
** Siang Hari, Aula Utama Keluarga Xiao.
"Iya Ayah, Ibu ... Kalian tidak perlu berpartisipasi di acara pelelangan itu ..."
"Karena barang-barang yang kalian bicarakan itu adalah barang yang aku jual, dan Pedang Surgawi yang kalian bicarakan itu aku yang akan melelang senjata itu." Jelas Xiao Cai kepada orang tuanya.
A-Apa!
Mendengar perkataan putranya, Xiao Zhan dan Xiao Xin tersentak kaget dan terkejut, bagaimana bisa putra mereka memiliki harta sebanyak itu.
Bahkan, semua orang terkejut mendengar bahwa barang-barang yang akan dilelang oleh rumah lelang adalah barang-barang dari Xiao Cai.
"Cai Er, Apa maksudmu, Nak? Ucap Patriak Xiao Zhan yang masih merasa penuh kebingungan.
Melihat ekspresi kebingungan dan keterkejutan semua orang, segera Xiao Cai menjelaskan dan ia memberitahu kepada Kedua orang Tua nya dan orang-orang yang berada didalam aula.
Ia mengatakan kepada orang tua nya, bahwa pagi tadi ia pergi ke rumah lelang, ia menjual beberapa barang, ia juga mengatakan bahwa Senjata Tingkat Surgawi yang dimaksud itu adalah ia yang akan menjual senjata itu.
"Apakah kau serius mengatakan itu, Cai Er?" Tanya Patriak Xiao Zhan yang sedikit merasa linglung mendengar perkataan putranya.
Sambil menganggukan kepala, Xiao Cai mengambil Sebuah Cincin penyimpanan dari dalam saku bajunya, lalu ia memberikan cincin penyimpanan itu kepada orang tuanya,
"Ayah, ini sebuah cincin penyimpanan yang didalam cincin itu terdapat beberapa harta yang aku terima dari kakek-kakek tua dermawan yang dia berikan padaku." Ucap Xiao Cai yang merahasiakan semua barang itu ia beli dari sistem.
Patriak Xiao Zhan sedikit tersentak dan merasa terkejut, lalu dia mengambil cincin di tangan putranya, kemudian dia mengalirkan kesadaran spiritual nya, ia melihat ke dalam Cincin itu ...
"Ini?" Melihat ke dalam cincin itu, sontak membuat Rahang Xiao Zhan hampir jatuh ke lantai.
Ia begitu terkejut melihat tumpukan Seni Bela Diri Tingkat Bumi hingga Tingkat Surgawi kelas Tinggi, Ribuan Pill Obat Tingkat 1-6, Ratusan Senjata Tingkat Surgawi kelas Tinggi, bahkan terdapat 500.000.000 Koin Emas yang bertumpuk seperti Sebuah Gunung.
"Xin Er ... Coba lihat itu." Dengan riak wajah terkejut, Xiao Zhan mempersilahkan istrinya untuk melihat isi dari cincin itu.
Mengambil cincin dari tangan suaminya, Xiao Xin juga mengalirkan kesadaran spiritual nya, ia melihat ke dalam cincin itu,
"Ini?"
Sontak membuat Xiao Xin terkejut juga dengan mulut ternganga terbuka lebar.
Termasuk, Kedua Tetua Xiao dan Dua Sepupu Xiao Cai, mereka juga merasa terkejut setelah diberitahu oleh Patriak Xiao Zhan tentang harta apa saja yang berada didalam cincin penyimpanan itu.
Kecuali Xiao Wu, dia hanya tersenyum hangat melihat ke semua orang, ia tidak merasa terkejut melihat apa yang terjadi di hadapannya, karena dia juga pernah melihat Tuannya ketika melakukan hal seperti ini saat ia masih di Wilayah Xiao Land.
...
Kemudian Patriak Xiao Zhan dan Xiao Xin menoleh dan menatap rumit kepada putranya, "Cai Er, Apakah kau serius memberikan semua harta itu kepada Keluarga Xiao?" Tanya mereka berdua.
Membalas dengan anggukan kepala pelan, ia berkata,
"Ayah, Ibu ... Aku serius, gunakan semua harta itu untuk memperkuat semua orang dari Keluarga Xiao kita." Ucap Xiao Cai dengan memunculkan senyuman hangat kepada orang tuanya.
"Terima kasih banyak, Cai Er." Xiao Xin memeluk putranya, ia tidak menyangka putra dia sangat peduli dengan keluarganya.
"Haha, Putra ku memang yang terbaik ... Mulai sekarang, Keluarga Xiao ku tidak akan pernah dipandang sebelah mata lagi oleh Dua Keluarga lainnya." Patriak Xiao Zhan tertawa sebelum memberikan pelukan hangat kepada putranya.
Xiao Cai tersenyum hangat sambil membalas pelukan kedua orang tuanya.
Setelah itu mereka kembali berbincang-bincang dan makan bersama siang bersama didalam Aula.
Kemudian Xiao Cai dan Xiao Wu kembali ke kamar mereka masing-masing, yang mana Kamar Mereka berdua berada bersampingan.
...****************...
** Skip Time To Sore Hari.
Xiao Cai sedang duduk di sebuah kursi dalam kamarnya, dia sedang melihat ke depan, ia sedang berbicara dengan siluet gadis cantik yang dewasa bergaun Merah.
"Xiao Ying, Apakah kau sudah menyelesaikan Misi yang aku berikan?" Tanya Xiao Cai kepada sosok gadis yang sedang dihadapan ia itu adalah Xiao Ying.
"Menjawab Tuan Muda, Xiao Ying sudah menghancurkan dan memusnahkan Tentara Bayaran Kepala Kota rata menjadi debu ..."
"Tapi ketika saya baru saja tiba di markas tentara bayaran itu, saya menemukan sesuatu Tuan." Jelas Xiao Ying dengan anggun.
Merajut alisnya, "Oh, Apa yang kau temukan disana?"
"Begini Tuan ..."
Xiao Ying menjelaskan apa yang ia temukan kepada Xiao Cai, ketika ia baru saja tiba di Markas Tentara bayaran kepala kotak.
Xiao Ying mengatakan bahwa dia mendapati sebuah ruangan dipenuhi dengan Aura Qi kegelapan dan Qi kematian.
Ketika dia memasuki ruangan itu untuk memeriksa lebih lanjut, ia menemukan bahwa Aura Qi mengerikan itu berasal dari beberapa sampel darah yang tersembunyi didalam ruangan itu.
Setelah mengamati sampel darah itu, Xiao Ying tetap tidak mengetahui sampel darah apa yang ia lihat itu.
Dan ia juga menemukan Tentara Bayaran kepala kotak adalah bawahan sangat banyak menerima sebuah misi dari Dua Keluarga besar di Kota Tian.
"Tuan, sebelum aku pergi dari ruangan itu, aku telah mengambil dan menyimpan sampel darah itu ..." Xiao Ying memberikan sebuah kantong plastik kecil berwarna merah.
"Itu ..."
Xiao Cai mengambil sampel darah ditangan Xiao Ying, ia melihat setitik darah berwarna merah pekat menggumpal didalam kantong plastik kecil itu.
Xiao Cai merasa perasaan akrab dari Aliran Qi yang dikeluarkan setetes darah itu, dia mencoba mengingat dimana ia pernah menemukan Aura yang sama dengan Aura Qi itu.
Setelah beberapa saat, Xiao Cai telah mengingat bahwa Aura Qi dari sampel darah itu mempunyai kesamaan dengan Aura Qi Ras Demon.
"Sistem, Apakah benar sampel darah itu berasal dari Ras Demon?" Tanya Xiao Cai sambil mengerutkan kening.
[Dudu ~ Benar sekali, Tuan.]
"Bagaimana bisa Ras Demon sampai muncul di pelosok Benua, seperti Kota Kecil Kota Tian?"
[Menjawab Tuan, menurut hasil Analisa Sistem, bahwa Ras Demon sudah mulai menunjukan eksistensi nya sampai ke ujung Benua, Tuan.]
Xiao Cai tersentak kaget, apa yang pernah dia pikirkan waktu ia berada di Kota Xiliang tidak salah sama sekali, ia juga memperkirakan cepat atau lambat eksistensi makhluk Ras Demon akan merajalela di Dunia Douqi dan masa depan pasti lebih buruk akibat ulah mereka.
"Ya, Sampel darah itu berasal dari darah Ras Demon." Ucap Xiao Cai kepada Xiao Ying.
Xiao Ying merasa terkejut, "Ras Demon? Bukankah itu Ras yang selalu menghancurkan dunia?" Gumamnya didalam hati.
Dia mengetahui bahwa dulu pernah ada suatu ras yang datang dari alam lain, Ras itu datang dengan membawa malapetaka dan melenyapkan suatu alam dengan cara menyerap semua Aura Qi yang berasal dari alam yang mereka datangi.
Xiao Cai hanya menganggukan kepala dengan acuh tak acuh, ia menatap sampel darah ditangan kanan nya.
Setelah itu, Xiao Cai membakar sampel darah dari Ras Demon dengan menggunakan Qi Api Surgawi, ia tidak mau menyerap Darah dari mahkluk jelek seperti iblis.
Kemudian, ia teringat suatu kata-kata Xiao Ying, ia menatap kembali kepadanya,
"Apakah yang kau katakan itu benar, bahwa Dua Keluarga besar dari Kota Tian memiliki hubungan erat dengan Tentara Bayaran Kepala Kotak?"
"Be .. Benar, Tuan. Saya menemukan banyak sekali Kertas Misi yang Tentara bayaran itu terima dari dua keluarga besar di Kota Tian."
Menggerakan kedua tangan menyentuh bawah dagunya, Xiao Cai menganggukan kepala pelan,
"Jika memang seperti yang Ying Er bicarakan, berarti mereka bertiga memiliki hubungan yang tidak biasa." Gumamnya.
Xiao Ying menganggukan kepala tanda setuju dengan perkataan Tuannya.
"Oh iya, apakah kau sudah mengambil harta tentara bayaran itu sebelum kau melenyapkan mereka semua?" Tanya Xiao Cai.
"Ah, itu ..." Segera Xiao Ying memiliki ekspresi pucat.
Dengan sudut Mulut yang sedikit melengkung, Xiao Cai melihat acuh tak acuh kepadanya,
"Apakah kau lupa mengambil harta mereka?" Tanya Xiao Cai.
"Hehe, I-Iya, Tuan." Jawab Xiao Ying dengan malu-malu sambil menggaruk pipi ia yang tidak terasa gatal.
"Ai ... Sudah lah ..." Xiao Cai Menghela nafas ringan, ia menggelengkan kepala melihat sikap Xiao Ying itu.
Setelah itu Xiao Cai menyuruh Xiao Ying untuk masuk ke dalam ruang Binatang, pada awal nya Xiao Ying menolak itu, tetapi setelah dibujuk oleh Xiao Cai, akhirnya Xiao Ying mengikuti perkataan Tuannya.
...****************...
** Kediaman Keluarga Jie
Terlihat Seorang Pria Paruh baya sedang duduk didalam kamar, dia memiliki tubuh yang gemuk, ia sedang berbicara dengan orang bertopeng dengan mengenakan baju hitam,
"Apakah kau dapat menjamin keaslian cerita mu itu?" Tanya Pria Gemuk itu sambil mengangkat sedikit alis ia ke atas.
"Saya dapat menjamin keaslian berita itu, patriak Jie Lao ..."
"Bahkan saya mendapat kabar dari atasan kita, bahwa Keluarga Xiao memiliki konflik dengan Tetua Luar Sekte Pedang Surgawi." Jelas Pria Bertopeng dengan hormat.
"Haha ... Bagus, sungguh berita yang bagus." Pria gendut itu tertawa sambil tersenyum misterius.
Iya, Pria gendut itu, ialah Jie Lao, seorang Patriak dari Keluarga besar Nomor 2 Sekota Tian.
Jie Lao mendengar sebuah informasi dari seorang mata-mata, bahwa Keluarga Xiao sedang dalam kondisi kacau balau akibat pemberontakan yang dilakukan oleh Tetua Pertama Keluarga Xiao.
Bahkan, Ia mendengar bahwa Tuan Muda Keluarga Xiao, memiliki sebuah masalah dengan Putra dari salah satu Tetua Luar Sekte Pedang Surgawi.
Memanfaatkan konflik diantara Keluarga Xiao dan Tetua Luar Sekte Pedang Surgawi, ia mendapat kesempatan untuk menghancurkan Keluarga Xiao.
Mendengar berita itu, membuat ia tersenyum manis dengan sudut bibir yang melengkung, "Segera kau beritahu kepada Keluarga Ba tentang informasi itu ..." Jie Lao kembali menatap Pria Bertopeng itu.
"Sampaikan pesan ku kepada Patriak Ba, bahwa setelah acara pelelangan selesai, aku Jie Lao, ingin mengajak dia bekerja sama untuk menghancurkan dan melenyapkan keluarga Xiao dari muka Bumi."
"B-Baik, Tuan." Membungkuk dengan hormat, pria bertopeng itu segera menghilang dari kamar Jie Lao.
Patriak Jie Lao tertawa ceria sebelum akhirnya ia tertidur.
...****************...
**Kediaman Tetua Luar Sekte Pedang Surgawi.
Terlihat Seorang Pria paru baya yang bernama Yu Mo sedang duduk didalam sebuah ruangan, di samping ia adalah sosok putranya, yaitu Yu Lei.
Yu Mo melihat ke arah putranya, "Bagaimana hasil penyelidikan dari bawahan mu, Lei Er?" Tanyanya.
"Ayah, aku mendapatkan Dua informasi yang aku terima dari mata-mata ku ..." Jelas Yu Lei sambil memunculkan senyuman ceria.
"Dua berita? Apa itu?" Tanya Tetua Yu Mo sambil mengangkat alis kanan mata ia ke atas.
"Berita pertama yang aku dengar, yaitu Bahwa Keluarga Xiao yang berada di Kota Tian sedang dalam kondisi tidak stabil, karena mengalami sebuah pemberontakan yang dilakukan oleh Tetua Pertama Keluarga Xiao ..."
"Lalu, berita kedua yang aku terima, yaitu bahwa Dua Hari lagi pelelangan terbesar Sekota Tian akan diselenggarakan, bahkan terdapat Senjata Tingkat Surgawi kelas Tinggi." Jelas Yu Lei dengan riak wajah semangat.
"Apakah itu benar?" Yu Mo merasa terkejut, ia bangkit berdiri dari tempat duduknya, ia menatap serius putranya.
"Benar, Ayah. Bahkan, aku mendengar dari bawahan ku, bahwa baru-baru ini Seorang Gadis bernamakan Xiao Wu muncul didalam Keluarga Xiao."
"Haha, bagus Lei Er ... kita akan segera berangkat ke Kota Tian sore ini juga." sambil tertawa, Yu Mei memiliki sebuah rencana.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hai, Teman-Teman.🔥
Ini ada sebuah Novel Recommended banget,
"Sistem Kekayaan - 10 Detik"
Cerita karangan dari Khusayni - Senpai.
Jangan Lupa mampir ya, Dulur.🙏