan Para Beast Spirit berada.


Tap!


Tap!


Terlihat dua siluet manusia dengan satu Seorang Pemuda tampan mengenakan Jubah berwarna Merah.


Sedangkan, yang satu lagi Seorang Gadis muda yang cantik mengenakan Pakaian berwarna Pink.


Mereka berdua, ialah Xiao Cai dan Xiao Wu.


Setelah mereka mendarat di suatu tempat yang berada diwilayah Xiao Land, mereka dikejutkan dengan pandangan aneh yang terjadi dihadapan mereka berdua.


"Eh, bukankah itu Rakun Shu, mengapa dia ada disini?" gumam Xiao Cai ketika melihat sosok diatas bebatuan.


"A-Ada apa ini, Itu ... Siapa Rakun kecil itu?" Xiao Wu juga terkejut melihat sosok Rakun itu.


Mereka berdua terkejut melihat sosok Rakun Shu yang sedang terbaring sambil dikipasin oleh Kedua Binatang Spirit.


"Salam Tuan Xiao Cai, Salam Nona Muda." Ucap serempak Sun Ki dan Long Tian yang merasakan dan melihat kehadiran Dua Siluet Manusia dihadapan mereka.


Xiao Cai dan Xiao Wu merespon dnegan senyuman sambil menganggukan kepala mereka berdua berbarengan.


Lalu Xiao Cai menghampiri Sosok Rakun Shu yang sedang terbaring itu ...


"Oiik, Paman Shu, kau sangat menikmati sekali ya." Ucapnya.


"Hooaamm, ternyata kau ... Sudah selesai kau berkultivasi, bocah?" Sambil membuka malas mata beserta mulutnya, Rakun Shu itu melihat kearah tempat asal suara itu.


Xiao Cai menggelengkan kepala sambil sudut bibirnya sedikit terangkat keatas melihat respon Rakun Shu.


"Tuan Xiao, ini ..." Xiao Wu juga membuka suaranya yang terlihat riak wajah kebingungan sambil berjalan mendekati Xiao Cai.


"Hehe, itu ... Nona Xiao Wu, mohon maafkan tingkah laku Rakun itu, dia memang seperti itu ... Oh iya, perkenalkan itu adalah Paman Xiao Shu, Seekor Beast yang aku miliki." Sambil menggaruk pipi yang tidak terasa gatal, Xiao Cai mencoba menjelaskan kepada Xiao Wu.


Tapi, ia tidak memberitahu darimana asal keberadaan Rakun Shu itu.


"Hei Gadis kecil, jangan berkata sembarangan menyebutku Rakun kecil." Sambil melompat dengan malas keatas kepala Xiao Cai, ia sedikit merasa kesal kepada Xiao Wu yang menyebut dirinya Seekor Rakun Kecil.


"Ah, maaf Paman Shu, aku tidak mengetahuinya." Balas Xiao Wu.


"Huft, baiklah Nona Wu, bisakah aku meminta tolong kepadamu untuk segera mengumpulkan semua Beast Spirit bawahanmu?" Tanya Xiao Cai.


"Bisa, Tuan. Tapi ada apa ya, Tuan?" Jawab Xiao Wu yang terkejut dan merasa bingung, mengapa Tuannya hendak meminta ia mengumpulkan semua Beast Spirit.


"Hm, ada yang ingin ku sampaikan kepada kalian semua." Jelas Xiao Cai.


"Baik, Tuan."


Setelah itu Xiao Wu memerintahkan Kedua Pamannya untuk segera memberitahu Para Beast Spirit yang lain untuk segera berkumpul.


...


Tidak berselang lama, Para Beast Spirit yang berjumlah 5000 berkumpul dan berbaris rapi di suatu Halaman yang lumayan luas.


Terlihat Para Beast Spirit itu memiliki tingkatan rata-rata Tingkat 1 hingga Tingkat 3.


"Salam Yang Mulia Ratu, Salam Tuan Xiao Cai." Ucap Para Beast Spirit serempak sambil sedikit membungkuk kan badan memberi penghormatan.


Xiao Cai melihat Para Beast Spirit didepannya membalas dengan senyuman, lalu ia berkata "Sebelumnya, aku ingin meminta maaf telah membuat kalian berkumpul mendadak disini ..." Jelasnya.


"Aku ingin kalian menjaga wilayah Xiao Land untuk sementara waktu, dan karena kalian telah menyetujui kontrak Tuan-Bawahan denganku, maka aku ingin kalian semua meningkatkan kemampuan kalian ..." Lanjut Xiao Cai.


Xiao Cai berhenti bicara sebentar, lalu ia menoleh melihat Xiao Wu yang sedang berdiri disampingnya ...


"Nona Xiao Wu, didalam cincin ini terdapat Ribuan Senjata Tingkat Surgawi dan Seni Bela Diri Tingkat Surgawi, Ribuan Pill dan Ribuan Tanaman Obat ... Bagikan itu semua kepada mereka semua." Ucapnya sambil menyerahkan sebuah Cincin Ruang Ilahi yang ia miliki didalam penyimpanan sistem.


Semua item-item itu baru saja ia beli dari sistem dengan menghabiskan semua Point Sistemnya.


Ia tidak merasa rugi menggunakan semua Point Sistem untuk membeli semua item itu, karena ia ingin dimasa depan semua Beast Spirit memiliki kekuatan yang kuat.


A-Apa!


Semua Beast Spirit terkejut mendengar bahwa Xiao Cai memiliki Ribuan Senjata, Seni Bela Diri Tingkat Surgawi, dan beberapa Pill, serta Tanaman Obat. Bahkan, semua barang berharga itu diberikan kepada mereka tanpa berkedip.


Melihat kemurahan Hati Xiao Cai membuat Para Beast Spirit Semakin penuh hormat dan takjub kepadanya.


Mereka merasa tidak salah telah setuju mengikuti kemauan Ratunya untuk menjadi bawahan Xiao Cai.


Termasuk, Xiao Wu.


"I-ini ..."


Setelah Xiao Wu menerima Cincin Penyimpanan pemberian Xiao Cai, ia mengalirkan kesadaran spiritualnya melihat isi didalam Cincin itu.


ia terkejut melihat tumpukan Ribuan Senjata, Seni Bela Diri, Pill, dan Tanaman obat, yang bertumpuk seperti Gunung.


Melihat semua itu, segera ia merasakan bahagia, rasa haru dan rasa penuh terima kasih kepada Tuannya, "T-Terima Kasih Tuan, karena telah sangat bermurah hati kepada kami." Ucapnya.


Karena dengan semua barang berharga itu, ia dan semua Beast Spirit bisa meningkatkan kultivasi mereka.


Serta, agar ia bisa semakin dekat dengan tujuannya untuk membalaskan dendam kematian ibunya.


...


Melihat Xiao Wu dan Para Beast Spirit yang hendak bersujud dihadapannya, segera Xiao Cai mencegahnya dan sambil berkata, "Sudah, tidak perlu sampai bersujud kepadaku, kalian jangan bertindak terlalu sopan, aku bukan menganggap kalian sebagai bawahan ku ... melainkan telah aku anggap sebagai keluargaku." Jelasnya sambil memberikan senyuman hangat.


Xiao Wu dan Para Beast Spirit dibuat semakin kagum dengan sifat Xiao Cai yang tidak haus dengan rasa hormat.


Tetapi, mereka mengetahui bahwa jika ada yang memprovokasi atau berani membuat Tuannya marah, pasti hanya satu yang diterima orang itu, yaitu kematian.


...


Setelah itu Xiao Wu mempercayakan Cincin Penyimpanan itu kepada Kedua Pamannya untuk memberikan semua harta itu kepada semua Beast Spirit.


Kemudian, ia kembali melihat dan menatap Xiao Cai, "Tuan, kami juga telah membangun kediaman untuk tempat tinggal anda, Tuan. Apakah anda berkenan untuk melihatnya, Tuan?" Tanyanya.


Xiao Cai sedikit terkejut untuk sesaat, lalu ia membalas dengan berkata, "Tentu saja, Nona. Ayo, tunjukan jalannya." Jawabnya.


Setelah itu Xiao Wu dan Xiao Cai mengepak kan Sepasang Sayap Douqi dan pergi meninggalkan Para Beast Spirit...


Wush!


Lalu mereka berdua melesat terbang pergi menuju ke suatu tempat di Wilayah Xiao Land.


Tentu Saja, Rakun Shu itu juga ikut, ia sedang tertidur malas diatas Kepala Xiao Cai.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...